Wow, Pebisnis Ini Sedekah Perusahaan kepada Ustaz Yusuf Mansur

Ia menyedekahkan perusahaan miliknya PT Veritra Sentosa Internasional (VSI) untuk Pondok Pesantren Darul Quran melalui Yusuf Mansur

 Pengusaha Febrian Agung (kiri) menyedekahkan perusahannya, PT VSI kepada Ustaz Yusuf Mansur. (Thayyibah Channel)

SOLOPOS.COM - Pengusaha Febrian Agung (kiri) menyedekahkan perusahannya, PT VSI kepada Ustaz Yusuf Mansur. (Thayyibah Channel)

Solopos.com, JAKARTA — Konsep keajaiban sedekah yang diusung Ustaz Yusuf Mansur menggema di Tanah Air sejak lebih dari 10 tahun silam.

Banyak yang menyedekahkan barang milik demi mendapatkan keberkahan hidup, termasuk kemudahan mendapatkan rezeki. Ada yang menyedekahkan perhiasan, sepeda motor, mobil hingga rumah.

PromosiGEID, SDGs Desa, dan BUM Desa untuk Kebangkitan Indonesia

Namun Febrian Agung berbeda. Ia menyedekahkan perusahaan miliknya PT Veritra Sentosa Internasional (VSI) untuk Pondok Pesantren Darul Quran melalui Yusuf Mansur.

Belakangan perusahaan tersebut dikembangkan Yusuf Mansur dengan branding Paytren. Paytren adalah aplikasi digital yang dapat digunakan sebagai sarana membayar berbagai tagihan mulai rekening listrik, PDAM, pulsa dan lain-lain.

Baca Juga: Kena Sanksi OJK, Yusuf Mansur Ubah Patungan Usaha Jadi Paytren

“Awalnya itu tahun 2013, saya punya link beliau (Yusuf Mansur) juga punya link. Diskusi dengan beliau, deal langsung dibikin,” ujar Febrian saat diwawancarai wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama dan dikutip Solopos.com, Selasa (18/1/2022).

Pada tahun itu Febrian sudah mempunyai banyak karyawan di bidang informasi teknologi (IT) serta kantor dan peralatan. Karenanya tidak sulit untuk memulai kerja sama.

“Saya berpikir staf sudah ada, kapabel di bidangnya, kantor sudah ada, server juga sudah ada sehingga bisa langsung jalan,” kata pengusaha muda asal Kota Bandung, Jawa Barat itu.

Baca Juga: Akhirnya, Paytren Yusuf Mansyur Kantongi Izin OJK

Febrian menjelaskan, di awal bisnisnya dirinya menjabat sebagai Komisaris Utama di PT VSI sedangkan Yusuf Mansur bertindak sebagai Direktur Utama. Ia mengakui, Yusuf Mansur yang banyak terjun ke lapangan.

Bisnis di PT VSI itu awalnya menjual produk secara digital. Aneka produk ia jual melalui PT VSI antara lain Habspro yang dipakai untuk mengobati berbagai penyakit.

Seiring waktu, pada 2015 ia diminta Yusuf Mansur untuk menyedekahkan PT VSI kepada dai kondang tersebut.

“Tahun 2015 diminta untuk menyedekahkan. Kenapa sedekah semua? Ya pengin sedekah aja karena Allah. Kan Allah berkata fa amma bini’mati rabbika fahadits,” katanya.

Namun belakangan ia merasa kecewa karena tidak teliti. Niat awal dirinya menyedekahkan PT VSI itu adalah untuk keperluan Ponpes Darul Quran yang diasuh Yusuf Mansur.

Baca Juga: Bisnis Paytren Yusuf Mansyur Dapat Sertifikat Syariah dari MUI

“Akadnya kan sedekahkan 100% untuk Daarul Quran, harusnya ke Daarul Quran. Wallahu a’lam saya tidak tahu diatasnamakan siapa setelah itu. Dana Paytren ternyata dipakai untuk….(tidak melanjutkan). Tapi sedihnya di situ. Kenapa tidak dipakai untuk pengembangan pesantren. Mungkin beliau berpikir dengan pengembangan seperti itu mau dapat yang lebih banyak, siapa tahu?” tuturnya.

Berdasarkan kabar yang beredar, kini Paytren sedang terpuruk. Setelah melejit pada tahun 2017, bisnis Paytren mengalami masa suram. Sejumlah karyawan berencana menggugat karena belum mendapat gaji.

“Saya sekarang sedang dirumahkan. Ada banyak yang dirumahkan sampai bikin grup di WA. Saya pasti nuntut, gaji saya belum dibayar. Sudah pengaduan ke Disnaker, sudah bipartit. Tapi ya begitu,” kata salah satu karyawan PT VSI, Isaf kepada Sudarso Arief Bakuama.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengundang Bencana di Tanah Bencana

+ PLUS Mengundang Bencana di Tanah Bencana

Ekspansi industri dan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir Kota Semarang hingga Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, menicayakan krisis lingkungan berupa tanah ambles dan banjir atau rob.

Berita Terkini

Andika Perkasa Muncul dalam Bursa Capres NasDem

Nama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Rahmat Gobel masuk dalam bursa capres Partai NasDem.

Profil Ketua MK Anwar Usman, Adik Ipar Baru Presiden Jokowi

Ketua MK Anwar Usman resmi menjadi adik ipar Presiden Jokowi setelah menikahi Idayati di Solo, Kamis (26/5/2022).

Memprihatinkan, Belum Banyak Mahasiswa Hukum Baca Putusan Peradilan

Cukup memprihatinkan, mahasiswa Fakultas Hukum saat ini tidak tertarik untuk membaca putusan-putusan hukum semisal putusan MK terkait dengan persoalan KPK.

Mengundang Bencana di Tanah Bencana

Ekspansi industri dan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir Kota Semarang hingga Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, menicayakan krisis lingkungan berupa tanah ambles dan banjir atau rob.

Temui Presiden dalam GPDRR di Bali, Save The Children Suarakan Aspirasi

Presiden Joko Widodo menyambangi Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) sebagai bagian dari Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.

Nikahi Adik Jokowi, Ketua MK Anwar Usman Pernah Main Film, Ini Judulnya

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman yang menikahi adik Jokowi, Idayati, ternyata pernah bermain film. Apa judulnya?

Kembalinya Sentralisasi

Penunjukan dan pengangkatan para penjabat kepala daerah pada 2022 dan 2023 dengan masa jabatan setahun hingga lebih dari dua tahun sama saja dengan mengembalikan sentralisasi pemerintahan.

Nikahi Adik Jokowi, Ketua MK Anwar Usman Pernah Jadi Guru Honorer

Nikahi adik Jokowi, Idayati, ternyata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, ternyata pernah menjadi guru honorer.

Biodata Anwar Usman, Ketua MK yang Nikahi Adik Jokowi Hari Ini

Ini dia biodata atau profil dari Anwar Usman, Ketua MK yang menikahi adik Jokowi, Idayati hari ini, Kamis, 26 Mei 2022.

Dinilai Berhasil Kendalikan Covid-19, Indonesia Dapat Pujian dari PBB

Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) memuji Indonesia yang dinilai berhasil mengendalikan Covid-19 sehingga perhelatan forum Platform Global Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) 2022.

Kisah Nokia yang Hilang dan DPD yang Merasa Dibedakan

Saat Apple membukukan keuntungan US$123,9 miliar atau setara Rp1,779 triliun per Desember 2021, Nokia justru mulai dilupakan.

Sejarah Hari Ini: 26 Mei 1889 Menara Eiffel Dinaiki Pengunjung

Beragam peristiwa bersejarah di berbagai belahan dunia terjadi dari tahun ke tahun pada 26 Mei.

Ada Beasiswa S2 di China dari Luhut dan LPDP, Begini Persyaratannya

Untuk teknis pelaksanaan program beasiswa tersebut, Menteri Luhut bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Penembakan Massal di Texas, 14 Siswa dan Seorang Guru Terbunuh

Penembak yang baru berusia 18 tahun tewas oleh polisi yang merespons kejadian penembakan massal itu.

Subsidi Minyak Goreng Dicabut, Ini Yang Jadi Acuan Ekspor

Program penyediaan minyak goreng curah bersubsidi yang dikoordinasikan oleh Kemenperin akan berhenti pelaksanaannya pada 31 Mei 2022.