WISATA INDONESIA : Akan Dibangun Bandara Internasional di Dekat Borobudur

Redaksi Solopos.com - Solopos.com
Senin, 1 Februari 2016 - 01:10 WIB

SOLOPOS.COM - Presiden Joko Widodo berjalan di halaman Candi Borobudur saat melakukan kunjungan kerja ke Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Jateng, Jumat (29/1/2016). (JIBI/Antara Foto/Anis Efizudin)

Wisata Indonesia terus digenjot. Pemerintah berencana membangun bandara internasional di dekat Candi Borobudur.

Solopos.com, MAGELANG – Pemerintah menargetkan pada tahun 2019 mendatang akan ada dua juta wisatawan mancanegara (wisman) dan lima juta wisatawan nusantara (wisnu), atau jauh melonjak dibanding jumlah rata-rata sekarang sebanyak 200.000-300.000 yang  berkunjung ke kawasan wisata Candi Borobudur, di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Untuk itu, menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, pemerintah akan mengembangkan kawasan Borobudur sebagai destinasi utama berstandar internasional.

“Apa artinya destinasi utama? Orang dari luar negeri itu langsung ke Borobudur. Kalau sudah ditetapkan sebagai destinasi utama maka airport harus dibangun, international airport harus dibangun, fasilitas hotel-hotel harus juga berskala internasional,” kata Menpar kepada wartawan usai rapat terbatas di Hotel Manohara, kawasan Candi Borobudur, Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (29/1/2016) petang.

Rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo itu dihadiri oleh Menpar Arief Yahya, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.

Mengenai pelabuhan udara (bandara) internasional, Menpar menegaskan tidak harus Bandara Ahmad Yani, Semarang. “Kita bisa saja membangun bandara baru tapi bisa dipastikan dia harus international airport dan standarnya harus internasional, seperti Soekarno Hatta,” ujarnya seperti dilansir situs Setkab.go.id, Sabtu (30/1/2016).

Lokasinya? “Lokasinya saya tidak boleh bgomong nanti dimarahi Pak Yonan (Menhub),” kata Menpar menjawab wartawan sekaligus tidak mengiyakan jika bandara dimaksud adalah yang sedang dibangun pemerintah di Kulon Progo,DIY.

Menpar Arief Yahya juga menjelaskan, rapat terbatas telah menyepakati branding-nya untuk menjadikan Borobudur sebagai destinasi utama wisatawan sudah disepakati, tagline-nya Borobudur Mahakarya Budaya Dunia atau World Cultural Masterpiece dalam bahasa Inggrisnya.

Target wisatawan sudah ditetapkan yaitu dua juta wisman dan lima juta wisnu pada 2019 mendatang.

“Dua juta wisman sekitar nanti US$2 miliar atau uang devisa sekitar Rp24-25 triliun, tetapi yang beredar sekitar Rp100 triliun. Jadi kita bisa bayangkan akan menyejahterakan masyarakat di sekitar Borobudur,” tutur Menpar.

Untuk itu, lanjut Menpar Arief Yahya, akan ada investasi sekitar Rp20 triliun untuk tahap pertama pengembangan Borobudur. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp10 triliun dari pemerintah berupa infrastruktur dasar dan Rp10 triliun lagi berasal dari investor swasta.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif