Selasa, 10 Agustus 2010 13:26 WIB News Share :

Sebaiknya tidak membawa keluarga saat Kunker

Jakarta–Tata tertib DPR memang tidak melarang secara tegas kepada anggota DPR yang mengajak keluarganya dalam kunjungan kerja (kunker) ke daerah. Namun demikian, demi efektifitas pelaksanaan tugas, anggota DPR sebaiknya tidak membawa keluarganya dalam kunker.

“Dalam Tatib memang tidak ada larangan kunker membawa keluarga. Kalau keluarga mau rekreasi ya silahkan, tapi tidak boleh menganggu tugas, dan tentu saja harus dibiayai sendiri,” ujar Ketua FPKB DPR Marwan Jafar kepada detikcom, Selasa (10/9).

Namun demikian, lanjut Marwan, dalam Tatib DPR juga dijelaskan saat kunjungan kerja anggota dewan harus bekerja optimal. Oleh karenanya Marwan menyarankan agar anggota DPR tidak mengajak keluarga dalam melaksanakan tugas negara tersebut.

“Seperti saya, tidak pernah membawa keluarga. Supaya konsentrasi penuh kepada tugas kenegaraan,” terang Marwan.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah anggota DPR merasa dibebaskan membawa anggota keluarga dalam kunjungan kerja ke daerah karena tidak dilarang Tatib BPR. Apalagi dana yang disiapkan oleh Setjen DPR lebih dari cukup untuk membiayai kepergian anggota DPR tersebut sendirian.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…