Zona Merah Bertambah Cukup Banyak, Salah Satunya Kota Solo
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmita. (Youtube BNPB Indonesia)

Solopos.com, JAKARTA -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyampaikan ada pertambahan zona merah atau daerah risiko tinggi penularan Covid-19 yang cukup banyak.

Total pada awal Sepetember 2020 ada 65 kota-kabupaten. Sedang pekan lalu zona merah sebanyak 32 kota-kabupaten.

“Zona merah naik cukup besar dari 32 kabupaten-kota, kini menjadi 65 kabupaten-kota,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam jumpa pers daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Awal September, Pasien Positif Covid-19 Indonesia Tambah 2.775 Orang, Total Kasus 177.571

Sebanyak 65 zona merah itu berdasarkan data terakhir Satgas Penanganan Covid-19 pada 30 Agustus 2020.

Dari 65 daerah tersebut, terdapat 43 kabupaten-kota yang sebelumnya masih menjadi zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penularan Covid-19. Salah satunya Kota Solo yang bergeser menjadi zona merah.

Satgas Covid-19 memaparkan, 43 daerah yang mengalami kenaikan risiko menjadi zona merah, adalah Kota Bekasi, Bekasi, Depok (Jawa Barat), Tangerang, dan Kota Tangerang (Banten).

Positif Covid-19 Solo Tambah 14 Kasus Lagi, 1 Orang Dari Tracing Manahan

Bekerja Keras

Kemudian ada Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur), Solo, dan Semarang (Jawa Tengah). Lalu Malang, Banyuwangi, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Pasuruan, dan Kota Batu (Jawa Timur). Selanjutnya Aceh Selatan, Aceh Barat, Pidie, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, dan Kota Banda Aceh (Provinsi Aceh). Dairi, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kota Gunungsitoli (Sumatera Utara), dan Kota Pekanbaru (Riau).

Lalu ada Kota Lubuklinggau (Sumatera Selatan), Kota Batam (Kepulauan Riau), Tabanan, Klungkung, Bangli, dan Karangasem (Bali). Juga Sumbawa, Kota Mataram (NTB), Banjar, Barito Kuala, dan Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan). Lalu Minahasa, Minahasa Utara, Kota Manado (Sulawesi Utara), Kota Kendari (Sulawesi Tenggara), dan Kota Sorong (Papua Barat).

Ngeyel Tak Pakai Masker, 3.500 Orang di Jateng Terjaring Razia, Apa Sanksinya?

Oleh karena itu Satgas meminta penanganan yang lebih baik terhadap situasi pandemi di 65 zona merah tersebut.

“Mohon kepada 43 daerah dengan risiko sedang ke tinggi ini untuk dapat bekerja lebih keras lagi bersama seluruh masyarakat. Agar kondisinya dapat diperbaiki,” ujar dia.

Sumber: Antaranews.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom