Wonogiri Siapkan Rp5,4 Miliar untuk Bansos BBM, Penyaluran Mulai Oktober 2022

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mengalokasikan anggaran senilai Rp5,4 miliar untuk mendukung bantuan sosial (bansos).

 ilustrasi bantuan sosial tunai. (Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - ilustrasi bantuan sosial tunai. (Solopos/Dok)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mengalokasikan anggaran senilai Rp5,4 miliar untuk mendukung bantuan sosial (bansos). Anggaran itu bersumber dari 2% Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Wonogiri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Haryono, mengatakan bantuan sosial senilai Rp5,4 miliar tersebut tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) sebagai pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Sebagian dari alokasi anggaran itu akan digunakan mendukung kegiatan padat karya yang menunjang sektor pertanian dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Anggaran senilai Rp3,4 miliar digunakan BLT BBM. Sedangkan, anggaran senilai Rp2 miliar untuk kegiatan padat karya. Penyaluran bansos menunggu Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Wonogiri 2022 selesai dievaluasi Gubernur Jawa Tengah.

“Iya jadi bansos yang bersumber dari 2% DAU itu tidak semuanya dalam bentuk BLT. Dari Rp5,4 miliar itu Rp3,4 miliar untuk BLT BBM dan Rp2 miliar untuk kegiatan padat karya penunjang sektor pertanian dan UMKM. Di sektor pertanian, pembangunan infrastruktur jalan usaha tani senilai Rp1,47 miliar. Sisanya, untuk UMKM dan perbaikan infrastruktur pasar,” kata Haryono saat ditemui Solopos.com di Kantor DPRD Wonogiri, Senin (19/9/2022).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Wonogiri, Kurnia Listiyarini, menyampaikan penerima BLT BBM yang bersumber dari 2% DAU akan ditujukan para pekerja di sektor transportasi, nelayan, dan UMKM. Nominal BLT BBM yang diberikan senilai Rp200.000/bulan selama tiga bulan. Total BLT BBM yang diberikan senilai Rp600.000/keluarga penerima manfaat (KPM).

Baca Juga: Harga BBM Naik, DPRD Wonogiri: Berpotensi Naikkan Angka Kemiskinan

“BLT senilai Rp3,4 miliar itu nanti diperuntukkan kepada pengemudi ojek online, ojek manual, sopir dan kondektur angkutan umum, pelaku UMKM [pedagang kaki lima], dan nelayan. Sisanya, diberikan kepada KPM yang belum menerima BLT BBM dari pemerintah pusat,” kata Kurnia saat dihubungi Solopos.com via telepon WhatsApp (WA), Senin.

Penyaluran bansos tersebut ditargetkan mulai Oktober 2022. Saat ini, Pemkab Wonogiri sedang dalam proses pemadanan atau penyandingan data antara data yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan Pemkab Wonogiri. Sebab, Pemprov Jateng juga mengalokasikan anggaran 2% dari DAU provinsi untuk bansos.

“Ini masih proses pemadanan data agar tidak ada yang menerima double. Jadi data yang dimiliki Pemkab Wonogiri dan data Pemprov Jateng disandingkan. Sehingga nanti tidak ada KPM yang menerima bantuan ganda,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Wonogiri, Wahyu Widayati, memaparkan alokasi anggaran bansos untuk kegiatan padat karya penunjang UMKM senilai Rp530 juta. Nominal tersebut digunakan memperbaiki atau merenovasi bangunan di pasar, seperti perbaikan fasilitas mandi cuci kakus (MCK), saluran air, dan infrastruktur lain di pasar.

Baca Juga: Polres Wonogiri Peduli, Bagikan 50 Paket Sembako ke Driver Ojol-Sopir Angkuta

“Nominal sebesar itu akan digunakan merenovasi delapan pasar di Kabupaten Wonogiri,” kata Wahyu. 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Diresmikan 17 November, Utusan Presiden UEA Cek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

      Utusan dari Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu dekat akan datang mengecek progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Solo, sebelum diresmikan 17 November nanti.

