Tutup Iklan

Zakat Fitrah Sarana Penyucian Diri

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO – Hari Raya Idulfitri tinggal menghitung hari. Setiap jiwa, termasuk yang baru lahir diwajibkan membayar zakat fitrah untuk menyucikan diri. Zakat fitrah merupakan zakat wajib bagi setiap individu yang mampu dengan syarat-syarat tertentu.

Nah, tahukah Anda mengapa zakat disebut sebagai sarana menyucikan harta? Pakar tafsir Alquran, Quraish Shihab, mengatakan, zakat memiliki dua makna, yakni penyucian dan pengembangan.

“Harta perlu disucikan dan dikembangkan. Diri kita pun demikian. Jadi, zakat fitrah adalah bentuk penyucian sekaligus pengembangan diri,” terang Quraish Shihab dalam video ceramah yang dinukil Solopos.com dari Youtube, Kamis (30/5/2019).

Zakat fitrah merupakan lambang kesediaan seseorang untuk memberikan hidup kepada orang lain. Dengan kata lain, zakat fitrah merupakan lambang kesediaan untuk memberi pangan bagi siapapun.

“Siapapun yang lahir pada akhir Ramadan dan hidup walau sedetik setelah berbuka, maka wajib dizakati. Dengan catatan, memiliki kelebihan untuk dirinya dan yang wajib diberinya pangan sehari semalam,” sambung Quraish Shihab.

Pada prinsipnya, setiap muslim wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya, keluarganya, dan orang lain yang menjadi tanggungannya baik dewasa, anak kecil, laki-laki maupun wanita.

“Setiap manusia lahir dalam keadaan fitrah, suci. Maka wajib bagi dirinya untuk menyucikan diri dengan mengeluarkan zakat,” imbuh Quraish Shihab.

Perintah untuk berzakat dalam Alquran diulang sekitar 24 kali. Allah menurunkan perintah zakat beriringan dengan salat. Dengan kata lain, zakat merupakan hal yang sangat penting karena merupakan salah satu pilar pokok Islam.

“Allah memberikan perintah zakat dalam Alquran dengan kata aatuu azzakat (bayarkan zakat). Kata aatuu di sini memiliki tiga makna, sempurna, antar, dan terhormat. Artinya, antar zakat kepada orang yang membutuhkan. Sempurnakan kadarnya agar Anda menjadi orang yang terhormat,” terang penulis kitab Tafsir Al Misbah itu.

Sayang, banyak orang enggan berzakat karena merasa harta yang dimiliki diperoleh dari hasil kerja keras. Jadi, seseorang biasanya hanya mengeluarkan zakat sekali dalam setahun dalam bentuk zakat fitrah.

Zakat Fitrah dibayarkan paling lambat sebelum orang-orang selesai menunaikan salat Idulfitri. Jika waktu penyerahan melewati batas ini, maka yang diserahkan tersebut tidak termasuk dalam kategori zakat melainkan sedekah biasa.

Besaran zakat fitrah yang dikeluarkan adalah sesuai penafsiran terhadap hadis Nabi Muhammad, yakni sekitar satu sha’ (1 sha’=4 mud, 1 mud=675 gram) kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.76 kilogram makanan pokok (tepung, kurma, gandum, beras) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab Syafi’i dan Maliki).


Berita Terkait

Berita Terkini

Buruh di Tangerang Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 10%, Ini Foto-Fotonya

Protes buruh atas keputusan Gubernur Bantenmengenai UMK Provinsi Banten 2022

Bakul Tengkleng Ngepruk Harga Jadi Viral, PKL Solo Baru Khawatir

Warung tengkleng yang viral karena dianggap ngepruk alias memasang harga tidak masuk akal membuat PKL lain di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, khawatir.

Disekap, Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen Diselamatkan Dosen Lain

Korban meyakini penyekapan itu bermaksud mengintimidasi dia karena telah melaporkan oknum dosen berinisial R di Fakultas Ekonomi itu atas kasus pelecehan seksual.

Ini Alasan Pria Pengangguran di Madiun Sering Dolan ke Gudang Ekspedisi

Satreskrim Polres Madiun Kota menangkap pria pengangguran, ANH, 36, yang kerap berkunjung ke gudang perusahaan ekspedisi karena diduga mencuri puluhan handphone dari gudang tersebut.

Lindungi Keluarga Lindungi Indonesia, Kominfo: Waspada Omricon

Pemerintah melalui Kemkominfo mengajak masyarakat untuk melindungi keluarga, karena sama halnya melindungi Indonesia dari omricon.

SMK Muhima Purwantoro Wonogiri Kampanyekan Gerakan Antiperundungan

Para siswa diberi pemahaman tentang bentuk dan dampak buruk perundungan atau bullying untuk mencegah terjadinya perundungan.

Ekspedisi Ekonomi Digital, Suspensi Mitsubishi Xpander Unggul di Tol

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group telah tiba di Jakarta untuk melakukan beragam agenda liputan.

Cekposisi, Cara Cari Tempat Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Aplikasi membantu mengetahui posisi aman dan rawan dari erupsi Gunung Semeru.

Ngaku Rugi, Bandara YIA Bakal Lakukan Pengurangan Karyawan

PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mengaku mengalami kerugian hingga berencana melakukan pengurangan pegawai atau karyawan.

Aksi Pencuri Bebek di Jenengan Boyolali Terekam Kamera CCTV

Aksi warga Polanharjo, Klaten, AS, 38, mencuri bebek milik Priyadi, 42, warga Dukuh Jenengan RT 003/RW 001, Desa Jenengan, Kecamatan Sawit, Boyolali, Senin sekitar pukul 02.30 WIB, terekam kamera CCTV.

Pemkab Karanganyar akan Galang Dana untuk Korban Erupsi Semeru

Pemkab Karanganyar akan galang dana untuk korban erupsi Gunung Semeru. Penggelangan dana dimulai dari kalangan ASN Pemkab.

Pakai Kalung Bandul Rajamala, Wali Kota Solo Gibran Tuai Pujian

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menuai pujian dari kalangan pencinta sejarah gara-gara tampil dengan mengenakan kalung berbandul replika Rajamala.

Polsek Miri Sragen akan Siagakan Lagi Posko Penanganan Covid-19

Polsek Miri memperkirakan banyak warga Miri yang nekat mudik pada akhir tahun ini berkaca pada pengalaman Idulfitri lalu.

Keren! Kompleks Balai Kota Jogja Dilengkapi Parkir Vertikal

Pembangunan parkir vertikal itu menyesuaikan kondisi, karena tempat parkir yang minim di area Balai Kota Jogja.

Terungkap! Dosen Unsri Peluk dan Minta Oral Seks pada Mahasiswinya

Subdit PPA Polda Sumatera Selatan mengungkapkan salah satu dosen Unsri memegang tangan, membuka baju korban, mencium, memeluk, dan meminta korban melakukan oral seks.