WISATA KENDAL : Rawat Sungai, Warga Desa di Boja Ini Buat Wahan River Tubing

WISATA KENDAL : Rawat Sungai, Warga Desa di Boja Ini Buat Wahan River Tubing

SOLOPOS.COM - Para wisatawan tengah merasakan sensasi river tubing di sungai yang terletak di Desa Blimbing, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Sabtu (10/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Wisata salah satunya menampilkan petualangan menyusuri sungai di Desa Blimbing, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

Solopos.com, SEMARANG – “Air adalah sumber kehidupan.” Kata-kata itu rupanya benar-benar diterapkan warga Desa Blimbing, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal dalam merawat sungai yang terbentang di wilayahnya.

Tak hanya menjadikan sungai sebagai sarana kegiatan sehari-hari, warga di Desa Blimbing juga memanfaatkan sungai di wilayahnya itu sebagai tujuan wisata.

Sungai dengan panjang sekitar 1000 meter dan lebar tiga meter itu dimanfaatkan warga Desa Blimbing sebagai wahana wisata river tubing.

Alhasil, setiap akhir pekan kawasan Desa Blimbing menjadi ramai dikunjungi wisatawan. Tak hanya wisatawan dari Kendal, beberapa pelancong asal Semarang pun datang ke desa itu guna merasakan sensasi meluncur  menyusuri sungai dengan menggunakan ban bekas.

Kepala Desa Blimbing, Sutrisno, menyebutkan fenomena pelancong yang datang ke desanya itu sudah terjadi sejak lima pekan terakhir. Tepatnya, semenjak warganya berkomitmen menjaga kebersihan sungai agar bisa dijadikan potensi wisata.

“Sejak saat itu tak ada lagi warga yang membuang sampah di sungai. Warga juga enggak ada yang buang air besar [BAB] di sungai. Alhasil, sungainya bersih dan bisa dimanfaatkan sebagai wahana wisata river tubing,” tutur Sutrisno saat dijumpai Semarangpos.com di rumahnya, Sabtu (10/2/2018).

Ga perlu ke waterboom. Kali pun jadi?

Sebuah kiriman dibagikan oleh Imam Yuda Saputra (@imamyudasaputra) pada 10 Peb 2018 jam 1:42 PST

Ucapan Supriyono itu memang bukan isapan jempol. Pantauan Solopos.com, sungai yang membentang di tengah Desa Blimbing itu memang tampah bersih.

Tak ada aktivitas warga, seperti mencuci baju, peralatan dapur, bahkan BAB di sungai itu. Sebagai gantinya, sungai itu ramai dikunjungi warga yang berenang maupun merasakan sensasi river tubing.

Seorang pengunjung asal Semarang, Anindya Putri, merasakan keseruan saat bermain tubing di sungai yang juga menjadi saluran irigasi pertanian warga Desa Blimbing itu.

“Arus sungainya cukup deras, river tubing-nya jadi seru. Tapi juga cukup aman karena sungainya tidak terlalu dalam dan juga ada penghalang di bagian finisnya,” ujar perempuan yang masih berstatus mahasiswi Universitas Semarang (Usm) itu.

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ini pun seakan menjadi keuntungan tersendiri bagi warga desa. Warga menjadi memiliki penghasilan tambahan dari menyewakan kamar mandi untuk wisatawan membersihkan diri seusai bermain di kali.

Selain itu, banyak warga yang juga memanfaatkan keramaian di desanya itu dengan menggelar dagangan berupa makanan di pinggir-pinggir kali.

“Dari data yang saya peroleh setidaknya ada pemasukan tambahan sekitar Rp6 juta per hari setiap akhir pekan dari kunjungan wisatawan di desa ini. Itu belum termasuk uang yang diterima warga dari menyewakan tempat bilas atau lahan parkir,” ujar Sutrisno.

Penasaran ingin mencoba sensasi river tubing di Desa Blimbing? Untuk datang ke desa ini cukup mudah. Jika Anda dari Semarang bisa melewati Jl. Walisongo, Ngaliyan, arah ke Kecamatan Mijen. Sesampainya di Alun-alun Mijen, anda bisa mengambil rute ke arah Pasar Boja. Sesampainya di Pasar Boja, Anda bisa langsung menuju ke arah Desa Blimbing.

Untuk merasakan sensasi river tubing di Desa Blimbing, biayanya juga cukup marah. Pengunjung yang datang cukup membayar tiket masuk Rp5.000. Harga itu sudah termasuk biaya menyewa ban. Untuk mendapatkan baju pelampung, pengunjung dikenai biaya tambahan Rp2.000.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

2.035 Kendaraan Berpelat Luar Daerah Diperiksa di Perbatasan Prambanan

Tim gabungan telah memeriksa 2.035 kendaraan dari berbagai jenis menjelang Lebaran 2021.

Motor Sport Kecelakaan di Jl. Slamet Riyadi Solo, 1 ABG Luka Parah

Kecelakaan lalu lintas melibatkan 2 sepeda motor dan 1 mobil terjadi di Jl. Slamet Riyadi di timur Simpang Ngarsopuro, pada Selasa (11/5/2021) malam.

Batik Qur'an di Kota Solo yang Bikin Takjub Santri Maroko

Batik Qur'an di Laweyan, Kota Solo yang Bikin Takjub Santri Maroko

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.