Tutup Iklan

WhatsApp Perkenalkan Fitur Joinable Call, Ini Fungsinya

Platform pesan instan WhatsApp mengumumkan fitur baru joinable call untuk panggilan grup video di dalam aplikasi tersebut.

 Ilustrasi Whatsapp. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Whatsapp. (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA— Platform pesan instan WhatsApp mengumumkan fitur baru joinable call untuk panggilan grup video di dalam aplikasi tersebut.

Fitur ini memungkinkan pengguna bergabung ke panggilan grup, meskipun sesi tersebut sudah dimulai. Pengguna juga tidak harus menjawab panggilan ketika pertemuan jarak jauh tersebut dimulai.

“Fitur ini menghadirkan spontanitas serta kemudahan dalam percakapan tatap muka ke panggilan grup di WhatsApp,” kata WhatsApp dalam keterangan pers, Selasa (20/7/2021) seperti dilansir Antaranews.

Baca Juga: PPKM Darurat, Begini Cara Habisin Baterai Smartphone 7.000 mAh yang Megang Banget

Panggilan video atau video call di WhatsApp bisa menampung sampai dengan delapan orang. Saat menerima panggilan video grup, pengguna akan melihat notifikasi berisi peserta yang ikut pertemuan tersebut.

Kontak yang pertama dicantumkan adalah orang yang menambahkan ke panggilan video tersebut. Ketuk gabung atau join untuk mengikuti panggilan video tersebut. Jika panggilan tersebut tidak terjawab atau menjadi “missed call”, pengguna bisa melihat di tab histori call atau panggilan.

Jika panggilan video itu masih berlangsung, pengguna bisa mengetuknya untuk bergabung. Pengguna juga bisa keluar, kemudian bergabung lagi jika panggilan masih berlangsung. Fitur joinable call ini tersedia untuk sistem operasi Android minimal versi Jelly Bean 4.1.

Baca Juga: Cintai Produk Lokal! Inilah Spesifikasi Advan GX Dengan Gaya Kekinian

Kirim Video Ukuran Besar

Belum lama ini, WhatsApp disebut juga sedang mengerjakan fitur untuk mengirim berkas video dalam ukuran besar, yang selama ini belum tersedia di aplikasi tersebut.

Laman WABetaInfo menemukan fitur tersebut di aplikasi versi beta 2.21.14.6, yang berada di Google Play Beta Program.

Dalam aplikasi versi beta tersebut, WhatsApp memberikan tiga opsi unggahan berkas video, yaitu Auto, Best Quality dan Data Saver.

Baca Juga: Hanya Ada Tiga Unit di Dunia, Lamborghini Miura SVJ Siap Jadi Rebutan

Jika memilih Auto, WhatsApp secara otomatis akan memilihkan kompresi terbaik untuk video tersebut menggunakan algoritma. Sementara itu di Best Quality, video akan dikirimkan dengan kualitas terbaik yang ada.

Terakhir dengan Data Saver, WhatsApp akan mengompres video tersebut. WhatsApp saat ini belum bisa digunakan untuk mengirim video dalam ukuran besar.

Jika ukuran video diluar kapasitas WhatsApp, pengguna bisa mengakalinya dengan mengirim sebagai dokumen. Cara di atas juga berlaku untuk berkas foto.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Malaysia akan Batasi Pekerja Asing, Ini Alasannya

Pemerintah Malaysia akan membatasi jumlah pekerja asing maksimal 15 persen dari seluruh jumlah tenaga kerja di negara tersebut.

Alhamdulillah, Insentif Guru Madrasah Non-PNS Cair Awal Oktober

Kementerian Agama akan menyalurkan insentif untuk 300.000 guru madrasah non-PNS paling lambat awal Oktober.

Aksi Komplotan Perampok Bercelurit di Jaksel Terekam CCTV

Aksi komplotan perampok bercelurit di salah satu ruko di Jakarta Selatan pada Senin (27/9/2021) dini hari terekam kamera cctv.

Taliban Larang Pria Afghanistan Cukur Jenggot hingga Selfie

Taliban kembali mengeluarkan aturan baru yang wajib dipatuhi warga negara Afghanistan. Aturan itu melarang para pria di Afghanistan bercukur jenggot.

Polusi Udara Masuk Daftar Pembunuh Senyap

WHO mengingatkan jika melampaui pedoman kualitas udara yang baru dapat membawa risiko yang signifikan terhadap kesehatan.

Round Up: Isu Bahaya Komunisme Hingga Pabrik Pil Koplo di Yogya

Ditipidnarkoba Bareskrim Polri dan Polda DIY membongkar jaringan produksi dan peredaran obat-obatan ilegal atau pil koplo dari dua pabrik di wilayah Yogya.

Hutan Itu Indonesia Ajak Generasi Z Jaga Hutan

Hutan Itu Indonesia mengadakan Konser Segala Dalam Nada untuk mengajak anak muda di seluruh Indonesia melakukan #JagaHutan dalam rangka memperingati Hari Hutan Indonesia.

Guru SMK se-Indonesia Dapat Ilmu Otomotif dari Daihatsu

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melalui pilar Pintar Bersama Daihatsu memberikan pengetahuan kepada guru SMK se-Indonesia secara kontinyu.

10 Berita Terpopuler: Sirkuit Mandalika Hingga Nasib Terminal Kartasura

Kabar tentang Sirkuit Mandalika yang disiapkan untuk gelaran olahraga bergengsi taraf internasional menjadi berita terpopuler Solopos.com pada Selasa (28/9/2021).

Penemu Vaksin Sebut Virus Corona akan Berakhir Seperti Flu Biasa

Ilmuwan terkemuka yang juga penemu vaksin Oxford AstraZeneca, Dame Sarah Gilbert, mengatakan Covid 19 tidak mungkin menjadi lebih ganas.

Corona di Filipina Makin Horor

Rekor kasus dalam sehari itu membuat pandemi corona di Filipina makin horor.

Gatot Nurmantyo, Jenderal yang Aktif Ingatkan Isu PKI

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo identik dengan isu kebangkitan bahaya komunisme

Kasus Covid-19 Melonjak, Filipina Masih Mengkhawatirkan

Situasi Filipina masih mengkhawatirkan menyusul setelah kembali mencatat rekor kasus harian kasus Covid-19.

Respons Gatot Nurmantyo, Letjen Dudung: Itu Tuduhan Keji

Letjen Dudung menyebut ucapan Gatot Nurmantyo sebagai tuduhan keji.

Kala Azis Syamsuddin Disebut Bapak Asuh oleh Penyidik KPK

Azis Syamsuddin disebut bapak asuh oleh Robin.

Senat Soll, Dari Dipecat TNI hingga Meninggal Seusai Diamputasi

Polisi mengungkapkan kronologi kematian Senat Soll yang kesehatannya terus memburuk kemarin.