Wafi Aulia Tsabitah. (Istimewa-Dok. ABBS Solo)

Solopos.com, SOLO — Siswi SMA Al Abidin Bilingual Boarding School (ABBS) Solo, Wafi Aulia Tsabitah, Rabu (9/10/2019) pagi ini memimpin rapat internal di Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Swedia untuk Indonesia, di Jakarta.

Wafi menggantikan posisi Duta Besar Swedia, Marina Berg, untuk membahas agenda-agenda kerja harian di kantor kedutaan yang berada di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, tersebut.

Sebelum menggelar rapat internal, Wafi juga mengikuti morning meeting (rapat pagi) bersama pejabat kedutaan Swedia, Hungaria, Austria, dan UN Council.

Kepada solopos.com sebelum morning meeting, Wafi Aulia Tsabitah mengungkapkan dirinya sangat bangga menjadi wakil Solo di sebuah institusi internasional.

Terlebih, posisinya bukan hanya sebagai pemantau rapat, namun sebagai pemimpin.

“Saya bangga sekali karena tidak semua siswa mendapat kesempatan seperti ini,” ujar siswa kelas XII ini.

“Rasanya juga seperti mimpi karena saya bisa merasakan tugas sebagai seorang duta besar,” tambah siswi kelahiran Juli 2002 ini.

Dalam tugasnya sebagai duta besar sehari, Wafi juga akan melakukan kunjungan ke sejumlah instansi di Jakarta dengan fasilitas sebagai duta besar.

“Saya berangkat dari rumah duta desar Swedia bersama ibu duta besarnya dan pulangnya juga diantar kembali bersama beliau. Selanjutnya saya pulang ke hotel tempat saya menginap,” kata dia.

Wafi adalah satu dari 5 siswa di Indonesia yang lolos dalam seleksi yang dilakukan Plan International, dalam rangka emansipasi perempuan dan anak. Siswa asal Bengkulu ini menyingkirkan 506 siswa pendaftar lain yang berasal dari seluruh Indonesia.

Dalam program tersebut, kelima siswa termasuk Wafi, bertugas menjadi pemimpin selama sehari pada hari Rabu di kantor-kantor pemerintah pusat di Jakarta.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten