Kategori: Arena

Wow, Siswa MIN 2 Sukoharjo Juggling Bola 1.216 Kali dalam 10 Menit!


Solopos.com/Chrisna Chaniscara

Solopos.com, SOLO — SMP Muhammadiyah 1 Solo (Simpon) menggelar lomba juggling untuk siswa SD dan sederajat di halaman sekolah setempat, Rabu (3/3/2021). Siswa MIN 2 Sukoharjo, Ramadhan Yudian Putra, keluar sebagai pemenang lomba juggling bola setelah mampu juggling 1.216 kali dalam waktu 10 menit 58 detik.

Ditilik dari ensiklopedia online Wikipedia, juggling dimaknai sebagai sebuah kemampuan fisik, yang ditampilkan oleh seorang juggler. Kemamuan ini melibatkan manipulasi objek untuk rekreasi, hiburan, seni, atau olahraga.

Bentuk paling umum dikenal dari juggling adalah toss juggling. Juggling merupakan manipulasi satu objek atau beberapa objek pada waktu yang sama, menggunakan satu tangan atau lebih.

Baca Juga: Ini Keunggulan Bengalore Penyebab Elon Musk Bikin Pabrik Tesla di India

Juggler sering kali menyebut objek-objek yang mereka pakai dengan sebutan props. Props paling umum adalah bola, klub, atau cincin. Untuk bola umum pula dilakukan dengan kaki.

Unggul Jauh

Catatan Ramadhan dalam juggling sebuah bola dalam lomba di Simpon meninggalkan jauh juara kedua, Rayhan Haneng Putra dari SD Islam Diponegoro Solo. Rayhan mencatat 482 kali juggling bola dalam waktu 4 menit 12 detik.

Adapun juara ketiga diraih siswa SDIT Al Hadi, Karanganyar, Rayhan Fadhil Aska. Ia melakukan juggling bola hingga 112 kali dalam waktu 1 menit 2 detik.

Baca Juga: Landainya Kasus Covid-19 Bikin Tesla Makin Yakin Bikin Pabrik di India

Panitia kegiatan, Masudin, mengatakan lomba juggling yang digelar Rabu merupakan babak final. Sebelumnya panitia menggelar lomba juggling secara virtual yang diikuti 20 siswa SD dan sederajat.

“Dari 20 video peserta, kami memilih lima terbaik yang bertarung secara offline di final. Akhirnya Ramadhan Yudian yang keluar sebagai juara,” ujar Masudin kepada Solopos.com, Rabu.

Masudin mengatakan ajang juggling itu merupakan bagian lomba gelar potensi siswa Soloraya yang dihelat SMP Simpon. “Kami ingin memberi kesempatan siswa SD yang punya bakat agar tetap mengasah kemampuan meski dalam keadaan pandemi Covid-19.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Share

Berita Terkini