Tutup Iklan

Whani Darmawan, Pemeran Darsam yang Sangar di Film Bumi Manusia

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO – Tokoh Darsam memegang peranan penting di film terbaru Bumi Manusia. Darsam merupakan seorang kusir sekaligus pelayan paling setia yang bekerja untuk Nyai Ontosoroh. Dia diceritakan sebagai pria Madura yang gagah dan sangar. Lantas, siapakah pemeran Darsam tersebut?

Rupanya, tokoh Darsam di film terbaru Bumi Manusia diperankan oleh aktor kawakan, Whani Darmawan. Pada film tersebut, dia didandani dengan kumis tebal dan pakaian serba hitam yang membuatnya terkesan sangar.

Suara Whani Darmawan sebagai Darsam terdengar sangat keras dan berat. Logat Madura yang cukup kental membuatnya semakin berwibawa sebagai Darsam. Tak ketinggalan, Whani Darmawan selalu menyelipkan celurit di punggung untuk menguatkan kesan sangar Darsam.

Dikutip dari Wikipedia, Senin (16/8/2019), pria kelahiran Kota Jogja, 24 Mei 1966, merupakan salah satu tokoh penting di dunia teater Indonesia. Dia telah bekerja sama dengan sejumlah seniman ternama seperti Butet Kartaredjasa, Emha Ainun Nadjib, Riri Reza, hingga Mira Lesmana.

Sebelumnya, dia pernah ambil bagian dalam film Indonesia Pendekar Tongkat Emas dan Drupadi.

Pengalaman bermain teater membuat Whani Darmawan mampu memerankan karakter Darsam di film terbaru Bumi Manusia dengan sangat baik. Watak tokoh Darsam yang temperamental namun setia dan berjiwa bersih mampu ditampilkan dengan baik oleh Whani Darmawan.

Akting Whani Darmawan di film terbaru Bumi Manusia cukup menonjol. Sebagai kusir dan pelayan, dia memegang peranan penting lantaran sangat ditakuti oleh anak dan suami Nyai Ontosoroh. Dia menunjukkan bakti dan kesetiaan kepada Nyai Ontosoroh hingga titik darah terakhir.

Darsam menjadi orang terdepan yang melindungi keluarga Nyai Ontosoroh dari berbagai gangguan. Namun, akhirnya dia tewas saat mengadang pasukan Belanda yang ingin menjemput Annelies Mellema di akhir kisah film Bumi Manusia.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Intip Berbagai Aturan Karantina di Sejumlah Negara

Berikut berbagai aturan karantina di sejumlah negara yang perlu Anda ketahui.

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Doa Mohon Ampun dari Dosa Besar, Lengkap Ada Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa memohon ampunan dari dosa besar dan kesalahan lainnya menurut ajaran Islam yang dilengkapi latin dan artinya.

Lirik Lagu Salah - Happy Asmara

Berikut ini lirik lagu Sabar dari Happy Asmara, yang telah tayang pada Kamis, 25 November 2021 di Youtube.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sejarah Hari Ini : 4 Desember 1829, Inggris Larang Ritual Sati di India

Berbagai peristiwa penting terjadi pada 4 November salah satunya pelarangan ritual Sati seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Resmi, Polri Larang Kerumunan Natal dan Tahun Baru 2022

Jika dalam penerapan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 ada temuan pelanggaran maka petugas akan melakukan pembinaan hukum.

Partai Gerindra Bukan Partai Kos-Kosan, Maksudnya?

Muzani mengatakan, Jawa Barat telah menjadi "kandang" Prabowo dan Gerindra sejak Pemilu 2014-2019.

Tanpa Keramaian, Begini Perayaan Sweet Seventeen Solo Grand Mall

Manajemen Solo Grand Mall merayakan hari ulang tahun ke-17 atau sweet seventeen, Jumat (3/12/2021), secara sederhana dan tanpa keramaian.

Dinas Kebudayaan DIY Salurkan Gamelan ke Pesantren, Jadi Media Dakwah

Dinas Kebudayaan DIY menyalurkan seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro kepada sejumlah pesantren.

Begini Ayam Diburu di Lereng Gunung Lawu dalam Tradisi Mondhosio

Tradisi Mondhosio merupakan wujud syukur warga lereng Gunung Lawu dalam mensyukuri hasil panen.

Wajah Baru Taman Parkir Waduk Wonogiri Hasil Sentuhan Rp10,9 Miliar

Taman Parkir Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur didesain seperti pantai saat elevasi air waduk mencapai puncak.