Wonogiri Klaim Penularan Covid-19 Klaster Sempon dan Nakes Sudah Terputus, Kok Bisa?
IGD RSUD Wonogiri. (Rsudsoediranma.com)

Solopos.com,WONOGIRI -- Satuan Tugas atau Satgas Covid-19 Wonogiri memastikan mata rantai penularan Covid-19 dari klaster Sempon dan tenaga kesehatan atau nakses di RSUD Wonogiri telah terputus.

Kabar gembira itu disampaikan oleh Ketua Satgas Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo, kepada wartawan di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Kamis (6/8/2020).

Dia menjelaskan sampai saat ini seluruh spesimen dari klaster Sempon dan nakes sudah diuji laboratorium. Hasil tes swab seluruh orang terkait dua klaster terbesar di Wonogiri itu juga sudah keluar.

10 Berita Terpopuler: Megawati Mendadak Panggil Gibran ke Jakarta Siang Ini, Ada Apa?

Jumlah keseluruhan yang dites swab dari klaster Sempon sebanyak 224 orang. Dari jumlah tersebut 41 orang dinyatakan positif Covid-19. Namun, saat ini pasien sudah dalam keadaan sembuh. Artinya tak ada lagi penularan Covid-19 dari klaster ini.

Dari klaster nakes, menurut pria yang akrab disapa Jekek itu, ada 508 orang yang dites swab. Hasilnya, 79 orang dinyatakan positif Covid-19. Saat ini sebagian besar nakes sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Sementara itu, 41 pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri yang menjalani tes swab dinyatakan negatif semua.

Aneh! Pencuri Mobil BRI Solo Malah Senyam-Senyum Saat Kepergok Legislator Solo

Pasien Positif Sembuh Lebih Cepat

"Saat ini terjadi penularan yang cepat. Namun kesembuhan pasien juga cepat. Saat ini sudah ada 96 pasien yang dinyatakan sembuh," kata Jekek yang juga Bupati Wonogiri tersebut.

Jekek menerangkan kini Satgas Covid-19 Wonogiri tengah menunggu hasil 88 spesimen tes swab yang dikirim ke laboratorium. Puluhan uji swab tersebut bukan dari klaster Sempon maupun klaster nakes.

Pedagang Makanan Gonilan Sukoharjo Diduga Tertular Covid-19 dari Pembeli

Melainkan, tes swab dari klaster perjalanan warga atau perantau dari kota besar, khususnya kota yang dinyatakan zona merah penularan Covid-19.

"Kami lakukan tes acak terhadap pelaku perjalanan di 25 kecamatan. Hal ini sebagai antisipasi karena saat ini marak orang tanpa gejala. Upaya tracing terus kami lakukan," ungkap dia.

Satgas Covid-19 Wonogiri mencatat saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri sebanyak 137 orang. Sedangkan pasien sembuh hingga Kamis sebanyak 96 orang. Sementara, pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak lima orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom