Solopos.com, WONOGIRI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri bekerja sama dengan PT Pelangi Surya Persada (PSP) Jogja akan menyediakan jaringan internet yang bisa diakses warga Wonogiri hanya dengan biaya Rp25.000 per bulan.

Hal tersebut dilakukan untuk mengatasi wilayah yang tidak terjangkau oleh sinyal alias blank spot. 

Sales Director PT PSP, Cunduk Bagus Sudarwono mengatakan dengan harga Rp25.000 per bulan, warga Wonogiri sudah bisa mengakses internet dengan kecepatan rata-rata 1 mbps/device tanpa batasan kuota.

Selain itu, ia mengklaim nantinya seluruh wilayah Wonogiri akan terkaver layanan internet masyarakat (LIM).

Warga Wonogiri Segera Nikmati Jaringan Internet Tanpa Kuota Rp25.000/Bulan

Untuk dapat menikmati layanan internet tersebut, warga bisa mendapatkan voucher internet di toko atau tempat yang dikelola oleh badan usaha milik (BUM) desa mitra PT PSP.

Ranking Perguruan Tinggi Indonesia 2019 Versi Kemenristekdikti: UNS Naik UMS Anjlok

"Kami sudah mengetes dengan menggunakan unifi [alat pemancar sinyal] di salah satu wilayah blank spot di Bubakan, Girimarto. Tesnya dengan melakukan panggila video antara warga dengan Pak Edy Santoso [Wakil Bupati] saat sosialisasi tadi. Hasilnya bagus, hambatan-hambatan yang ada [seperti suara kurang jernih] bisa diatasi," ungkap Bagus dalam sosialisai LIM di kompleks Sekretariat Daerah (Setda), Wonogiri, Selasa (26/11/2019).

Pohon Berdaun Merah di Mojogedang Karanganyar Mendadak Viral

Pihaknya menargetkan layanan internet tanpa kuota ini dapat dimanfaatkan oleh warga Wonogiri pertengahan 2020 mendatang.

"Kami akan bekerja sama dengan seluruh BUM desa di Wonogiri. BUM desa akan berperan sebagai penyedia voucher. BUM desa akan mendapatkan Rp5.000 dari hasil penjualan setiap voucher," lanjutnya.

Kamera Iphone 11 Pro Max Kalah Sama Xiaomi

Dengan adanya layanan internet tanpa kuota tersebut, membuat warga daerah lainnya protes. Seperti komentar beberapa netizen berikut ini di Facebook.

Whatsapp Bikin Baterai Smartphone-mu Boros? Mungkin Ini Sebabnya

"Sukoharjo kapan iki?" tanya pengguna akun Jian GO.

"Lhaa trus solo kapan dapat giliran," tambah akun Cantika Formosa.

Tips Siapkan Anak Agar Tak Iri dengan Kehadiran Adik Baru

"Sragen lho kapan Sragen," protes Alifa Z. Nawangratri.

"Solo kok di salip Wonogiri ki piye," keluh Tri Joko.

Terkuak! Ini Rahasia Pijat Alat Vital Ala Mak Erot

Meski mendapat protes dari warga daerah lain, proyek tersebut mendapat pujian oleh netizen.

Seperti yang dikatakan oleh pengguna akun Facebook Gotho Pamungkas.

Harga Iphone 11 Resmi di Indonesia: Paling Mahal Rp27 Jutaan

"Mantap...iso video call kro Mbah Kakung tenan iki [Mantap, bisa panggilan video dengan Mbah Kakung ini]," ujar Gotho.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten