Wow! Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, memberikan keterangan kepada wartawan terkait adanya satu pasien positif Covid-19 di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (31/3/2020). (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, SEMARANG – Kabar Gembira. Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) tergolong tinggi. Bahkan, tingkat kesembuhan atau recovery rate Covid-19 di Salatiga tercatat yang paling tinggi se-Jateng.

Dikuti dari laman Internet resmi Pemprov Jateng di corona.jatengprov.go.id, Senin (1/3/2021), total kasus Covid-19 di Salatiga saat ini mencapai 1.431 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 1.355 orang dinyatakan telah sembuh atau tingkat kesembuhan mencapai 94,68%.

Sementaraitu di posisi kedua ditempati Kabupaten Blora dengan recovery rate mencapai 94,13%, dan Kabupaten Temanggung di urutan ketiga dengan persentase 94,08%.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, tak ingin buru-buru senang. Ia menilai tingginya angka kesembuhan itu bukan jaminan suatu daerah berhasil dalam menghadapi wabah Covid-19 Salatiga.

Menurut Yuliyanto, yang terpenting saat ini adalah upaya penerapan protokol kesehatan dari  masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19. “Kami berpegangan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan prinsip itu, maka kedisiplinan protokol kesehatan wajib terus dilakukan,” ujar Yuliyanto, Senin.

Siapkan Sayembara

Yuliyanto mengaku saat ini tengah berencana menggelar sayembara kedisiplinan warga dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19 di Salatiga.

“Kelurahan itu kan awalnya dari Satgas Tingkat RW. Jadi kita mulai dari elemen terkecil di lingkungan. Nanti ada hadiah yang lumayan, puluhan juta untuk wilayah pemenang,” tegasnya.

Indikator penilaian lomba tersebut, lanjut Yuliyanto antara lain wilayah dengan pasien positif Covid-19 tersedikit. Kemudian isolasi mandiri tersedikit, pelanggar protokol kesehatan tersedikit, serta keaktifan perangkat dalam melakukan sosialisasi.

“Nanti penilaian dilakukan selama tiga bulan. Harapannya, nanti saat mulai tahun ajaran baru, Salatiga sudah zona hijau sehingga pembelajaran tatap muka bisa dilakukan. Saat ini sedang tahap sosialisasi,” kata Yuliyanto.

Sementara itu berdasarkan data corona.salatiga.go.id, hingga kini jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Salatiga telah mencapai 2.503 orang. Perinciannya, kasus sembuh mencapai 2.357 orang, kasus aktif 74 orang, dan kasus kematian mencapai 72 orang.

 

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom