Yeay, Puluhan Ribu KPM Karanganyar bakal Dapat Bantuan Tambahan Beras

Berdasarkan data yang dimiliki Dinsos Karanganyar, penerima tambahan bantuan beras merupakan keluarga penerima manfaat dari PKH dan BST.

 Ilustrasi beras  (Bisnis-Nurul Hidayat)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi beras (Bisnis-Nurul Hidayat)

Solopos.com KARANGANYAR — Sebanyak puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, akan mendapatkan bantuan tambahan berupa 10 kilogram beras. Tambahan bantuan bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar, Gunarto, mengatakan berdasarkan data yang dimiliki, penerima tambahan bantuan beras merupakan KPM dari program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST).

Dia melanjutkan total jumlah penerima bantuan tambahan sebanyak 32.000 KPM PKH dan 19.000 KPM BST.

Baca juga: Ada 750 Dosis Vaksin Covid-19 untuk Warga Karanganyar 12 Tahun ke Atas, Ini Cara Daftarnya

“Kami sudah menerima informasi akan ada bantuan tambahan. Tapi surat resminya belum kami terima. Nanti pengelolaan dan penyaluran barang akan langsung dilakukan oleh Bulog,” jelas dia kepada Solopos.com, Rabu (21/7/2021).

Jadwal Penyaluran Masih Menunggu

Menurut Gunarto, bantuan tambahan 10 kg beras bertujuan untuk membantu warga Karanganyar yang terdampak kebiajakan PPKM Darurat. Meskipun sudah ada kepastian tambahan bantuan, namun dia mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut terkait jadwal penyaluran beras tersebut.

“Untuk jadwalnya masih menunggu. Kami belum tahu kapan akan bisa disalurkan,” imbuh dia.

Baca dia: Sekolah di Karanganyar dengan Murid di Bawah 60 Orang Siap-Siap Regrouping

Sementara itu, penyaluran bantuan tahap ketiga KPM PKH saat ini menurut Gunarto sudah berlangsung. Selain itu, bantuan BST Rp300.000 untuk Mei hingga Juni sudah disalurkan sebagian dengan metode jemput bola oleh pihak PT Pos didampingi petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Untuk saat ini penyerahan uang BST secara door to door masih akan dievaluasi lagi. Kemungkinannya, nanti akan kembali dengan metode penjadwalan di satu titik tapi dengan pengaturan yang lebih baik. Kalau untuk PKH dilakukan di agen atau link bank karena pendamping PKH tidak memungkinkan untuk menjangkau semua. Nanti setelah transaksi dilakukan, penerima bantuan diminta untuk mengirimkan foto bukti pengambilan bantuannya,” ucap dia.

Baca juga: Catat Lur! Masa Pendaftaran CPNS dan PPPK di Karanganyar Diperpanjang

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.

Ditanya Soal Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Menko Airlangga: Masih Jauh Itu

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di acara haul Ki Ageng Gribig di Jatinom, Klaten, Jumat (24/9/2021)

Psywar ke AHHA PS Pati Berlanjut, Gibran: Sponsor Persis Solo Lebih Banyak sampai Jersey-ne Kebak

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melanjutkan psywar kepada AHHA PS Pati dengan menyebut sponsor Persis Solo lebih banyak.

Masjid Tertua di Sragen Ini Simpan Pusaka dari Raja Keraton Solo PB IV, Begini Ceritanya

Salah satu masjid tertua di Sragen yang terletak di Jetiskarangpung, Kalijambe, ternyata juga menyimpan pusaka pemberian Raja Solo.

Pengumuman PPPK Ditunda, Guru Honorer di Solo Pasrah

Guru honorer di Solo mengaku pasrah dengan adanya penundaan pengumuman seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Solo Tuan Rumah Liga 2 Grup C, Komisi X DPR: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru!

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo diingatkan agar berhati-hati dalam pelaksanaan pertandingan Liga 2 Tahun 2021 Grup C di Stadion Manahan.

Lokasi Perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten Ternyata Pernah Dipindah Lho...

Tradisi Yaa Qowiyyu yang digelar setiap bulan Sapar di Jatinom, Klaten, ternyata pernah dipindahkan ke tempat lain.

Bermodal Seragam Loreng, Warga Klaten Curi Aki Motor di Banmati Sukoharjo

Seorang warga Wonosari, Klaten, yang menyamar dengan memakai baju loreng mirip seragam TNI tepergok curi aki sepeda motor di Banmati, Sukoharjo.

Bakal Tampil di Peparnas Papua, Atlet Panahan Wonogiri Ternyata Berlatih di Tegalan

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Jos! Sidowayah Klaten Kembangkan Millenial Smartfarming Biar Petani Nggak Punah

Konsep millenial smartfarming yang dikembangkan di Desa Sidowayah Klaten memadukan teknologi dan manajemen pertanian.