Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

 Ponten atau fasilitas mandi cuci kakus di Kestalan, Banjarsari, Solo, yang ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Solo beberapa tahun lalu. (Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ponten atau fasilitas mandi cuci kakus di Kestalan, Banjarsari, Solo, yang ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Solo beberapa tahun lalu. (Solopos/Dok)

Solopos.com, SOLO — Pengelola hotel di kawasan eks mangkal pekerja seks komersial (PSK) Kestalan, Banjarsari, Solo, berharap wacana destinasi wisata heritage yang digulirkan camat setempat segera terealisasi. Melalui program tersebut diharapkan bisa menggeliatkan kembali usaha perhotelan di wilayah tersebut serta bisa menghilangkan stigma negatif kawasan Kestalan.

Promosi64% Pria di Solo Habiskan Waktu Lebih dari 41 Jam/Pekan untuk Bekerja

Seperti diketahui, sejak lama Pemerintah Kota Solo berupaya untuk menghilangkan keberadaan pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Kestalan. Dampaknya, hotel-hotel di wilayah tersebut kini menjadi sepi pengunjung.

Kemungkinan para pengunjung takut memanfaatkan layanan perhotelan di lokasi tersebut yang kerap ada penertiban. Sebagai solusi untuk mengangkat kembali potensi perhotelan dan wisata di lokasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Banjarsari berencana menjadikan lokasi tersebut sebagai kawasan wisata hotel lawas.

Baca Juga: Eks Kawasan PSK Kestalan Solo Bakal Disulap Jadi Objek Wisata Heritage

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kawasan yang tidak jauh dari gedung Stasiun Solo Balapan itu terdapat cukup banyak bangunan hotel. Kebanyakan hotel di kawasan itu ukuran bangunannya tidak terlalu besar dan beberapa memiliki arsitektur lawas.

Salah satu pengelola hotel di wilayah Kestalan, B Budi Susetyo, berharap wacana penataan kawasan perhotelan itu menjadi lokasi wisata heritage di Solo bisa segera terealisasi. Dengan begitu usaha perhotelan di kawasan tersebut bisa kembali bergeliat. Ia mengakui adanya penertiban yang kerap dilakukan Pemerintah Kota Solo membuat kondisi hotel-hotel di Kestalan sepi pengunjung.

Semacam Kota Lama

“Dari kecamatan menanggapi akan coba wacanakan program perubahan. Dibuat semacam kota lama di Semarang. Istilahnya hotel lawas atau apa. Pada intinya kami setuju saja selama semua mendukung. Kalau program Pemkot 2022 itu kan pengembangan wisata,” katanya, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: Ada Pohon Natal Ramah Lingkungan di 2 Hotel Solo, Begini Penampakannya

Ia mengaku senang dengan rencana penataan itu. “Ya saya senang sekali. Namun kapannya ini yang belum tahu. Masih wacana. Kemarin ada utusan Linmas untuk foto hotel-hotelnya,” jelasnya.

Ia berharap penataan wisata heritage itu juga bisa disinergikan dengan penataan dan pengembangan wisata lain di wilayah Kestalan, Solo. Pria yang juga menjabat Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kestalan itu mengatakan saat ini Kestalan sudah mulai menata kawasan.

Baca Juga: Tak Ada Libur Nataru, Volume Kendaraan Masuk Solo Diprediksi Tetap Naik

Ada program kampung KB dan sebagainya. Selain itu juga ada fasilitas mandi cuci kakus (MCK) kuno atau biasa disebut ponten di wilayah tersebut. “Dengan wacana seperti ini kelihatannya nyambung. Tapi kapan, kami belum tahu. Masih menunggu kabar positif dari kecamatan,” lanjutnya.

Camat Banjarsari, Beni Supartono, mengatakan wacana penataan kawasan Kestalan segera ia sampaikan kepada Wali Kota dan OPD terkait. “Intinya ini untuk menghilangkan stigma negatif kawasan tersebut,” katanya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Jaga Kesehatan, Pegawai Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Fun Bike

Fun bike selain untuk menjaga kesehatan pegawai Kantor Imigrasi Surakarta juga merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-72.

IDI Sukoharjo Pantau Perkembangan Kasus Harian Covid-19

Pemerintah diharapkan terus menggenjot capaian vaksinasi dengan target sasaran beragam kelompok masyarakat di Sukoharjo.

Siswa Positif Covid-19, PTM di 2 SMPN di Klaten Disetop

Terdapat satu siswa positif Covid-19 masing-masing di SMPN 1 Karangnongko dan SMPN 1 Kemalang Klaten.

Sopir Kaget Disalip Ditanjakan, Pikap Angkut Ribuan Telur Masuk Jurang

Mobil pikap pengangkut ribuan telur ayam yang dikemudikan warga Sukoharjo masuk jurang di Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Hari Bhakti Imigrasi, Menkumham Yasonna Apresiasi Inovasi Keimigrasian

Menkumham Yasona meminta agar jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia terus meningkatkan Profesionalisme dan Integritas dalam menjalankan Tugas Negara.

8 Boks PJU di Sumberlawang Dibobol Maling, Dishub Rugi Jutaan Rupiah

Pencuri menggondol sejumlah perangkat dari delapan boks lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan Sumberlawang-Purwodadi.

Disambati Bupati Sragen soal Kemiskinan, Ini Jawaban Wagub Taj Yasin

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, menyebut Sragen tidak masuk daerah dengan kemiskinan ekstrem di Jateng. Namun masuk zona merah di Jateng.

Prihatin Kasus Narkoba Tinggi, Kejari Solo Terjun ke Sekolah-Sekolah

Prihatin dengan angka kasus penyalahgunaan narkoba yang tinggi, Kejari Solo turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar untuk menjauhi narkoba.

14 Sertifikat Baru Lahan Terdampak JLT Sukoharjo Belum Terbit

Penerbitan sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan hak karena terdampak JLT Sukoharjo mengacu pada ketentuan yang diatur di bidang agraria dan tata ruang.

Bupati Sragen Sambat ke Wagub Soal Angka Kemiskinan yang Tak Juga Turun

Bupati Sragen sambat ke Wagub Jateng. Ia mengaku sudah mengeluarkan anggaran banyak untuk mengentaskan kemiskinan namun angkanya tidak turun, justru naik.

Jual Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Toko di Pasar Legi Solo Ini Diserbu

Toko Leo Jaya di lantai II Pasar Legi Solo diserbu pembeli yang antre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000/liter.

Jangan Macam-Macam, Kejari Karanganyar Kini Punya Satgas Mafia Tanah

Kejari Karanganyar telah membentuk Satgas Mafia Tanah sesuai instruki Kejaksaan Agung.

Dikeluhkan Warga, Tempat Karaoke di Wanglu Disegel Satpol PP Klaten

Penutupan itu dilakukan karena keberadaan karaoke dan kafe tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda).

Penyebab Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Diterapkan di Pasar di Boyolali

Diharapkan permasalahan harga minyak goreng di pasar tradisional dapat diselesaikan sehingga pedagang dapat menjual minyak dengan harga yang sama di toko retail.

Ribuan Tenaga Honorer di Karangamyar Terancam Nganggur

Para tenaga honorer di Karanganyar resah dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapuskan status mereka mulai tahun depan.

Bhayangkari Polres Wonogiri Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT

Bantuan hukum terhadap kasus KDRT seperti mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban dijamin oleh negara.