Youtube Didenda US$170 Juta Gara-Gara Kumpulkan Data Anak-anak

Komisi Perdagangan Federal (FTC) AS menyebut YouTube dituduh melacak pengguna dari kanal anak-anak menggunakan cookies tanpa izin orang tua. Perusahaan tersebut menggunakan cookie untuk menargetkan jutaan dolar iklan yang dipasang pada penggunanya.

Youtube Didenda US$170 Juta Gara-Gara Kumpulkan Data Anak-anak

SOLOPOS.COM - Logo Google. (Bloomberg-Ore Huiying)

Solopos.com, JAKARTA – Google dan Youtube akan membayar US$170 juta untuk menyelesaikan tuduhan yang mengatakan bahwa mereka melanggar hukum federal dengan mengumpulkan informasi pribadi anak-anak.

Komisi Perdagangan Federal (FTC) AS menyebut Youtube dituduh melacak pengguna dari kanal anak-anak menggunakan cookies tanpa izin orang tua. Perusahaan tersebut menggunakan cookie untuk menargetkan jutaan dolar iklan yang dipasang pada penggunanya.

Hal ini menjadi pelanggaran terbesar sejak undang-undang yang melarang pengumpulan informasi anak-anak di bawah usia 13 tahun mulai berlaku pada 1998 silam. Undang-undang ini direvisi pada 2013 dengan penambahan persoalan cookies yang digunakan untuk melacak kebiasaan penggunaan internet seseorang.

Youtube mengatakan, dalam 4 bulan, perusahaan akan menganggap semua yang menonton konten anak-anak di Youtube adalah seorang anak.

“Ini berarti kami akan membatasi pengumpulan data dan penggunaannya pada video anak-anak hanya untuk mendukung pengoperasian layanan,” tulis YouTube dalam blognya, seperti dikutip Reuters, pada Rabu (4/9).

Jika dibandingkan dengan pendapatan perusahaan, denda tersebut kecil. Alphabet yang merupakan induk perusahaan Google dan YouTube mencatatkan pendapatan sebesar US$38,9 miliar pada kuarter II/2019. Alphabet menghasilkan sekitar 85 persen dari total pendapatan perusahaan yang didapatkan dari penjualan ruang dan teknologi iklan

Selain denda, penyelesaian diusulkan mengharuskan perusahaan untuk membuat sistem yang dapat mengidentifikasi konten yang ditujukan bagi anak-anak. Selain itu, sistem juga diharapkan mampu memberi tahu kanal pemilik tentang kewajiban mereka untuk mendapat persetujuan dari orang tua sebelum melakukan pengumpulan informasi tentang anak.

Ketua FTC Joe Simons pada konferensi pers Rabu (4/9) mengatakan, hal ini akan mendorong perubahan penting pada praktik bisnis Youtube. “Tidak ada perusahaan lain di Amerika tunduk pada persyaratan jenis ini dan hal ini akan membuat perubahan signifikan pada biaya di Youtube,” katanya.

Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC Andrew Smith menyebutkan bahwa penyelesaian US$170 juta didasarkan pada pendapatan dari data yang dikumpulkan. “US$170 juta kira-kira adalah anggaran Biro Perlindungan Konsumen selama 1 tahun,” katanya.

Setelah penyelesaian dilakukan, FTC berencana melakukan penyisiran platform Youtube untuk menentukan apakah masih ada konten yang diarahkan untuk anak terkait pengumpulan informasi pribadi.

Pada akhir Agustus, Youtube mengumumkan akan meluncurkan Youtube Kids secara terpisah yang ditujukan bagi anak-anak sesuai umurnya. Platform baru ini dirancang tanpa adanya video yang menganggu, termasuk iklan yang ditampilkan berdasarkan rekaman perilaku pengguna.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Pilu Azalea, Bayi 9 Bulan asal Sragen yang Harus BAB Lewat Perut

Nasib malang dialami bayi berumur sembilan bulan asal Sidoharjo, Sragen, yang mengalami kelainan hingga harus BAB lewat perut.

Dua Harimau Ragunan Tertular Corona dari Siapa?

Ada kemungkinan kedua satwa itu tertular dari pasien orang tanpa gejala (OTG).

Ulama Golkar: Saatnya Pak Airlangga Jadi Presiden

Sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, kemampuan Airlangga untuk memimpin Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

Perawat RSUD Bung Karno Solo Tengah Hamil 7 Bulan Meninggal Positif Covid-19, Begini Kronologinya

Perawat RSUD Bung Karno Solo meninggal dunia dalam kondisi hamil tujuh bulan dan terkonfirmasi positif virus coron, Minggu (1/8/2021).

Pemindahan Pasien Covid-19 Klaten ke Donohudan

47 Warga Klaten Sembuh Setelah Menjalani Isolasi di Donohudan Warga terkonfirmasi positif Covid-19 diantar menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (1/8/2021).

Spesifikasi Realme GT Master Explorer, Ponsel Mewah yang Terinspirasi dari Koper

Realme GT Master Explorer hadir dengan spesifikasi gahar dan desain menarik yang terinspirasi dari bentuk koper.

Kepatuhan Lapor SPT Pajak di Kanwil DJP Jateng Capai 77,58%

Tingkat kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2020 di lingkup Kantor Kanwil DJP Jawa Tengah II mencapai 77,58%.

Pedagang Berjualan di Ruang Isolasi Covid-19, Rumah Sakit Mengaku Kecolongan

Saat pedagang masuk petugas rumah sakit RSU Manado Medical Center disibukkan dengan peningkatan pasien Covid-19.

Mantap Lur! Ada 20.000 Dosis untuk Vaksinasi Suporter Persis Solo

Sebanyak 20.000 dosis vaksin Covid-19 bakal didistribusikan dalam program vaksinasi suporter Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2021.

Innalillahi, Perawat RSUD Bung Karno Solo Yang Tengah Hamil Meninggal Positif Corona

Seorang perawat RSUD Bung Karno Solo yang tengah hamil meninggal setelah terkonfirmasi positif virus corona.

Bikin Miris, Varian Delta Telah Menyebar ke Hampir Seluruh Pelosok Indonesia

Laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Duh, Minta Sertifikat Vaksinasi, Mahasiswa Malah Kena Bogem Satpam GBK

korban sempat diintimidasi untuk tidak melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian.