Ya Tuhan, Jenazah Nakes Korban KKB Papua Belum Bisa Dievakuasi

Jenazah korban berada di kedalaman sekitar 500 meter sehingga cukup sulit untuk dievakuasi dengan peralatan seadanya

 Nakes bernama Gabriela Meilan, 22,,menjadi korban penyerangan KKB di Papua. Jenazahnya masih berada di dasar jurang di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Kamis (16/9/2021) malam. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Nakes bernama Gabriela Meilan, 22,,menjadi korban penyerangan KKB di Papua. Jenazahnya masih berada di dasar jurang di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Kamis (16/9/2021) malam. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Aksi biadab dilakukan kelompok separatis di Papua. Lima orang tenaga kesehatan (nakes) terluka, termasuk seorang meninggal setelah terjatuh ke jurang saat terjadi baku tembak dengan aparat keamanan dengan KKB di Kiwirok, Senin (13/9/2021).

Aksi teror yang dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo itu selain baku tembak dengan aparat keamanan juga membakar fasilitas umum yang ada di Kiwirok.

Dikutip Antara, hingga Kamis (16/9/2021), aparat TNI-Polri belum bisa mengevakuasi jenazah nakes bernama Gabriela Meilan, 22,di dasar jurang di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Baca Juga: KPK Ungkap Rekayasa Proyek di Kabupaten Hulu Sungai Utara 

Aparat dan warga kekinian baru bisa mengevakuasi rekannya, Kritina Sampe.

Kristina Sampe berhasil dievakuasi anggota TNI-Polri dibantu warga pada Kamis (16/9/2021) malam. Kristina ditemukan selamat dan mengalami luka-luka dan trauma.

Dilanda Hujan

Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito mengatakan jenazah Gabriella belum bisa dievakuasi karena sejak pagi kawasan itu dilanda hujan dan berkabut sehingga menyulitkan untuk melakukan evakuasi.

Jenazah korban berada di kedalaman sekitar 500 meter sehingga cukup sulit untuk dievakuasi dengan peralatan seadanya ditambah cuaca yang tidak bersahabat.

Baca Juga: Konglomerat Pertama Asia Tenggara Punya Istana di Semarang Seluas 81 Ha, Ini Wujudnya 

“Mudah-mudahan, Jumat (17/9/2021)cuaca cerah sehingga evakuasi terhadap jenazah yang diduga terjatuh saat mencari perlindungan ketika KKB
melakukan pembakaran,” ungkap Cahyo.

Ketika ditanya tentang kondisi para nakes yang mengalami luka-luka, AKBP Cahyo mengatakan relatif membaik namun masih trauma.

Cahyo mengatakan jika cuaca mendukung, dijadwalkan mereka dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan helikopter milik TNI-AU.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Suami Bejat Tawarkan Istri untuk Layanan Threesome

Dalam akun media sosial miliknya, pelaku mengunggah beberapa foto vulgar istrinya dengan tawaran layanan threesome.

Sejarah Hari Ini : 16 Oktober 1923, The Walt Disney Company Berdiri

Berbagai peristiwa penting dari seluruh penjuru dunia terjadi pada 16 Oktober dan rangkumannya tersaji dalam Sejarah Hari Ini.

Sedih! 11 Korban Tragedi Susur Sungai di Ciamis, 2 dari Jateng

Tragedi susur sungai di Ciamis menyebabkan 11 siswa MTs Harapan Baru meninggal dunia karena tenggelam, di mana dua di antaranya dari Jateng.

Bergaji Rp20 Juta/Bulan, Karyawan Pinjol Ilegal Rajin Cari Korban

Brigjen Helmy Santika mengatakan ketujuh karyawan pinjol ilegal selama ini mendapatkan gaji yang cukup fantastis.

Susur Sungai Bikin 11 Siswa MTS Ciamis Tenggelam Ternyata Agenda Rutin

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyebut susur sungai yang menyebabkan 11 siswa MTs Harapan Baru sebenarnya kegiatan yang rutin digelar.

Kekhawatiran Peraih Nobel Perdamaian Terkait Banjir Informasi di Medsos

Maria Ressa menyoroti algoritma yang digunakan dalam distribusi berita oleh platform-platform media sosial dan news aggregator, yang dapat menciptakan perpecahan dan mengancam perdamaian.

11 Jenazah Korban Susur Sungai Ditemukan, Ini Daftarnya

Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Ciamis yang diperoleh Solopos.com, Jumat pukul 22.00 WIB, sudah ada 11 jenazah siswa yang ditemukan.

Susur Sungai Berujung Petaka, 11 Siswa MTs Ciamis Meninggal Dunia

Sebanyak 11 siswa MTs di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) meninggal dunia saat melakukan kegiatan susur sungai.

Innalillahi...10 Siswa Tenggelam Saat Susur Sungai

Tim SAR dari BPBD Ciamis, Basarnas, TNI-Polri dibantu masyarakat melakukan pencarian siswa tenggelam sejak sore.

Brigadir NP Pembanting Mahasiswa Dijerat Pasal Berlapis

Propam Polda Banteng menjerat Brigadir NP dengan pasal berlapis atas tindakannya membanting mahasiswa yang berdemo di Tengerang. Sementara Kapolresta Tangerang siap dicopot jika kejadian terulang.

Istri Dianiaya Suami Hingga Meninggal, Diduga Karena Main TikTok

Terbakar cemburu seorang suami tega menganiaya istrinya hingga akhrnya meninggal dunia, diduga dipicu main TikTok.

Impor RI Meningkat, Sebagian Besar dari China

Sebagian besar dari impor tersebut berasal dari China yakni senilai US$4,44 miliar atau setara dengan Rp63 triliun (asumsi kurs Rp14.200).

Bisa Jadi Saingan Deddy Corbuzier, Ini Pekerjaan Baru Novel Baswedan

Novel Baswedan menyatakan akan tetap melakukan kampanye antikorupsi setelah tidak lagi duduk di KPK. Ia akan melanjutkan perjuangannya di Youtube.

Suara Azan di Jakarta Disorot Media Asing, Bagaimana Aturannya di Arab?

Pemerintah Arab Saudi pun membuat aturan terkait pengeras suara (external loudspeaker) di luar masjid agar tidak mengganggu, baik itu kepada rumah-rumah sekitar, pasien, lansia, hingga anak-anak.

Warga Negara Asing Jadi Donatur Sekaligus Mentor Pinjol Ilegal

Aparat Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memburu seorang WNA berinisial Zj yang berperan sebagai pemodal pinjol.

Susur Sungai, Puluhan Siswa MTs di Ciamis Tenggelam, Begini Nasibnya

Sejumlah siswa MTs tenggelam saat mengikuti kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis,