Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) A Semarang, Iwan Hermawan, saat melakukan penandatangan pencanangan zona integritas di kantornya, Jumat (26/9/2019). (Semarangpos.com-Humas Bea dan Cukai Semarang)

Solopos.com, SEMARANG — Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) A Semarang mencanangkan pembangunan zona integritas menuju menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

Pencanangan itu dilakukan demi mewujudkan good governance yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Pencanangan zona integritas itu dipimpin langsung Kepala KPPBC TMP A Semarang, Iwan Hermawan, di kantornya, Jl. Arteri Yos Sudarso No.17, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (26/9/2019).

Dalam deklarasi itu hadir pula Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Kanwil DJBC Jateng, D.I. Yogyakarta, KPPBC TMP Tanjung Emas, Ombudsman RI Perwakilan Jateng, dan lain-lain.

“Seluruh jajaran KPPBC TMP A Semarang dengan ini berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan dan pengawasan dengan baik, bersih serta bebas dari KKN," ujar Iwan dalam keterangan resmi.

Dengan pencanangan zona integritas tersebut, diharapkan pelayanan KPPBC TMP A Semarang menjadi lebih cepat, tepat, dan profesional. Apalagi jika mendapat dukungan dari seluruh stakeholder dalam melakukan pengawasan terhadap proses internalisasi zona integritas tersebut.

“Sehingga kami harapkan seluruh strategi yang dijalankan dapat menghasilkan sasaran pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN. Selain itu juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik Bea Cukai semakin baik,” imbuh Iwan.

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jateng, Siti Farida, mengatakan zona integritas merupakan terobosan yang diharapkan mamp mengisi tiga hal, yakni peningkatan kapasitas dan akuntabilitas kelembagaan, tata kelola pemerintahan yang baik, dan pelayanan publik.

"Jadi itulah makna dari zona integritas. Menjadikan pelayanan publik semakin baik, bebas korupsi, dan kelembagaan yang transparan,” ujar Siti.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten