Ilustrasi menonton Youtube (Pictagram)

<p lang="zxx"><strong>Solopos.com, SOLO &ndash; </strong>Youtube terus melakukan pembersihan <a href="http://teknologi.solopos.com/read/20180426/484/912671/youtube-hapus-8-juta-video-berkonten-negatif">konten negatif</a> yang ada di dalam <em>platform </em>mereka. Pembersihan ini dilakukan sebagai upaya memerangi konten negatif yang merajalela. Kali ini, mereka menghapus sejumlah video yang menawarkan jasa pembuatan esai hingga skripsi. Keputusan ini diambil setelah Youtube melihat hasil investigasi <em>BBC </em>soal layanan pembuatan karya ilmiah.</p><p lang="zxx" align="left">Dikutip dari <em>BBC, </em>Senin (7/5/2018), hasil investigasi yang dilakukan <em>BBC </em>mengungkap ada lebih dari 250 saluran di <a href="http://teknologi.solopos.com/read/20180317/484/711560/lawan-hoaks-youtube-tambahkan-informasi-dari-wikipedia">Youtube</a> yang mempromosikan Edu Birdie, perusahaan Ukraina yang menyediakan jasa joki esai dan karya ilmiah. Layanan ini cukup menarik bagi sejumlah siswa yang stres dalam belajar. Cukup membayar jasa joki, maka tugas karya ilmiah mereka selesai dengan mudah.</p><p lang="zxx">Guna memuluskan bisnis, Edu Birdie memanfaatkan saluran Youtube sebagai sarana promosi. Mereka mengatakan bisa mengerjakan semua karya ilmiah dengan cepat dengan biaya murah. Sayang, tidak disebutkan pasti berapa harga layanan tersebut.</p><p lang="zxx">Layanan dari Edu Birdie ini menyasar pelajar sekolah menengah dan mahasiswa perguruan tinggi. Mereka menawarkan jasa tersebut dengan harga murah dengan jaminan lulus tes plagiarisme. Iklan layanan ini biasanya disisipkan di saluran <a href="http://teknologi.solopos.com/read/20180506/484/914521/facebook-twitter-dan-youtube-sebut-konten-negatif-sulit-diatasi">Youtube</a> yang memiliki banyak pengikut dari kalangan pelajar. Saluran Youtube yang membahas tentang permainan video <em>game, </em>busana, lelucon, serta biro jodoh menjadi sasaran dari iklan ini.</p><p lang="zxx">Youtube kemudian menghapus saluran yang mempromosikan jasa Edu Birdie. Mereka menilai layanan tersebut melanggar kebijakan konten. Youtube memberikan peringatan kepada saluran yang mempromosikan layanan Edu Birdie untuk menghapus konten sampai Jumat (4/5/2018). Sayang, sejumlah saluran tidak menghiraukan peringatan itu yang akhirnya dihapus oleh Youtube.</p><p lang="zxx">&nbsp;</p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten