Jumat, 27 Agustus 2010 13:45 WIB News Share :

Tak terpilih, Jimly capek

Jakarta--Bagaimana tanggapan Jimly Asshidiqqie perihal dirinya tidak terpilih menjadi calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)? Jawaban pertanyaan itu diburu para wartawan.

Belasan wartawan telah menelpon ke nomor Ponselnya. Jimly mengaku lelah menjawab. Akhirnya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini akan menggelar jumpa pers.

“Capek juga. Kamu datang saja sekarang ke Gedung BPPT, Thamrin,” ujarnya seperti dilansir inilah.com, Jakarta, Jumat (27/8).

Sebelumnya, Panitia Seleksi Pimpinan KPK telah memberikan dua nama calon Pimpinan KPK ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka adalah Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas.

Pansel tak pilih Jimly karena ucapan guru besar Hukum Tata Negara itu sendiri. Saat tahap seleksi wawancara, Jimly mengaku hanya mau menjadi Ketua KPK. Jika nantinya hanya menjadi wakil ketua KPK, ia memilih untuk mundur.

“Beliau (Jimly) juga bagus, sangat brilliant. Tapi, Pansel menginginkan mereka yang sudah masuk ke tahap wawancara itu sifatnya sudah final, tidak boleh mundur,” kata Menkum HAM Patrialis Akbar di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (27/8).

inilah/nad

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…