Youtube Siapkan Rp1 Triliun untuk Konten Ramah Anak

Youtube menyiapkan dana sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1 triliun untuk membuat konten ramah anak. Hal itu dilakukan Youtube setelah didenda akibat tundingan melanggar privasi anak-anak.

Youtube Siapkan Rp1 Triliun untuk Konten Ramah Anak

SOLOPOS.COM - Ilustrasi logo Youtube (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Youtube menyiapkan dana sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1 triliun untuk membuat konten ramah anak. Hal itu dilakukan Youtube setelah didenda akibat tundingan melanggar privasi anak-anak.

Dikutip dari CNET, Senin (9/9/2019), Susan Wojcicki selaku Direktur Utama Youtube, menjelaskan prioritas Youtube saat ini adalah melindungi privasi anak-anak. Itulah sebabnya Youtube mengucurkan dana bernilai fantastis untuk membuat konten ramah anak.

“Bagi kami bertanggung jawab adalah prioritas utama di Youtube. Tidak ada yang lebih penting dibandingkan melindungi privasi anak-anak,” ujar Susan Wojcicki .

Diberitakan sebelumnya, Youtube harus membayar US$170 juta atau sekitar Rp2 triliun kepada Federal Trade Commission (FTC) serta Pemerintah Amerika Serikat. Dengan perincian US$136 juta atau sekitar Rp1 triliun dibayarkan kepada FTC dan US$34 juta atau sekitar Rp479 miliar ke Pemerintah Amerika Serikat.

Dikutip dari BBC, Youtube harus membayar denda karena tudingan melanggar privasi anak-anak. Pelanggaran ini bertentangan dengan 1998 Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA). Kini, Youtube berjanji menghentikan penayangan iklan yang ditargetkan kepada anak-anak.

Dalam laporannya, CNBC menyebut Youtube terbukti melakukan pelanggaran. Youtube menayangkan iklan pada video yang ditonton anak-anak dengan memanfaatkan cookies atau jejak digital. Cookies yang tersimpan itu memandu Youtube mengetahui konten yang paling disukai anak-anak.

Dilansir The Guardian, pihak Youtube menjelaskan layanan di platformnya ditujukan untuk orang berusia 13 tahun ke atas. Pihak Youtube menyarankan orang tua mengunduh aplikasi Youtube Kids, yang lebih ramah anak. Sebab, konten yang ditonton anak-anak di Youtube Kids sepenuhnya dikontrol orang tua. (Vanya Karunia/Solopos.com)

Berita Terkait

Berita Terkini

Ulama Golkar: Saatnya Pak Airlangga Jadi Presiden

Sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, kemampuan Airlangga untuk memimpin Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

Perawat RSUD Bung Karno Solo Tengah Hamil 7 Bulan Meninggal Positif Covid-19, Begini Kronologinya

Perawat RSUD Bung Karno Solo meninggal dunia dalam kondisi hamil tujuh bulan dan terkonfirmasi positif virus coron, Minggu (1/8/2021).

Pemindahan Pasien Covid-19 Klaten ke Donohudan

47 Warga Klaten Sembuh Setelah Menjalani Isolasi di Donohudan Warga terkonfirmasi positif Covid-19 diantar menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (1/8/2021).

Spesifikasi Realme GT Master Explorer, Ponsel Mewah yang Terinspirasi dari Koper

Realme GT Master Explorer hadir dengan spesifikasi gahar dan desain menarik yang terinspirasi dari bentuk koper.

Kepatuhan Lapor SPT Pajak di Kanwil DJP Jateng Capai 77,58%

Tingkat kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2020 di lingkup Kantor Kanwil DJP Jawa Tengah II mencapai 77,58%.

Pedagang Berjualan di Ruang Isolasi Covid-19, Rumah Sakit Mengaku Kecolongan

Saat pedagang masuk petugas rumah sakit RSU Manado Medical Center disibukkan dengan peningkatan pasien Covid-19.

Mantap Lur! Ada 20.000 Dosis untuk Vaksinasi Suporter Persis Solo

Sebanyak 20.000 dosis vaksin Covid-19 bakal didistribusikan dalam program vaksinasi suporter Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2021.

Innalillahi, Perawat RSUD Bung Karno Solo Yang Tengah Hamil Meninggal Positif Corona

Seorang perawat RSUD Bung Karno Solo yang tengah hamil meninggal setelah terkonfirmasi positif virus corona.

Bikin Miris, Varian Delta Telah Menyebar ke Hampir Seluruh Pelosok Indonesia

Laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Duh, Minta Sertifikat Vaksinasi, Mahasiswa Malah Kena Bogem Satpam GBK

korban sempat diintimidasi untuk tidak melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian. 

Sopir Truk Bermuatan Susu Meninggal Mendadak di Jalan Tol Sragen

Sopir truk bermuatan susu Sukamto, 42, warga Salatiga, meninggal mendadak dalam perjalan di jalan tol, tepatnya di km 544 B, Sambungmacan, Sragen.

50 Persen Pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Pilih Tak Jualan, Ini Alasannya

Separuh atau 50% pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo memilih tak berjualan selama PPKM darurat hingga PPKM Level 4.