WISATA SOLO: Berat! Pemkot Solo Target 44.000 Turis Asing, Kemenpar Minta 117.000

WISATA SOLO: Berat! Pemkot Solo Target 44.000 Turis Asing, Kemenpar Minta 117.000

SOLOPOS.COM - Wisatawan mancanegara kunjungi Pura Mangkunegaran, beberapa waktu lalu. (JIBI/Solopos/dok)

Pemkot Solo target 44.000 Wisman.

Solopos.com, SOLO—Pelaku pariwisata Solo punya pekerjaan berat meraih angka kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 44.000 orang tahun ini di tengah vakumnya penerbangan Internasional di Bandara Adi Soemarmo Solo.

Angka 44.000 Wisman itu adalah target Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021. Namun, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meminta lebih dari itu, yakni 117.000 wisman berkunjung ke Solo pada 2018. (baca: WISATA SOLO: Duh, Jumlah Wisatawan ke Solo Menurun, Pengelola Objek Wisata Diminta Berbenah)

"Angka 117.000 wisman itu kami peroleh saat rapat koordinasi level nasional beberapa waktu lalu. Kemenpar minta Solo bisa tarik Wisman sebanyak itu. Memang angka ini cukup berat akan sulit kalau hanya mengandalkan wisman yang masuk lewat Jogja dan Semarang," kata Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Solo, Basuki Anggoro Hexa, saat berbincang dengan Solopos.com seusai membuka Muscab Association of Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Solo, Rabu (21/2/2018).

Kondisi itu makin sulit karena Pemkot Solo tidak mengalokasikan anggaran untuk promosi ke luar negeri tahun ini. Hexa lebih fokus mendorong kedatangan wisatawan nusantara yang ditarget sebanyak 4,75 juta orang tahun ini.

Kendati demikian, dia meminta pelaku pariwisata khususnya biro perjalanan anggota Asita Solo lebih kreatif membuat paket yang bisa menarik lebih banyak wisatawan terutama orang asing untuk datang ke Solo.

“Kami mendorong pelaku pariwisata membuat atraksi berbasis komunitas,ujar dia.

Sementara itu, anggota senior Asita Solo, Suseno Hadi Parwono, menilai tantangan pelaku pariwisata, khususnya Solo, semakin berat setelah dibukanya perdagangan bebas.

Dia sudah memprediksi hal ini 10 hingga 15 tahun lalu, bahwa suatu saat biro pariwisata akan sulit bersaing dengan semakin banyaknya biro asing yang masuk ke Indonesia membawa wisatawan inbound.

“Hal ini mulai kami rasakan setelah adanya pasar bebas. Ini tantangan tapi juga peluang bahwa pelaku pariwisata harus makin kreatif untuk bisa menangkap tren keinginan orang asing berwisata ke Indonesia,” kata Seno.

Pemilik Mandira Tour ini menyebut wisatawan asing saat ini lebih menginginkan atraksi yang bernuansa mistis logis.

“Mistis itu ada nilai keunikan tapi bisa dijelaskan secara logika. Sebagai contoh budaya ruwatan, orang asing itu sangat tertarik menikmati hal-hal semacam ini. Keunikan-keunikan inilah yang masih dimiliki Solo dan tidak bisa dibuat oleh biro asing,” terang dia.

Seno berharap peluang dan perkembangan teknologi bisa dimanfaatkan para penggiat pariwisata muda Solo untuk memajukan Solo.

Sementara itu, Muscab Asita Solo kemarin memilih Pri Siswanto pemilik Gava Holiday sebagai Ketua Asita periode 2018-2022. Pri menggantikan Ketua Asita sebelumnya, Daryono, pemilik Sinergi Event.

Terkait tantangan pariwisata ke depan, Daryono tidak memungkiri bahwa persaingan dengan biro asing bakal makin ketat setelah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) berlaku. Biro asing lebih unggul dari penguasaan informasi teknologi, lantaran itu pekerjaan rumah Asita selanjutnya adalah penguatan sumber daya manusia agar lebih kreatif dalam membuat paket wisata.

Soal target 44.000 wisman dan 117.000 wisman versi Kemenpar, Daryono menganggap angka 44.000 jauh lebih realistis meskipun pelaku pariwasata tetap harus bekerja keras. Angka itu pun berpeluang tercapai jika ada pesawat carter yang langsung masuk membawa wisman ke Solo.

“Sedangkan target 117.000 itu harus dengan cara-cara yang luar biasa, dan saya tidak yakin itu bisa terpenuhi kalau tidak ada dorongan yang juga luar biasa, misalnya dorongan langsung dari pemerintah agar maskapai mau membuka rute internasional langsung ke Solo,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Viral! David Beckham Ucapkan Selamat Idul Fitri dengan Bahasa Indonesia

David Beckham mengucapkan selamat Idul Fitri bagi seluruh warga Indonesia.

Pesan Berantai di WA Soal Ledakan Kasus Covid-19 Klaten, Polisi Tegaskan Itu Hoaks!

Pesan berantai itu menyebutkan kasus Covid-19 di Jateng meledak pekan ini. Kota Klaten menempati peringkat I, yakni mencapai 11.876 orang pasien Covid-19.

Berkerumun dan Tak Bermasker di Umbul Ponggok, Emak-Emak Disambangi Polisi

Sejumlah warga yang berkerumun dan tak bermasker di objek wisata Umbul Ponggok, Klaten, mendapat peringatan dari Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Kasatsabhara) Polres Klaten, AKP Sri Anggono.

Lebaran 2021, Jumlah Kunjungan Wisata ke Tawangmangu Meroket

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar meroket di libur Lebaran 2021 Jumat (14/5/2021).

Lewat Pos Penyekatan Karanganyar, 15 Wisatawan Luar Jateng Diminta Putar Balik

Sebanyak 15 pemudik dari luar Jateng yang melintas di pos penyekatan di Karanganyar diminta putar balik.

Libur Lebaran, Wisata Grojogan Sewu Karanganyar Diserbu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata di wilayah Tawangmangu, Karanganyar, termasuk Grojogan Sewu, meroket di momen libur Lebaran, Jumat (14/5/2021).

MotoGP Batalkan Seri Finlandia Gegara Covid-19

FIM, IRTA, dan Dorna Sports membatalkan Grand Prix MotoGP Finlandia tahun ini akibat masih berlangsungnya pandemi Covid-19

Singapura Lockdown, Restoran Hanya Terima Take Away

Pemerintah Singapura mengumumkan lockdown pada pertemuan sosial dan kegiatan publik pada Jumat (14/5/2021).

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021).