WISUDA SARJANA : UMS Luluskan 629 Mahasiswa FKIP

WISUDA SARJANA : UMS Luluskan 629 Mahasiswa FKIP

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (mahasiswastan.com)

Wisuda Sarjana digelar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (24/5/2015).

Solopos.com, SUKOHARJO-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar upacara wisuda 629 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) untuk periode II 2015 di kampus setempat yang terbagi menjadi dua gelombang, yakni Sabtu (23/5) dan Minggu (24/5). Acara dilangsungkan di Gedung Serba Guna (SGS) Kampus II UMS.

Sebanyak 629 wisudawan yang terdiri atas 142 laki-laki dan 487 perempuan tersebut berasal dari 11 program studi (prodi).

Menurut informasi yang diperoleh solopos.com, Sabtu, wisudawan terbaik FKIP UMS periode II 2015 dari masing-masing prodi, yaitu Ummi Khasanah dari Prodi Matematika dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,88; Henti Nurjanah dari Prodi PGSD dengan IPK 3,86; Alfi Wahyu Ningrum dari Prodi Bahasa Inggris dengan IPK 3.83; Setiawati Iriani dari Prodi PKn dengan IPK 3,83; Umamah Khoirunnissa dari Prodi PBSI dengan IPK 3,83; Rukmana Adiyati dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3,78; Siti Fatimah dari Prodi PG PAUD dengan IPK 3,77; Arie Vendy Setyawan dari Prodi Biologi dengan IPK 3,76; Anggga Dody Widyatama dari Prodi PGSD Purwodadi dengan IPK 3,54; Yeni Puji Astuti dari Prodi Pendidikan Geografi dengan IPK 3,42;dan Heni dari Prodi PGSD Pati dengan IPK 3,37.

Tercatat wisudawan termuda adalah Isroul Laella dari Prodi PKn yang lahir 17 Desember 1995, dan wisudawan tercepat adalah Intan Febriyanti dari Prodi PGSD. Dekan FKIP UMS, Harun Joko Prayitno, mengemukakan, sebelumnya, Kamis (21/5), 269 lulusan FKIP UMS tersebut telah mengikuti kegiatan pembekalan di Auditorium setempat.

“Pembekalan tersebut dalam rangka memberi wawasan kepada para lulusan agar segera mempersiapkan diri ke depan seusai diwisuda,” jelas Harun ketika ditemui wartawan di sela-sela acara, Sabtu.

Rektor UMS, Bambang Setiaji, dalam sambutannya, mengatakan, gelar akademik merupakan salah satu bentuk amanah yang harus diamalkan untuk kesejahteraan umat. Untuk beramal diperlukan semangat, kerja keras, ketulusan, keikhlasan dan keteguhan hati.

“Nilai-nilai itu harus dipegang teguh dalam mengamalkan ilmu di masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah ABG Klaten Terobos Penyekatan: Niat Beli Makan Ke Jogja, Pulang Jadi Tersangka

ABG Klaten yang nekat terobos penyekatan pemudik di Pospam Prambanan niatnya pergi ke Jogja untuk beli makan buat buka puasa.

Dikhawatirkan Picu Kerumunan, Pasar Tiban di Pekalongan Dibubarkan

Meningkatnya aktivitas warga menjelang Lebaran, terutama di Alun-alun Kota Pekalongan rawan memicu penyebaran virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Selasa 11 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Selasa, 11 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

Warga di 12 Padukuhan di Sleman Dilarang Salat Id Berjamaah

Kalau sudah zona merah, salat Idulfitri baik di masjid maupun lapangan tidak dibolehkan.

Kemenag Jateng Sebut Sudah 300 Ulama Meninggal Akibat Covid-19

Data dari Kementerian Agama pusat ada 300 ulama yang meninggal akibat terpapar Covid-19 se-Indonesia.

Kemenhub Ungkap Potensi Warga Mudik Besok

Kemenhub memperkirakan aktivitas mudik bakal terjadi lagi, Selasa (11/5/2021) besok dan Rabu (12/5/2021) lusa.

Tambang Emas Longsor di Sumbar, 4 Meninggal

Asnedi mengatakan longsor di lokasi tambang itu bukan sekali ini terjadi. Sebelumnya, menurut Asnedi, lokasi tambang itu pernah longsor Januari lalu.

Ustaz Tengku Zulkarnain Meninggal, Dinkes Tracing Safari Dakwah

Dinkes Riau meminta puskesmas yang wilayahnya ketempatan safari dakwah Ustaz Tengku Zulkarnain segera melalukan tracing kontak fisik.

Mudik Dilarang, Pedagang di Madiun Ngeluh Pasar Sepi Jelang Lebaran

Jika dibandingkan dengan momen Lebaran tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kondisi pasar menjadi paling sepi.

Usulan Liga 1 Tanpa Degradasi, Presiden Pasoepati: Ini Kompetisi atau Tarkam?

Presiden Pasoepati, Maryadi Gondrong, menyayangkan munculnya gagasan kompetisi tanpa degradasi di Liga 1 maupun Liga 2. Menurut Gondrong, liga tanpa degradasi sama saja mengebiri ruh kompetisi.

Dishub Semarang Catat 8 Titik Kemacetan Jelang Lebaran

Larangan mudik tak menyebabkan Semarang bebas macet, bahkan Dishub Kota Semarang mendeteksi adanya delapan titik kemacetan di kota ini.