Wuihhh, Warga Sragen Barter Mobil dengan 1 Pot Monstera Marmorata

Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max.

 Eko Duta Flora (kanan) melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max dengan tanaman monstera marmorata senilai Rp85 juta per pohon belum lama ini. (Istimewa/Eko Duta Flora)

SOLOPOS.COM - Eko Duta Flora (kanan) melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max dengan tanaman monstera marmorata senilai Rp85 juta per pohon belum lama ini. (Istimewa/Eko Duta Flora)

Solopos.com, SRAGEN — Seorang pencinta tanaman hias asal Wonotolo, Gondang, Sragen, Eko Duta Flora, berani melakukan barter mobil Daihatsu Grand Max pemakaian 2013 dengan satu pot tanaman monstera marmorata atau sejenis sirih senilai Rp85 juta.

Bisnis tanaman hias memang menggiurkan bagi mereka yang memiliki nyali untuk mengembangkan tanaman kelas sultan. Eko menukarkan mobil Daihatsu Grand Max buatan 2012 itu dengan tanaman monstera marmorata dua daun pada bulan lalu.

Eko mengungkap motivasinya melakukan transaksi itu dalam bisnis tanaman hias saat berbincang dengan Solopos.com di sela-sela pertemuan Komunitas Pecinta Tanaman Hias Puspo Arum Sragen yang bertempat di Rumah Makan Ramayana Sragen, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga: Milad ke-109, Muhammadiyah Sragen Fokus 3 Program Unggulan

“Saya ini masih berlajar karena saya mulai mengeluti bisnis tanaman hias ini mulai Februari 2021 lalu. Sebelumnya saya bisnis asesoris ponsel dan distro. Setelah mendapat informasi dari teman-teman tentang perputaran uang yang menjanjikan dalam bisnis tanaman hias, maka saya memutuskan untuk berkecimpung di duni atanaman hias. Nominal itu bisa besar dan tergantung jenis tanaman yang dimainkan,” katanya.

Dia mengaku menukarkan mobil Daihatsu Grand Max dengan monstera marmorata itu untuk dibudidayakan, yakni bertani tanaman hias. Saat tanaman menjadi tren dan bisa memiliki banyak tanaman, kata dia, masa saat itulah panen yang sesungguhnya.

Baca Juga: Gunung Gandu & Siwur Emas, Destinasi Wisata Baru di Pilangsari Sragen

“Di rumah ada sejumlah tanaman yang harganya bervariatif mulai Rp35 juta sampai Rp70 juta,” katanya.

Selama ini, Eko masih melayani konsumen lokal meskipun tanaman hias yang dijualnya bernilai puluhan juta rupiah. Dia mengatakan konsumennya berasal dari kota-kota di Jawa, seperti Kediri dan kota lainnya.

Dia menyebut tanaman sejenis senthe banyak diburu pecinta tanaman hias dari Thailand sehingga sekarang tanaman itu baru ngetren dan harganya tinggi.

Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Koperasi Simpan Pinjam Makin Dibutuhkan, Gagal Bayar Harus Dicegah

Kini koperasi simpan pinjam makin dibutuhkan masyarakat. Seiring dengan itu sistem pengawasan yang makin ketat dibutuhkan demi mencegah gagal bayar.

2 Pekan Setelah Nataru, Solo Kembali Catat Tambahan Kasus Baru Covid-19

Pemkot Solo kembali mencatat tambahan kasus baru Covid-19 dua pekan setelah libur Nataru, masing-masing dua kasus pada Minggu dan satu kasus pada Senin.

Lagi, Polres Karanganyar Razia Knalpot Brong di Tawangmangu, 15 Keciduk

Polres Karanganyar menggencarkan razia sepeda motor dengan knalpot brong di kawasan wisata, terutama Tawangmangu.

Colek dan Pukul Biduanita lalu Kabur, Bento Kalikotes Dinilai Pengecut

Perwakilan paguyuban seniman dan seniwati Klaten (Sekaten) mengatakan Bento Kalikotes pengecut karena menghilang setelah melecehkan dan memukul biduanita saat hajatan.

Asal Mula Nama Pertapaan Bancolono Tawangmangu Petilasan Brawijaya V

Ini asal mula nama Pertapaan Bancolono, Tawangmangu, Karanganyar yang merupakan petilasan Brawijaya V.

Penyuntikan Vaksin Booster di Sragen Dimulai Besok, Ini Syaratnya

Dinkes Sragen hingga Senin (17/1/2022) sore masih mengambil stok vaksin untuk booster di Semarang. Ada tiga jenis vaksin yang disiapkan untuk penyuntikan vaksin booster besok.

15 Hari 763 Kendaraan Kena Tilang ETLE di Sukoharjo, Ini Pelanggarannya

Kamera ETLE akan ditambah di sejumlah wilayah di Sukoharjo, diharapkan melalui langkah tersebut tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin meningkat.

Proyek Hall di Pedaringan Solo Ternyata Sudah Ditawarkan ke Investor

Gedung Solo Convention and Exhibition (SCE) berkapasitas belasan ribu orang yang akan dibangun di Pedaringan, Jebres, Solo, sudah ditawarkan kepada investor.

Diduga Karena Tungku Belum Padam, Dapur Warga Karanganyar Kebakaran

Dapur warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar kebakaran pada Minggu (16/1/2022). Penyebabnya diduga karena tungku belum padam.

Wedang Ronde Porsi Jumbo di Sukoharjo, Murah dan Menghangatkan

Wedang ronde porsi jumbo dengan harga murah dan segar dapat dibeli di warung milik pria asal Sukoharjo.

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.