Tutup Iklan

Wiranto: Presiden Tak akan Grusa-Grusu Bebaskan Abu Bakar Ba\’asyir

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan Presiden Jokowi memerintahkan pejabat terkait untuk segera melakukan kajian secara lebih dalam terkait pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. Dalam hal ini, dia mengatakan Presiden tidak akan grusa-grusu.

Wiranto: Presiden Tak akan Grusa-Grusu Bebaskan Abu Bakar Ba\’asyir

SOLOPOS.COM - Kelapa Staf Presiden Moeldoko (kiri) berbincang dengan Menkopolhukam Wiranto dan Kepala BIN Budi Gunawan di Istana Negara Jakarta, Rabu (16/5/2018). (Antara - Wahyu Putro A)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan Presiden Jokowi memerintahkan pejabat terkait untuk segera melakukan kajian secara lebih dalam terkait pembebasan Abu Bakar Ba’asyir. Dalam hal ini, dia mengatakan Presiden tidak akan grusa-grusu.

Wiranto mengatakan hal itu dalam konferensi pers di Kementerian Polhukam di Jakarta, Senin (21/1/2019) petang. Menurutnya, keluarga Ba’asyir telah meminta pembebasan sejak 2017 karena usia lanjut dan kesehatan yang terus menurun.

Atas dasar itu dan alasan kemanusiaan, Presiden Jokowi memahami permintaan keluarga Abu Bakar Ba’asyir tersebut. Meski demikian, menurut Wiranto, pembebasan Abu Bakar Ba’asyir juga mempertimbangkan aspek-aspek lainnya, seperti kesetiaan terhadap Pancasila, hukum, dan lain sebagainya.

“Presiden tidak grusa-grusu, serta merta, tapi perlu mempertimbangkan aspek lainnya. Oleh karena itu Presiden memerintahkan pejabat terkait meminta kajian mendalam dan komprehensif merespons permintaan itu,” katanya.

Sebelumnya Presiden Jokowi menyebut pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir dilakukan demi dan atas dasar pertimbangan alasan kemanusiaan.

“Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah meninjau Rusun Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Desa Nglampangsari, Cilawu, Garut, Jumat (18/1/2019).

Presiden yang menugaskan kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra untuk mengupayakan pembebasan Ba’asyir membenarkan bahwa kondisi kesehatan Ba’asyir yang menurun menjadi pertimbangan utama.

Meski begitu, ia menegaskan ada banyak pertimbangan lain yang diperhatikan. “Iya, termasuk kondisi kesehatan masuk dalam pertimbangan itu,” ujarnya. Presiden mengatakan pembebasan tersebut sudah melalui pertimbangan yang panjang.

Berita Terkait

Berita Terkini

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.