Wisman Menyusut, Jateng Butuh Inovasi
Pramusaji melayani wisatawan asing di warung Kopi Borobudur komplek Balkondes (Balai Ekonomi Desa) Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (4/8/2019). (Antara-Anis Efizudin)

Solopos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berlibur ke provinsi setempat pada bulan November 2019 lalu mengalami penyusutan.

Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jateng melalui Bandara Adi Soemarmo dan Bandara Ahmad Yani, November lalu, tercatat hanya 2.982 orang alias turun 0,60% dibandingkan Oktober yang tercatat 3.000 orang.

Atas kenyataan itu, Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono menyimpulkan Pemprov Jawa Tengah perlu terobosan baru dalam menggaet wisatawan mancanegara. Dengan terobosan itu, diharapkan minat berkunjung wisman ke Jateng bisa kembali meningkat.

Menurutnya, berbagai kegiatan promosi dan pengenalan rute menuju tempat wisata perlu diperbaiki sehingga wisatawan mancanegara tahu bagaimana akses ke tempat wisata. "Teman-teman travel agent sebenarnya tahu potensi wisata di Jateng, namun mereka bingung bagaimana akses ke tempat wisata, ini yang perlu diperhatikan bagaimana aksesnya," ujar Sentot, Kamis (2/1/2020).

Dia mengatakan infrastruktur di Jateng seperti jalan tol dan bandara memang sudah bagus, namun akses jalan dan transportasi ke tempat wisata perlu diperhatikan lagi. Menurutnya, banyak potensi wisata di Jateng layak dikunjungi, bahkan saat ini juga muncul tempat wisata baru yang tidak kalah bagus untuk didatangi.

Untuk itu, lanjutnya sangat sayang apabila tempat wisata yang bagus tersebut sepi dari wisatawan. "Potensi wisata di Jateng itu ada banyak, sekarang juga muncul tempat-tempat wisata baru. Ini harus dimaksimalkan," jelasnya.

Sementara itu, data BPS Jateng mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara  terbanyak dari Bandara Adi Soemarmo berasal dari China, yaitu 491 kunjungan, disusul Amerika Serikat 73 kunjungan, dan Malaysia 52 kunjungan. Kemudian dari Bandara Jenderal Ahmad Yani berasal dari Malaysia sebanyak 823 kunjungan, Singapura 397 kunjungan, dan China sebanyak 130 kunjungan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho