Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

 Suasana kegiatan city tour bareng vlogger, blogger, dan jurnalis mengendarai Yamaha Gear 125 melalui jalur Cepogo-Selo-Ketep Pass di Selo, Boyolali, Sabtu (28/11/2021). (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Suasana kegiatan city tour bareng vlogger, blogger, dan jurnalis mengendarai Yamaha Gear 125 melalui jalur Cepogo-Selo-Ketep Pass di Selo, Boyolali, Sabtu (28/11/2021). (Istimewa)

Solopos.com, BOYOLALI – Bermodalkan mesin berkapasitas 125 cc, Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang. Menariknya, sepeda motor matik ini juga irit bahan bakar minyak (BBM) berkat teknologi Bluecore yang diusung.

PromosiGeng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

Kemampuan ini teruji dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis dari Solo, Karanganyar, Kendal, Pekalongan hingga Jogja digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali, Sabtu (27/11/2021). Dari Boyolali Kota mereka menempuh rute ke Selo, lalu ke Ketep Pass mengeliling Merbabu dan kembali lagi ke Boyolali Kota.

Sebelum memulai riding, para peserta mendapatkan pengarahan dari Yamaha Riding Academy mengenai tip berkendara yang aman dan selamat. Tip ini misalnya tidak mengebut atau speeding, menjaga jarak aman antarpengendara, tidak saling mendahului, dan lainnya.

Baca Juga: Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

Selama mengikuti city tour mereka juga memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Saat melintasi Selo ke puncak Ketep Pass, belasan rider ini sempat diguyur hujan deras kabut yang pekat. Namun, dengan menggunakan Yamaha Gear 125 sebagai tunggangan, kondisi ini bisa dilalui tanpa kendala berarti.

“Ini jadi pengalaman luar biasa sekali. Baru kali ini saya mengendarai Yamaha Gear 125 dari Boyolali ke Selo lalu ke Ketep Pass di Magelang. Ini luar biasa sekali Yamaha Gear 125 bisa menaklukkan tanjakan di jalur itu,” kata Joko, di sela city tour.

Joko selama ini memakai Yamaha Gear 125 sebagai kendaraan pendukung mobilitas hariannya. Awalnya ia ragu saat diajak mengikuti city tour ini. Sebab, rute yang ditempuh merupakan jalur Cepogo-Selo-Ketep Pass yang penuh tanjakan panjang dan kelokan tajam.

Baca Juga: Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Puncak Cepogo misalnya memiliki ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sedangkan, di puncak Ketep Pass berada di ketinggian 1.500 mdpl. Untuk menuju lokasi ini ada banyak tanjakan dan kelokan lantaran mengelilingi Gunung Merbabu.

Suasana kegiatan city tour bareng vlogger, blogger, dan jurnalis mengendarai Yamaha Gear 125 melalui jalur Cepogo-Selo-Ketep Pass di Selo, Boyolali, Sabtu (28/11/2021). (Istimewa)

 

Teknologi Bluecore

Selain kuat melewati tanjakan, Yamaha Gear 125 juga irit BBM berkat teknologi Bluecore yang diusungnya. Teknologi banyak disematkan di semua produk Yamaha.

“Bluecore merupakan teknologi yang saat ini kami sematkan di produk-produk Yamaha. Teknologi ini mampu menekan pemakaian BBM sehingga kendaraan bisa hemat bahan bakar,” kata Koordinator Promosi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Jawa Tengah dan DIY, Zaldiansyah Perdana.

Baca Juga: 1.200 Santri Ikuti Ujian Munaqosah Wisuda Akbar Klaten Menghafal #5

Tak hanya itu, Yamaha Gear 125 juga dilengkapi dengan fitur double beam atau lampu hazard. Fitur ini bermanfaat saat melintasi kawasan dengan jarak pandang pendek akibat hujan deras atau kabut seperti saat melintasi di jalur Cepogo-Selo-Ketep Pas.

“Salah satu fitur yang disematkan pada Yamaha Gear 125 adalah double beam atau lampu hazard yang akan sangat bermanfaat apabila melalui jalur seperti Cepogo-Selo-Ketep Pass. Jalur ini cukup sering turun kabut. Jadi keberadaan lampu hazard ini sangat membantu untuk keselamatan bagi diri sendiri dan pengendara lain,” terang Zaldy.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Jaga Kesehatan, Pegawai Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Fun Bike

Fun bike selain untuk menjaga kesehatan pegawai Kantor Imigrasi Surakarta juga merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-72.

IDI Sukoharjo Pantau Perkembangan Kasus Harian Covid-19

Pemerintah diharapkan terus menggenjot capaian vaksinasi dengan target sasaran beragam kelompok masyarakat di Sukoharjo.

Siswa Positif Covid-19, PTM di 2 SMPN di Klaten Disetop

Terdapat satu siswa positif Covid-19 masing-masing di SMPN 1 Karangnongko dan SMPN 1 Kemalang Klaten.

Sopir Kaget Disalip Ditanjakan, Pikap Angkut Ribuan Telur Masuk Jurang

Mobil pikap pengangkut ribuan telur ayam yang dikemudikan warga Sukoharjo masuk jurang di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Hari Bhakti Imigrasi, Menkumham Yasonna Apresiasi Inovasi Keimigrasian

Menkumham Yasona meminta agar jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia terus meningkatkan Profesionalisme dan Integritas dalam menjalankan Tugas Negara.

8 Boks PJU di Sumberlawang Dibobol Maling, Dishub Rugi Jutaan Rupiah

Pencuri menggondol sejumlah perangkat dari delapan boks lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Sumberlawang-Purwodadi.

Disambati Bupati Sragen soal Kemiskinan, Ini Jawaban Wagub Taj Yasin

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyebut Sragen tidak masuk daerah dengan kemiskinan ekstrem di Jateng. Namun masuk zona merah di Jateng.

Prihatin Kasus Narkoba Tinggi, Kejari Solo Terjun ke Sekolah-Sekolah

Prihatin dengan angka kasus penyalahgunaan narkoba yang tinggi, Kejari Solo turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar untuk menjauhi narkoba.

14 Sertifikat Baru Lahan Terdampak JLT Sukoharjo Belum Terbit

Penerbitan sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan hak karena terdampak JLT Sukoharjo mengacu pada ketentuan yang diatur di bidang agraria dan tata ruang.

Bupati Sragen Sambat ke Wagub Soal Angka Kemiskinan yang Tak Juga Turun

Bupati Sragen sambat ke Wagub Jateng. Ia mengaku sudah mengeluarkan anggaran banyak untuk mengentaskan kemiskinan namun angkanya tidak turun, justru naik.

Jual Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Toko di Pasar Legi Solo Ini Diserbu

Toko Leo Jaya di lantai II Pasar Legi Solo diserbu pembeli yang antre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000/liter.

Jangan Macam-Macam, Kejari Karanganyar Kini Punya Satgas Mafia Tanah

Kejari Karanganyar telah membentuk Satgas Mafia Tanah sesuai instruki Kejaksaan Agung.

Dikeluhkan Warga, Tempat Karaoke di Wanglu Disegel Satpol PP Klaten

Penutupan itu dilakukan karena keberadaan karaoke dan kafe tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda).

Penyebab Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Diterapkan di Pasar di Boyolali

Diharapkan permasalahan harga minyak goreng di pasar tradisional dapat diselesaikan sehingga pedagang dapat menjual minyak dengan harga yang sama di toko retail.

Ribuan Tenaga Honorer di Karangamyar Terancam Nganggur

Para tenaga honorer di Karanganyar resah dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapuskan status mereka mulai tahun depan.

Bhayangkari Polres Wonogiri Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT

Bantuan hukum terhadap kasus KDRT seperti mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban dijamin oleh negara.