WISATA BANTUL : Pantai Selatan Kian Mempesona
Wisatawan menikmati susana senja di pantai Parangtrtis, Kretek, Bantul, Minggu (26/8/2012). (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)

Wisata Bantul terus dipercantik

Solopos.com, BANTUL- Pantai selatan Bantul terus dibangun untuk menarik kunjungan wisatawan berkunjung ke objek wisata tersebut. Pembangunan antara lain dilakukan di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Depok dan Pantai Samas.

Pantai Samas yang semula kental dengan citra prostitusi terselubung kini perlahan mulai berubah menjadi objek wisata kuliner. Pemerintah Pusat hingga desa terus membangun pantai ini.

“Sekarang sudah dibangun gazebo, rumah makan apung, food court di laguna Pantai Samas. Pembangunan pertama menggunakan dana APBN [Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara] dari kementerian,” ungkap Kepala Desa Srigading, Sanden, Wahyu Widodo, Selasa (19/1/2016). Pantai Samas terletak di Dusun Ngepet, Desa Srigading.

Saat ini kata Wahyu Widodo, pihaknya tengah menyelesaikan pembangunan lapak Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Ke depan kata dia, pemerintah desa masih punya pekerjaan rumah membangun gazebo berkapasitas 100 orang. Kapasitas besar tersebut untuk memfasilitasi pertemuan lembaga atau korporasi di Pantai Samas.

Alhasil selain dapat menyewa paket meeting, pengunjung sekaligus dapat berwisata di Pantai Samas. “Sekarang saja sudah mulai ada pesanan untuk paket meeting di Samas,” lanjutnya.

Selain menggunakan dana APBN, pemerintah juga menggelontorkan dana desa untuk membenahi Pantai yang namanya bakal diubah menjadi Pantai Gading Mas tersebut.

Pembangunan juga dilakukan di kawasan Pantai Parangtritis. Meliputi Pantai Parangtritis sendiri, Pantai Depok serta Parangkusumo. Staf Bidang Sarana Obyek Daya Tarik Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bantul, Yono mengatakan pemerintah daerah tahun ini menjadwalkan membangun sebuah taman tepat di sebelah selatan situs budaya Cepuri di Pantai Parangkusumo.

“Jadwalnya di triwulan satu dan dua, kemungkinan di triwulan dua telah selesai dibangun,” terang Yono.

Pemerintah terpaksa menggusur sejumlah bangunan semi permanen di dekat Cepuri saat ini yang biasa digunakan untuk berjualan pedagang kaki lima. Kendati demikian, ia mengklaim para pedagang tetap boleh berjualan di sebelah kiri dan kanan taman hanya posisi lapak saja yang dipindah.

Rencananya di taman tersebut akan dibuat semacam rest area untuk wisatawan yang bekunjung ke pantai ini. Pemerintah menganggarkan biaya senilai Rp191 juta untuk membangun taman itu. Sejatinya kata Yono, pembangunan infrastruktur tidak hanya dilakukan di Parangkusumo.

“Pemerintah tahun ini juga membangun plang ikon di Pantai Depok. Di Pantai Parangtritis ada pembangunan jalan konblok antara lain dekat parkir pantai. Jalan yang rusak terus diperbaiki,” lanjutnya lagi.

Sejumlah proyek pembangunan itu diharapkan semakin meningkatkan pesona pantai selatan di Kabupaten Bantul. Sebab objek wisata pantai setiap tahunnya mampu menymbangkan pendapatan daerah hingga miliaran rupiah.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom