Tutup Iklan

Wisatawan Asing dari 45 Negara Bisa keThailand Tanpa Wajib Karantina

Wisatawan dari 45 negara berisiko rendah yang sepenuhnya divaksinasi COVID-19 akan dapat mengunjungi Thailand tanpa persyaratan karantina mulai 1 November.

 Ilustrasi negara Thailand (Thailandee)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi negara Thailand (Thailandee)

Solopos.com, BANGKOK — Wisatawan dari 45 negara berisiko rendah yang sepenuhnya divaksinasi COVID-19 akan dapat mengunjungi Thailand tanpa persyaratan karantina mulai 1 November jika mereka memasuki negara itu melalui udara dan negatif Virus Corona Covid-19.

Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (22/10/2021), pengumuman itu dibuat pada Kamis (21/10/2021) oleh Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha di halaman Facebook-nya.

“Kita perlu bergerak lebih cepat dan melakukannya sekarang karena dengan menunggu semuanya sempurna dulu, kita bisa terlambat. Selain itu, wisatawan dapat memutuskan untuk bepergian ke negara lain sebagai gantinya.”,” kata Prayut.

Baca Juga: Krisis Kemanusiaan di Afghanistan, Rusia Desak Bantuan Internasional

Awalnya, Thailand hanya berencana untuk mengizinkan pelancong dari sekitar 10 negara “berisiko rendah”, termasuk Singapura, China, dan Amerika Serikat untuk masuk melalui udara tanpa persyaratan karantina jika mereka sepenuhnya divaksinasi terhadap Covid-19 dan hasil tes negatif untuk virus itu sebelum dan setelah penerbangan mereka.

Daftar tersebut, yang terdiri dari 45 negara dan Hong Kong, dikeluarkan oleh Thani Thongphakdi, sekretaris tetap di kementerian luar negeri.

Baca Juga: Perempuan Afghanistan Desak PBB Tutup Akses Taliban ke Forum Dunia

Menurut kementerian luar negeri, pelancong harus telah tinggal di negara dan wilayah yang memenuhi syarat selama setidaknya 21 hari berturut-turut dan perlu mengikuti tes reaksi berantai transkriptase-polimerase (RT-PCR) terbalik dalam waktu 72 jam setelah bepergian ke Thailand.

Setibanya di Thailand, mereka juga perlu mengikuti tes RT-PCR dan menunggu hasilnya di hotel yang disetujui selama satu malam atau sampai mereka menerima hasil tes negatif. Asuransi kesehatan dengan pertanggungan minimal US$50.000 juga wajib.

Baca Juga: Satelit Nuri Pertama Gagal ke Orbit, Korsel Siap Mencoba 5 Kali Lagi

Daftar Negara yang Diizinkan

1. Australia

2. Austria

3. Bahrain

4. Belgium

5. Bhutan

6. Brunei Darussalam

7. Bulgaria

8. Kamboja

9. Kanada

10. Chile

11. China

12. Siprus

13.Republik Ceko

14.Denmark

15.Estonia

16.Finlandia

17.Prancis

18.Jerman

19.Yunani

20.Hungaria

21.Islandia

22.Irlandia

23.Israel

24.Italia

25.Jepang

26.Latvia

27.Lithuania

28.Malaysia

29.Malta

30.Belanda

31.Selandia Baru

32.Norwegia

33.Polandia

34.Portugal

35.Qatar

36.Arab Saudi

37.Singapura

38.Slovenia

39.Korea Selatan

40.Spanyol

41.Swedia

42.Swiss

43.Uni Emirat Arab

44.Britania Raya

45.Amerika Serikat


Berita Terkait

Berita Terkini

Cegah Covid-19 Omicron, Presiden Minta Vaksinasi Digenjot

Presiden Jokowi meminta vaksinasi Covid-19 terus digenjot untuk mencegah penularan varian Omicron.

Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Bergabung ke Polri

Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang

Belum Terdeteksi, Omicron Belum Tentu Tak Ada di Indonesia

Belum terdeteksinya varian Omicron di Indonesia bukan tolok ukur bila varian ini tidak ada di Tanah Air.

Bertambah, 4 Mahasiswi Unsri Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Dosen

Korban kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) bertambah menjadi 4 orang.

Hiii... Pendaki Gunung Salak Berubah Jadi Pocong

Kisah misteri kali ini tentang seorang pendaki Gunung Salak yang berubah menjadi pocong akibat pesugihan.

Kokoh! Ini Satu-Satunya Rumah Selamat saat Erupsi Gunung Semeru

Penampakan satu-satunya rumah yang masih berdiri kokoh seusai diterjang awan panas erupsi Gunung Semeru viral di media sosial.

PPKM Level 3 Batal, Ini Tanggapan Pakar Epidemiologi

Pakar epidemiologi asal Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, memberikan tanggapan atas keputusan pemerintah yang batal menerapkan PPKM Level 3 secara nasional.

+ PLUS Pesan Emansipasi "Yuni" Ditayangkan di Bioskop Mulai 9 Desember 2021

Yuni berlatar di Indonesia, tetapi film ini juga beresonansi dengan penonton di luar Indonesia karena mengangkat isu yang universal dan terjadi di belahan dunia lain, yaitu emansipasi perempuan.

Ketakutan Ditangkap Polisi, Bandar Narkoba Ini Eek di Celana

Seorang bandar narkoba eek di celana akibat ketakutan saat ditangkap polisi.

Buntut Anggota TNI Diduga Pukul Polwan, 3 Orang Diproses Hukum Militer

Anggota TNI yang diduga memukul seorang wanita polisi akrab disapa Polwan Polda Kalteng, Bripda Tazkia Nabila Supriadi, akan diproses menggunakan hukum militer.

Jadi Simpanan Pangeran Arab Saudi, Wanita Ini Dijatah Rp57 Juta/Hari

Wanita cantik dan seksi ini disebut-sebut sebagai simpanan pangeran Arab Saudi yang dapat jatah jajan Rp57 juta per hari.

Ramalan Jayabaya: Jawa Berkalung Besi

Ramalan Prabu Jayabaya dari Kerajaan Kediri sampai saat ini masih dipercaya sebagai mitos oleh sebagian orang Jawa.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Xpora Bikin Perluas Pasar Ekspor UMKM

Produk Xpora BNI membuat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu memperluas pasar ekspor.

Gunung Semeru Erupsi, 3 Gunung Berapi di Indonesia Siaga, 11 Waspada

Erupsi yang terjadi di Gunung Semeru memengaruhi aktivitas gunung berapi lain di Indonesia, di mana tiga berstatus Siaga dan 11 lainnya Waspada.

Pengin Usir Ular, Pria Amerika Ini Malah Bakar Rumah Sendiri

Sebuah rumah di Maryland, Amerika Serikat (AS) secara tidak sengaja dibakar hingga hangus tak tersisa oleh pemiliknya sendiri.