Wuihhh...Uang Elektronik Makin Digandrungi

JAKARTA: Jumlah transaksi uang elektronik atau electronic money mencetak rekor baru pada akhir Maret 2012 mencapai  6,99 juta, melampaui bulan sebelumnya, yakni 5,73 juta transaksi.  Secara akumulasi, jumlah transaksi periode Januari—Maret 2012 tercatat 17,26 juta dengan nilai Rp324,79 miliar.

Salah satu yang mendorong peningkatan e-money adalah kinerja e-toll card, kartu prabayar untuk jalan tol yang merupakan proyek kerja sama  antara PT Bank Mandiri Tbk dengan PT Jasa Marga Tbk.

Budi Gunadi Sadikin, Direktur Bank Mandiri, mengklaim jumlah transaksi e-toll card telah mencapai 4,8 juta per bulan dengan jumlah kartu yang beredar di masyarakat sebanyak 693.000 unit pada akhir Maret 2012.

Dengan kinerja tersebut, maka bank terbesar di Indonesia tersebut telah mendominasi hampir 70% dari total transaksi e-money yang diterbitkan oleh 11 entitas yang terdiri atas lembaga keuangan dan non lembaga keuangan.

Peningkatan kinerja industri ini telah mengikis rasio e-money yang beredar dengan total transaksi perbulan. Dengan jumlah e-money yang diterbitkan sekitar 15,64 juta unit maka ada rasio sekitar 2:1, yakni dari dua e-money yang beredar di masyarakat hanya satu yang digunakan rutin setiap bulannya.

Hal tersebut lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya yang tercatat rasio 3:1 bahkan 4:1. Salah satu penyebab banyak e-money yang tidak digunakan adalah oleh masyarakat, adalah belum terjalinnya interkoneksi antar penerbit.

Hingga akhir Maret 2012 tercatat ada sebelas penerbit e-money yang terdiri dari enam bank dan lima non bank. Enam bank tersebut adalah Bank DKI, Bank Mandiri, BCA, Bank Mega, BNI dan BRI.

Adapun perusahaan non bank yang menerbitkan e-money adalah PT Telekomunikasi Indonesia beserta anak usaha PT Telekomunikasi Seluler, PT Skye Sab Indonesia, PT Indosat dan PT XL Axiata.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho