Wirda Mansur dan Kuasa Hukum Paytren Beda Suara, Siapa yang Bohong?

Pernyataan Wirda Mansur itu berbeda dengan pengakuan kuasa hukum Paytren yang menjadi wakil dalam perundingan tripartit atas gugatan 14 karyawan di Kantor Disnaker Bandung.

 RUPSLB mengangkat Tarmizi As Shidiq menggantikan almarhum Hari Prabowo sebagai Direktur Utama sedangkan Wirda Mansur mengisi posisi Direktur Inovasi dan Pengembangan. (paytren.co.id)

SOLOPOS.COM - RUPSLB mengangkat Tarmizi As Shidiq menggantikan almarhum Hari Prabowo sebagai Direktur Utama sedangkan Wirda Mansur mengisi posisi Direktur Inovasi dan Pengembangan. (paytren.co.id)

Solopos.com, BANDUNG – Putri Yusuf Mansur yang juga menjabat Direktur Inovasi & Pengembangan PT VSI (Paytren), Wirda Salamah Ulya (Wirda Mansur) menyatakan kondisi perusahaan milik ayahnya tersebut baik-baik saja.

Namun pernyataan Wirda Mansur itu berbeda dengan pengakuan kuasa hukum Paytren yang menjadi wakil dalam perundingan tripartit atas gugatan 14 karyawan di Kantor Disnaker Bandung.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Carlos, kuasa hukum PT VSI menyatakan perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya cukup dana untuk membayar gaji karyawan.

“Kuasa hukumnya, Carlos, menyatakan perusahaan sedang kesulitan keuangan. Tapi kami tidak mau tahu, para karyawan ini sudah bekerja. Mereka berhak mendapatkan hak dari hasil keringat mereka,” tandas kuasa hukum 14 karyawan Paytren yang menggugat Yusuf Mansur, Zaini Mustofa, kepada Solopos.com, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Bela Sang Ayah, Wirda Mansur Klaim Paytren Sempat Ditawar Rp4 Triliun 

Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Inovasi & Pengembangan PT VSI Wirda Salamah Ulya (Wirda Mansur) menyatakan kondisi perusahaan milik ayahnya tersebut baik-baik saja.

Bahkan, Paytren sempat ditawar Rp4 triliun oleh seorang pengusaha dari luar negeri.

Melalui unggahannya di Instagram Story, Wirda menceritakan penawaran itu terjadi pada tahun 2018.

“Investor ini GEDE BANGET, salah satu pioner apps transportasi yg kalo disebut mereknya kalian taulah pasti siapa. Dengan tema pembicaraan: paytren yg dibeli sahamnya sekian persen dengan angka Rp4 triliun, dengan valuasi paytren di tahun tersebut,” jelas Wirda.

Baca Juga: Profil Wirda Mansur, Putri Yusuf Mansur yang Jadi CEO di Usia 18 Tahun

Wirda juga mengatakan bahwa ayahnya sempat merasa galau untuk menjual atau tidaknya bisnis Paytren tersebut.

“Gue yang saat itu ngotot banget buat ‘JANGAN DIJUAL PAH’ dan i would say, gue seumur-umur gak pernah menyesal, tapi untuk kali ini gue akui gue menyesal. Bokap termasuk yang kekeh untuk gak jual biar umat yang bener-bener punya,” tambahnya.

Untuk membuktikan omongannya tersebut, putri sulung Yusuf Mansyur tersebut bersumpah, bahwa memang ada seseorang yang ingin membeli Paytren.

“Ini real omongan, demi Allah, bukan ngada-ngada ini bulan puasa juga,”ucapnya.

Baca Juga: Ini Tahapan Perundingan Tripartit Kasus Paytren Yusuf Mansur

Yusuf Mansyur menjelaskan bahwa uang yang dibutuhkan untuk menjaga bisnis Paytren ini yaitu di angka Rp200 Triliun per bulan.

“Salah itu, 200T. Itu 1T mah contoh doang. Jangan sampe salah jalan. Butuh ya butuh. Tapi kalo salah jalan, tar malah ribet. Sip dah. Jadi bukan 1T, 200 T per bulan,” ujar Ustaz Yusuf Mansur dalam tangkapan layar pada percakapan yang diunggah di Instagram.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

+ PLUS Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

Berita Terkini

Anies Baswedan Cabut Izin 12 Gerai Holywings, Hotman Paris Sowan ke MUI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mencabut 12 izin gerai Holywings sebagai buntut kontroversi promo minuman keras berbau SARA.

Sejarah Hari Ini: 28 Juni 1971, Selamat Ulang Tahun Elon Musk

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi di belahan dunia dari tahun ke tahun pada 28 Juni.

Jokowi: G7 & G20 Harus Atasi Krisis Pangan, Sampai Ketemu di Bali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan negara G7 dan G20 bersama-sama mengatasi krisis pangan yang saat ini mengancam rakyat di negara-negara berkembang.

Kasus Pembunuhan PMI di Arab Saudi Mandek, Ortu Kirim Surat ke Presiden

Surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi itu dengan tujuan untuk membantu mengungkap kasus terbunuhnya Evi Noviyanto yang sejak dua tahun lalu tidak ada kejelasan penanganannya di Arab Saudi.

Lakukan Pelanggaran! Pemprov DKI Jakarta Tutup Seluruh Outlet Holywings

Pemprov DKI Jakarta akhirnya menutup seluruh outlet Holywings di wilayahnta karena melakukan berbagai pelanggaran.

Dana Abadi Rp7 Triliun untuk Mencapai Status Kampus Kelas Dunia

Pemerintah mengalokasikan dana abadi Rp7 triliun untuk menunjang peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia.

2 Pekan Operasi Patuh Candi Digelar, Ada 4.524 Pelanggar di Sragen

Selama Operasi Patuh Candi 2022 digelar, Polres Sragen mencatat ada lebih dari 4.000 pelanggaran yang dilakukan pengendara. Kebanyakan pelanggarannya adalah tidak memakai helm.

UNS Adakan Aneka Pelatihan di Sentra Pisang Jenawi Karanganyar

Fakultas Pertanian UNS menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan untuk menunjang pengembangan sentra pisang di Jenawi Karanganyar.

Ramai Jual-Beli, Kucing Kuwuk Dilindungi Bukan Peliharaan

Laman media sosial Twitter tengah diramaikan dengan kasus jual-beli kucing kuwuk atau kucing hutan atau macan akar yang termasuk hewan dilindungi, sehingga tidak diperbolehkan menjadi peliharaan.

PSS Atasi Dewa United, Kans Persis ke 8 Besar Piala Presiden Tertutup

Kans Persis Solo lolos ke perempat final atau 8 besar Piala Presiden 2022 tertutup setelah PSS Sleman mengalahkan Dewa United 1-0.

Diserbu Pelancong, Wisata Ganja di Kedai Kopi Kian Ngetren di Amsterdam

Walau tidak pernah melegalkan ganja, Belanda mengizinkan penjualan produk ganja tidak lebih dari 5 gram. Wisata ganja pun menjadi salah satu destinasi andalan yang bisa dinikmati wisatawan di kedai kopi di Amsterdam, ibu kota Negeri Kincir Angin itu.

Emirsyah Syatar Jadi Tersangka Korupsi Garuda, Ini Respons Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir memberi respons terkait kasus korupsi di Garuda Indonesia yang telah menetapkan Emirsyah Satar sebagai tersangka.

FEB UNS Siap Dukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

Dibutuhkan peran bersama serta pemahaman bersama guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi secara regional di Jawa Tengah.

Pasang Surut Pemanfaatan Biogas Sebagai Sumber Energi Alternatif

Salah satu potensi sumber energi alternatif yang belum banyak dimanfaatkan di Indonesia adalah biogas. Tak hanya di Indonesia, pemanfaatan biogas sebagai sumber energi alternatif di banyak negara juga mengalami pasang surut.

UNS Solo Raih 2 Penghargaan IKU dari Kemendikbudristek

Keberhasilan UNS Solo raih dua penghargaan IKU tersebut tak lepas dari peran sejumlah stakeholder.