      Lengkap dan Nyaman, Ini Daftar Hotel di Dekat Stasiun Gawok Sukoharjo

      Rincian hotel yang berada di dekat Stasiun Gawok, Sukoharjo.

      Omzet Anjlok, Pemilik Toko Dekat Jembatan Mojo Solo Ingin Proyek Cepat Kelar

      Kalangan pemilik toko di Jl Kyai Mojo mengeluhkan omzet turun drastis sejak Jembatan Mojo, Solo, ditutup untuk perbaikan, Senin (26/9/2022) lalu.

      Upaya Diversifikasi Pangan, DPRD Boyolali Dukung Selodoko Jadi Sentra Alpukat

      DPRD Boyolali mengapresiasi program diversifikasi pangan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, lewat penanaman alpukat kalibening.

      8 Tujuan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat oleh BUMDes Bersama di Wonogiri

      Kabupaten Wonogiri memiliki 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama hingga sekarang.

      Kaum Hawa Karanganyar Didorong Punya Konstribusi Nyata di Politik

      KPU dan Bawaslu Karanganyar mendorong perempuan di Bumi Intanpari mengambil lebih banyak peran dana dunia politik.

      Fraksi PDIP Perjuangkan Ada Anggaran dari APBD Solo 2023 untuk Masjid Sriwedari

      Fraksi PDIP DPRD Solo akan memperjuangkan agar ada alokasi anggaran untuk penyelesaian pembangunan Masjid Sriwedari pada APBD 2023.

      Cek! Cara Legal Beli BBM Bersubsidi Pakai Jeriken di Sragen

      Pembelian BBM bersubsidi menggunakan jeriken diperbolehkan untuk sejumlah kalangan dengan syarat tertentu. Cek di sini caranya.

      Soto Gunting Klaten, Pembeli Leluasa Potong Jeroan dan Daging sesuai Selera

      Soto Gunting Pak Randi menjadi salah satu menu soto yang terkenal di sepanjang jalan raya Solo-Jogja.

      Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Besok Masjid Agung Solo Adakan Salat Gaib

      Masjid Agung Solo akan mengadakan Salat Gaib berjamaah yang ditujukan bagi para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, setelah Salat Jumat, siang ini.

      Rest Area Candi Sukuh Karanganyar Mangkrak 3 Tahun

      Sejak selesai dibangun pada 2019, rest area di kawasan wisata Candi Sukuh, Karanganyar belum pernah digunakan. Padahal proyek pembangunannya menelan dana hingga Rp2 miliar.

      Wah, Ada Nama Anak FX Hadi Rudyatmo di Daftar Usulan Caleg DPRD Solo 2024

      Nama anak FX Hadi Rudyatmo, Rheo Fernandez, masuk bakal daftar caleg sementara DPRD Kota Solo 2024 dari hasil penjaringan PAC PDIP Jebres.

      BLT Sapu Jagat Belum Cair, Bupati Karanganyar Minta Warga Bersabar

      Bupati Karanganyar meminta warga bersabar menunggu pencairan BLT sapu jagat yang saat ini masih pendataan calon penerima. Menurutnya perlu kehati-hatian dalam pendataan agar tidak ada doble penerima.

      Kurang dari 24 Jam, Polres Sukoharjo Berhasil Tangkap Pembobol Rumah di Grogol

      Polres Sukoharjo berhasil menangkap pembobol rumah kosong di Perumahan Baiti Jannati, No. A 29, Pandeyan, Grogol, dalam waktu kurang dari 24 jam.

      Terus Bertambah, Kini Ada 181 Nama Warga Wonogiri yang Dicatut Parpol

      Kasus pencatutan nama warga Wonogiri sebagai anggota partai politik (parpol) terus bertambah.