Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

 Ilustrasi pemilihan kepala desa atau pilkades. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemilihan kepala desa atau pilkades. (Solopos-Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, SRAGEN—Setelah pendaftaran  calon kepala desa (kades) ditutup pada Senin (8/8/2022) pukul 16.00 WIB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sragen mendapatkan laporan ada 56 orang calon kades yang akan maju dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 25 Oktober 2022 mendatang.

Dari puluhan bakal calon kades itu ternyata sebanyak 18 orang di antara merupakan pasangan suami-istri.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Kabid Penataan dan Pembinaan Administrasi DPMD Sragen, Supriyadi, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (9/8/2022), menyampaikan calon kades suami-istri diketahui berada di sembilan desa.

Dia menyebut enam desa di antaranya murni hanya ada dua calon, yakni petahana melawan istrinya. Enam desa itu terdiri atas Desa Keden Kalijambe, Sumberejo Mondokan, Gedongan Plupuh, Jambanan Sidoharjo, Plosokerep Gondang, dan Dawung Jenar.

Baca Juga: Mendes PDTT Wacanakan Masa Kerja Kades Jadi 9 Tahun

Supriyadi masih menemukan petahana dan istrinya maju bersama dalam Pilkades bersama bakal calon kades lainnya di tiga desa, yakni Desa Sidokerto Plupuh, Denanyar Tangen, dan Jirapan Masaran.

“Ya, total ada 56 orang calon kades. Sebanyak 15 orang di antaranya merupakan incumbent yang rata-rata sudah menjabat 1-2 periode. Ada yang sudah tiga periode ini tetapi tidak hafal. Di enam desa itu karena tidak ada lawannya maka istri petahana menjadi lawan dalam pilkades mendatang,” kata Supriyadi.

Dia menerangkan khusus di tiga desa, Denanyar, Sidokerto, dan Jirapan itu istri petahana ikut berkompetisi dengan calon lainnya karena di Denanyar itu ada empat bakal calon, sedangkan di Sidokerto dan Jirapan masing-masing ada tiga bakal calon. Seperti di Jirapan Masaran, pasangan suami-istri (Sindu Praptono dan Tri Nurohmawati) berkompetisi bersama bayan Setyo Widodo.

Di Desa Sidokerto, Plupuh, ada tiga bakal calon kades yang semuanya berasal dari lingkungan satu RT, yakni RT 003, Dukuh Pencol, Sidokerto.

Baca Juga: Inilah Daftar 19 Desa di Sragen yang akan Menggelar Pilkades

Tiga calon kades itu terdiri atas petahana Untung, istri petahana Anna Isnawati, dan pegawai swasta Heru Budiyanto. Sementara di Denanyar Tangen, petahana Ruboko dilawan istrinya Karsih dan dua orang calon, yakni Wartono dan Iskandar.

Camat Plupuh, Edy Purwanto, menerangkan ada pasangan sumi-istri yang maju dalam pilkades di Gedongan dan Sidokerto, Plupuh. Di dua desa itu, kata dia, incumbent juga masih maju karena baru satu periode menjabat. “Seperti di Gedongan itu calonnya suami dan istri karena tidak ada calon lain,” katanya.

Berikut daftar nama bakal calon suami-istri di 9 desa di Sragen yang ikut Pilkades 2022

Daftar Bakal Calon Kades Suami-Istri di Sragen

No       Desa/Kecamatan                                         Nama Bakal Cakades

1          Keden, Kalijambe                                       Supriyanto (petahana)

Rina Susianti (istri petahana)

2          Sumberejo, Mondokan                            Sentot Nugroho (petahana)

Ririn Ismaya (istri petahana)

3          Gedongan, Plupuh                                    Maryanto (petahana)

Ngatmini (istri petahana)

4          Jambanan, Sidoharjo                               Sugino (petahana)

Miyati (istri petahana)

5          Plosokerep, Gondang                                Sukamto (petahana)

Endah Hari Isnawati (istri petahana)

6          Dawung, Jenar                                           Aris Sudaryanto (petahana)

Sutarni (istri petahana)

7          Sidokerto, Plupuh                                      Untung (petahana)

Anna Isnawati (istri petahana)

Heru Budiyanto

8          Denanyar, Tangen                                      Ruboko (petahana)

Karsih (istri petahana)

Wartono

Iskandar

9          Jirapan, Masaran                                         Sindu Praptono (petahana)

Tri Nurohmawati (istri petahana)

Setyo Widodo (bayan)

Sumber: DPMD Sragen (trh)

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Dukung Pilkades di 15 Desa, Pemkab Wonogiri Siapkan Anggaran Rp262,5 Juta

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyiapkan anggaran senilai Rp262,5 juta guna mendukung pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades).

      Pendaftaran Ditutup, 229 Orang Minat jadi Panwascam di Karanganyar

      Minat masyarakat untuk mendaftar sebagai panitia pengawas kecamatan di Karanganyar tinggi. Keterwakilan perempuan pun terpenuhi.

      Duh! 75% Wilayah di Kecamatan Banyudono Boyolali Rawan Banjir

      Sebanyak 75% wilayah di Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali masuk dalam lokasi rawan banjir.

      Catat Ya! Grebeg Mulud - Kirab Gunungan Sekaten Solo Digelar Sabtu 8 Oktober

      Grebeg Mulud dengan kirab gunungan Sekaten dari Keraton Solo menuju Masjid Agung akan dilangsungkan pada Sabtu (8/10/2022).

      Dipuji Iriana Jokowi, Ini Sejarah Lahirnya Batik Kliwonan Sragen

      Kemunculan perajin batik di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Sragen dimulai di tahun 1990-an. Kemudian menyebar ke Desa Pilang.

      Kiai Mojo, Panglima Perang Andalan Pangeran Diponegoro yang Diasingkan

      Nama Kiai Mojo memang sudah tidak asing di Solo. Walau makamnya berada di Minahasa, Sulawesi Utara, Kiai Mojo sejatinya punya ikatan kuat dengan Kota Solo.

      Cerita Yayasan Pendidikan di Boyolali 33 Tahun Mengurusi Difabel hingga Mandiri

      Yayasan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPALB) di Cepogo, Boyolali, berulang tahun ke-33.

      Tahu Bikinan Warga Manyaran Wonogiri Ini Dipasarkan hingga Jakarta dan Lampung

      Suparti, warga Desa Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri memproduksi tahu sejak puluhan tahun lalu.

      Libatkan Mahasiswa, UNS Solo Bentuk Panitia Penjaringan Calon Rektor 2023-2028

      Majelis Wali Amanah UNS Solo meluncurkan pembentukan panitia penjaringan dan penyaringan calon rektor periode 2023-2028.

      Evaluasi Penutupan Jembatan Mojo Sukoharjo: Hindari Lintasan Simpang Telukan

      Lalu lintas terpantau ramai lancar pada hari kedua penutupan Jembatan Mojo Sukoharjo

      Aset PT BPR Bank Sukoharjo Tumbuh Melesat, Lebih dari Rp43 Miliar dalam 4 Tahun

      Aset PT BPR Bank Sukoharjo tumbuh melesat selama empat tahun periode 2017-2021

      Jurug Solo Macet Lagi, Antrean Kendaraan Capai 1,2 Km hingga Koramil Jebres

      Arus lalu lintas di Jl Ir Sutami kawasan Jurug, Solo, macet dengan antrean kendaraan mengular sampai Koramil Jebres yang berjarak kurang lebih 1,2 km.

      Kafe Black Arion Ditutup, Manajemen Merasa Dirugikan Kades Gedongan Colomadu

      Pihak manajemen Kafe Black Arion menyebut Kades Gedongan sudah tahu tanahnya akan didirikan kafe, bukan restoran. Sementara Kades membantah.

      PT BPR Bank Sukoharjo Naikkan Plafon Kredit UMKM, Capai Rp50 Juta per Orang

      PT BPR Bank Sukoharjo meningkatkan plafon pinjaman bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga 100% untuk perorangan maupun kelompok.

      "Kiamat" di Inggris dan Harta Karun Aspal Alam dari Indonesia

      Penurunan nilai poundsterling hingga level terendah dan meningkatnya inflasi pada saat ini menandakan Inggris sudah berada di ambang resesi kembali. Sebagai negara maju, Inggris seakan tak punya daya untuk menghindar dari jurang resesi.