Tutup Iklan

Yuk, Berburu Durian nan Legit di Desa Pentur Boyolali

Kesibukan Retno, 35, warga Desa Pentur, Kecamatan Simo, Boyolali, bertambah sejak akhir tahun lalu. Dia mendirikan kios semi permanen di depan rumahnya untuk berjualan buah durian. Tak cuma Retno, sejumlah warga Pentur juga melakukan hal serupa.

Yuk, Berburu Durian nan Legit di Desa Pentur Boyolali

SOLOPOS.COM - Retno, warga Desa Pentur, Simo, Boyolali, menata buah durian yang akan dijajakan di depan rumahnya, Kamis (17/1/2019) pagi. Tiap awal tahun, Desa Pentur terkenal sebagai surga durian Boyolali. Terdapat ribuan pohon durian di desa ini. (Solopos-Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, BOYOLALI – Kesibukan Retno, 35, warga Desa Pentur, Kecamatan Simo, Boyolali, bertambah sejak akhir tahun lalu. Dia mendirikan kios semi permanen di depan rumahnya untuk berjualan buah durian. Tak cuma Retno, sejumlah warga Pentur juga melakukan hal serupa.

Bagi para pencinta buah durian, Desa Pentur bisa menjadi surga di awal tahun. Ribuan pohon durian yang ditanam di sebagian besar wilayah desa berbuah lebat mulai Desember lalu. Pohon itu tersebar di sepanjang jalan desa dan di kebun-kebun milik warga. Puncaknya, diperkirakan Februari mendatang buah durian akan tersedia dalam jumlah melimpah. Satu pohon berukuran besar diperkirakan mampu berbuah hingga 200 durian. Selain membeli langsung dari warga lokal, para pencinta durian juga bisa melihat proses pemetikan buah itu langsung dari pohonnya.

“Kalau yang durian yang bagus itu, yang sudah gemandul dengan pangnya (rantingnya),” ujar Retno.

Retno kemudian mempersilakan Solopos.com mencicipi satu durian di kiosnya. Saat dibuka, durian itu berwarna kekuningan dengan bau harum. “Kalau yang begitu tandanya matang, siap makan, kalau jelek nanti saya tukar,” kata dia.

Retno biasa menjual satu buah durian dengan harga Rp20.000-Rp100.000 tergantung jenis dan ukurannya. Pembeli Retno pun berasal dari berbagai wilayah, seperti Kabupaten Semarang, Simo, dan Boyolali.

Terpisah, Kepala Desa Pentur, Wiryawan, mengatakan orang-orang dari luar desa kerap datang ke Pentur untuk membeli durian dalam jumlah besar.

“Mereka biasanya mengendarai mobil, lalu dijual lagi di kawasan Bandara Adi Sumarmo dan sekitarnya. Kades menambahkan ada berbagai jenis durian yang ditanam di kawasan ini, mulai durian montong, petruk, kani, hingga durian lokal yang disebut durian sunan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Waspada! Klaster Perkantoran Covid-19 Mulai Muncul

Pekan ini ada tiga klaster perkantoran Covid-19 yang muncul di Kabupaten Kulon Progo, kantor pun terpaksa ditutup sementara.

Angkatan Udara Israel Serang Gaza Lagi

Gencatan senjata Palestina dan Israel terancam setelah Angkatan Udara Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, Rabu (16/6/2021) pagi.

Sadari, Zodiak Ini Mungkin Jatuh Cinta Karena Uang!

Sadarkan Anda bahwa astrologi menengarai ada orang dengan tanda zodiak tertentu yang mungkin jatuh cinta karena uang?

Rumah Sakit Jiwa di Semarang Siapkan 115 Bed Isolasi

Untuk menyiapkan bed isolasi pasien Covid-19, RSJD Amino Gondohutomo harus memindahkan sejumlah pasien ODGJ ke bangsal lain.

Buron 10 Tahun Pembalakan Liar Adelin Lis Ditangkap di Singapura

Buronan sekaligus terpidana kasus pembalakan liar Adelin Lis yang 10 tahun ini disasar Kejaksaan Agung akhirnya ditangkap imigrasi Singapura.

Waspada! Ada 26 Kasus DBD di Madiun Pada 2021

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Madiun cukup tinggi pada tahun 2021, Dinkes mencatat ada 26 kasus DBD di tahun ini.

Jakarta Lanjutkan Uji Coba PTM saat Ledakan Covid-19

Jakarta tetap melanjutkan uji coba pembelajaran tatap muka atau PTM di tengah lonjakan kasus penularan Covid-19, dua pekan terakhir ini.

Ada Orang Kena Serangan Jantung? Begini Pertolongan Pertamanya

Pertolongan pertama menjadi kunci harapan hidup seseorang yang mengalami serangan jantung. 

Vaksinasi Publik 18+ Siap Bergulir Di Solo, 12 Kelurahan Jadi Prioritas

Pemkot Solo segera menggulirkan vaksinasi Covid-19 bagi publik usia 18 tahun ke atas dengan prioritas 12 kelurahan.

Penerjun Payung Protes Jelang Kick Off Prancis vs Jerman

Laga Grup F Piala Eropa (Euro) 2021 Jerman versus Prancis di Allianz Arena di Munchen diawali aksi protes penerjun payung.

Konsumen Diberi Kemudahan, Agar Sukses Berbisnis Home Appliance

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan pelaku bisnis dalam menjalankan usahanya, termasuk bisnis home appliance atau perabotan rumah tangga.

Jalani Isolasi Mandiri, BCL Merasakan Sejumlah Gejala Covid-19

BCL merasakan sejumlah gejala saat hari ketiga karantina.