Yusril, Tim Hukum TKN, dan Jokowi Pertemuan Tertutup di Istana Bogor
Tim kuasa hukum pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 selaku pihak terkait meluapkan kegembiraan seusai sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6/2019). (Antara-Hafidz Mubarak)

Solopos.com, BOGOR — Kuasa hukum Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra; dan Tim Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN), menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7/2019) malam.

Pertemuan ini digelar satu hari setelah Komisi Pemlihan Umum (KPU) menetapkan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai Presidan dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 pada Minggu (30/6/2019).

Pertemuan tertutup bagi wartawan itu dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Yusril mengatakan Jokowi menemui seluruh anggota tim hukum yang jumlahnya mencapai 33 orang dan sejumlah pengurus TKN yang terlibat dalam menghadapi gugatan Prabowo-Sandiaga.

"Silaturahim saja dan melaporkan ke beliau bahwa kami telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Yusril seusai pertemuan di Istana Kepresidenan Bogor.

Di samping itu, Yusril mengatakan Direktur Advokasi TKN Irfan Pulungan menyerahkan salinan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kepada Presiden Jokowi.

Yusril mengatakan Jokowi mengucapkan terima kasih kepada tim hukum yang telah bekerja optimal di MK. Jokowi, ujar Yusril, memantau perkembangan sidang MK melalui televisi sehingga tahu secara persis perkembangan yang ada.

"Dan beliau mengatakan sangat senang karena tim lawyer bekerja sangat kompak dengan tenang, tidak emosional dan akhirnya dapat menangkan gugatan atau menolak gugatan Prabowo-Sandi sehingga Pak Jokowi tetap disahkan sebagai Presiden," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom