Petani durian sekaligus ketua RT 007/RW 002 Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Darsono, menunjukkan durian lokal Gempolan yang memiliki rasa manis panit di halaman rumahnya, Rabu (12/12/2018) siang. (Solopos-Irawan Sapto Adhi)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sejumlah petani di Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menyatakan musim durian di wilayah setempat segera tiba. Mereka pun mempersilakan masyarakat luas datang ke Gempolan setelah perayaan Natal 2018.

Pasalnya, saat itu para petani durian di Gempolan bakal mulai melakukan panen raya. Seorang petani durian di RT 007/RW 002 Gempolan, Darsono, menyatakan mulai akhir Desember nanti stok durian di rumah-rumah warga Gempolan bakal melimpah.

"Natalan nanti stok durian mulai banyak. Para petani mulai panen raya, termasuk para petani di beberapa daerah lain di sekitar Gempolan," kata Darsono saat ditemui solopos.com di rumahnya, Rabu (12/12/2018) siang.

Darsono menyampaikan saat memasuki panen raya, dirinya bisa menyediakan stok durian hingga 1.000 buah/hari. Stok durian itu dia dapat bukan hanya dari kebunnya tapi juga dari petani lain. Darsono diketahui uga bertindak sebagai pengepul atau pemborong durian.

Darsono menyatakan jumlah stok durian saat panen raya jelas jauh lebih banyak ketimbang pada hari biasa yang hanya mencapai puluhan hingga ratusan buah/hari.

"Rasa durian lokal Gempolan itu khas. Rasanya manis pahit. Banyak orang yang suka. beberapa pejabat seperti Bapak Hatta Rajasa juga pernah datang ke sini untuk menjajal durian lokal Gempolan," jelas Darsono.

Darsono mengungkapkan harga durian saat memasuki masa panen raya cenderung lebih murah dibanding hari biasanya. Dia menyebut, harga durian besar saat panen raya rata-rata senilai Rp75.000-Rp100.000/buah. Sedangkan durian berukuran sedang senilai Rp30.000-Rp50.000/butir. Sementara pada hari biasa saat stok minim, harga durian bisa mencapai Rp100.000 lebih/butir.

"Harga durian biasanya turun saat memasuki masa panen raya. Stok durian melimpah saat itu," jelas Darsono yang memprediksi musim durian kali ini baru akan berakhir pada pertengahan Februari 2018.

Petani durian lain di Gempolan, Warti, juga menyebut harga durian saat memasuki musim panen raya cenderung akan turun. Para petani mengambil sikap berani untung sedikit tapi durian laku banyak saat panen raya.

Dia menyebut petani durian di Gempolan bukan hanya menanam pohon durian lokal, tapi juga jenis lain seperti durian montong. Dengan demikian, durian montong juga bisa ditemukan di Gempolan nantinya saat musim panen raya. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten