Kamis, 27 Mei 2010 21:33 WIB News Share :

Bekas Direktur II Polri daftar pimpinan KPK

Jakarta–Mantan Direktur II Ekonomi Khusus Mabes Polri, Brigadir Jenderal Weni Warouw, mendatangi Sekretariat Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Weni yang mengenakan kemeja putih dan dibalut jaket hitam itu langsung mendaftarkan diri untuk menjadi pimpinan KPK. Saat mendaftar di sekretariat Pansel, di Gedung Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Weni terlihat sudah mempersiapkan diri dengan membawa berkas pendaftaran lengkap.

Saat ditanya alasan ikut mendaftar menjadi pimpinan KPK, Weni mengaku ingin menyempurnakan pimpinan KPK yang ada saat ini. “Untuk memantapkan, karena saat ini banyak kekurangannya,” kata Weni, Kamis (27/5).

Menurut Weni, jika dia terpilih masuk ke KPK, dia akan melakukan sejumlah perubahan di KPK. Termasuk untuk kembali mendekatkan instansi Polri dan KPK. “Saya ingin menggandengkan KPK dan Polri,” ujarnya.

Weni optimistis terpilih menjadi pimpinan KPK untuk menggantikan posisi Antasari Azhar yang diberhentikan dari jabatannya. “Saya sudah 24 tahun menjadi investigator di Mabes Polri dan saya juga adalah mantan Direktur II,” ujarnya.

Weni berseloroh, selama bertugas di kepolisian, dia tidak memiliki cacat hukum. “Saya yakin tidak ada cacat hukum yang dinilai Propam, Provos. Saya seperti dewa,” kata dia.

Hingga saat ini baru lima calon yang mendaftar dan mengirimkan berkas lengkap. Mereka adalah seorang bankir, Hertanto T Surya; mantan Kapolda Bali Irjen Pol (Purn) Budi Setiawan, dan pengacara Farhat Abbas, serta Stefanus Wiji Suratno yang berasal dari kalangan akademisi.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…