Tutup Iklan
WISATA MADIUN : Ini Daftar 19 Bangunan Kuno di Kota Madiun Diusulkan Jadi BCB
Ilustrasi aktivitas penumpang di Stasiun Madiun. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Wisata Madiun, sebanyak 19 bangunan di Kota Madiun akan diusulkan menjadi benda cagar budaya.

Solopos.com, MADIUN — Sebanyak 19 bangunan kuno peninggalan zaman penjajahan Belanda yang tersebar di Kota Madiun akan diusulkan sebagai benda cagar budaya. Dengan demikian, bangunan-bangunan tersebut akan terjaga keasliannya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kota Madiun, Agus Purwowidagdo, mengatakan bangunan-bangunan kuno di Kota Madiun sebagian besar adalah peninggalan era kolonial. Bangunan itu mayoritas bercorak Eropa, Jawa, dan Tionghoa.

Menurut dia, bangunan-bangunan kuno tersebut bakal dirawat dan bisa menjadi daya tarik wisatawan. “Kota Madiun layak dijadikan destinasi wisata sejarah. Di sini banyak bangunan kuno,” jelas dia, Jumat (2/3/2018).

Belasan bangunan kuno tersebut tersebar di tiga kecamatan yang ada di Kota Madiun. Berikut 19 bangunan kuno yang akan diusulkan sebagai benda cagar budaya :

Kecamatan Manguharjo :
1. Gereja Protestan Indonesia Barat Gamaliel Madiun. Gereja ini beralamat di Jl. Mawar No. 10, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Bangunan yang berdiri di lahan seluas 643,4 meter persegi ini diperkirakan didirikan pada 30 Agustus 1908.

2. Kompleks Bakorwil Madiun. Bangunan ini berada di Jl. Pahlawan, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Pada masa Hindia Belanda, rumah megah bergaya Indische Empire tersebut menjadi rumah dinas Residen Madiun.

3. Kompleks Gereja Santo Cornelius. Bangunan ini berada di Jl. Pahlawan, Kelurahan Pangongangan. Madiun merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang sejak lama menjadi tempat bagi komunitas pemeluk Katolik. Pada tahun 1859, kota ini merupakan bagian dari stasi baru yang dibentuk di Ambarawa.

4. Kompleks Santo Bernardus. Berada di Jl. Ahmad Yani Nomor 7, Kelurahan Pangongangan. Keberadaan biara ini bermula pada tahun 1914. Saat itu seorang pastor bernama B.G. Schweitz SJ berkeliling dan membawa anak-anak telantar ke Madiun. Dia sana mereka ditempatkan dekat pastoran dan diasuh oleh Ny. CH. Van Zwieten dan Ny. B.D Haenens.

5. Rumah Kapitan Cina. Bangunan seluas 781,9 meter persegi ini berada di Jl. Kolonel Marhadi, Kelurahan Nambangan Lor.

6. SDN 05 Madiun Lor. Bangunan ini berada di Jl. Jawa No. 20, Kelurahan Madiun Lor.

7. SMP 1 Kota Madiun. Bangunan seluas 6.660 meter persegi itu berada di Jl. Mastrip No. 19, Kelurahan Manguharjo.

8. SMP 3 Kota Madiun. Bangunan yang berdiri di lahan seluas 742,6 meter persegi ini ada di Jl. RA. Kartini No. 6, Kelurahan Madiun Lor.

9. SMP 13 Kota Madiun. Bangunan di lahan seluas 7.365 meter persegi ini berada di Jl. Sumatera No. 13, Kelurahan Madiun Lor.

10. Stasiun Madiun. Bangunan ini berada di Jl. Kompol Sunaryo, Kelurahan Madiun Lor.

Kecamatan Kartoharjo :
11. Balai Kota Madiun. Bangunan berdiri di lahan seluas 1.267,3 meter persegi di Jl. Pahlawan No. 37, Kelurahan Kartoharjo.

12. SDN 01 Kartoharjo, berdiri di lahan seluas 353,4 meter persegi dengan alamat Jl. Jawa No. 20, Kelurahan Kartoharjo.

13. SDN 02 Kartoharjo. Bangunan ini berdiri di lahan seluas 1.518 meter persegi di Jl. Sulawesi No. 20, Kelurahan Kartoharjo.

Kecamatan Taman:
14. Klenteng Hwie Ing Kiong. Bangunan yang berdiri di lahan seluas 372,2 meter persegi ini berada di Jl. H.O.S. Tjokroaminoto No. 16, Kelurahan Kejuron.

15. Kompleks Pabrik Gula Rejoagung. Bangunan ini berada di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Kepatihan.

16. Menara Air Sleko. Bangunan ini berada di Jl. Kapuas No. 62, Kelurahan Pandean.

17. Rumah Keluarga Andi Wibisono. Bangunan berdiri di lahan seluas 648,6 meter persegi di Jl. Pandean, Kelurahan Taman.

18. Kompleks Rumah Dinas Pabrik Gula Rejoagung di Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Kepatihan. Di kompleks ini ada sembilan rumah dinas.

19. SMA 1 Kota Madiun berada di Jl. Mastrip No. 19, Kelurahan Mojorejo.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho