Welcoming Dinner G20 di De Tjolomadoe, Ternyata Ada Maksud Khusus

Para delegasi negara anggota G20 menikmati sajian makan malam atau welcoming dinner di De Tjolomadoe, Karanganyar, Selasa (29/3/2022).

Selasa, 29 Maret 2022 - 21:33 WIB Penulis: Wahyu Prakoso Editor: Suharsih | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Para delegasi negara anggota G20 yang akan mengikuti pertemuan TIIWG di Solo menikmati sajian welcoming dinner di De Tjolomadoe, Karanganyar, Selasa (29/3/2022). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, KARANGANYAR — Para delegasi pertemuan negara-negara anggota The Group of Twenty atau G20 Presidensi Indonesia 2022 di Solo mengikuti museum visit, welcoming dinner reception, dan art performance di De Tjolomadoe, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Selasa (29/3/2022) malam.

Berdasarkan pantauan Solopos.com di lokasi, para delegasi ajang Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) berangkat ke De Tjolomadoe dari Alila Hotel Solo sekitar pukul 17.30 WIB. Para tamu disambut dengan tarian di Stasiun Gilingan barat De Tjolomadoe.

Selanjutnya para tamu disuguhi beragam koleksi Museum De Tjolomadoe mulai proses penggilingan tebu, mesin pabrik gula, lalu menikmati sajian gala dinner.

Baca Juga: Gala Dinner G20 di Mangkunegaran Solo, Tamu Makan Sambil Nonton Tarian

Para delegasi pertemuan TIIWG G20 di Solo itu duduk dekat panggung saat welc0ming dinner. Sementara tamu dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) duduk di sisi utara meja makan delegasi sejumlah negara.

Mereka menikmati sejumlah sajian khas Indonesia. Live music serta tarian kontemporer menghibur para tamu saat menikmati hidangan sampai sekitar pukul 20.00 WIB.

Isu Industri Kali Pertama Dibahas

Direktur Jenderal Ketahanan Perwakilan dan Akses Industri Internasional Kemenperin, Eko SA Cahyanto, menjelaskan penanggung jawab pertemuan G20 di Solo adalah Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi, dan Kementerian Perindustrian.

Baca Juga: 2 Destinasi Ini akan Dikunjungi Delegasi G20 saat City Tour di Solo

Penanggung jawab logistik serta sarana dan prasarana pertemuan pertama TIIWG G20 di Solo dilakukan Kemenperin. “Presidensi Indonesia ini kali pertama isu industri akan dibahas dalam forum G20. Maka kami ingin menampilkan pentingnya industri menjadi bagian G20,” katanya seusai acara welcoming dinner.

Eko mengatakan ada maksud dan pesan mendalam dari dipilihnya De Tjolomadoe sebagai lokasi welcoming dinner para delegasi G20. Salah satunya untuk menunjukkan Pabrik Gula Colomadu sebagai salah satu yang terbesar di dunia pada masanya kepada para delegasi berbagai negara itu.

De Tjolomadoe merupakan sisa dari kejayaan industri gula dari masa lalu. “Industri itu ada tiga hal yang menjadi faktor utama, yang pertama investasi, yang kedua teknologi, dan ketiga adalah sumber daya manusianya,” jelasnya.

Baca Juga: Intip Agenda Pertemuan Negara Anggota G20 di Solo, Ini Susunan Acaranya

Standar Keberlanjutan Industri

Menurut Eko, ketiga kementerian membawa isu industri 4.0 untuk industri yang inklusif dan berkelanjutan. De Tjolomadoe yang dipakai untuk welcoming dinner itu adalah industri (pabrik gula) yang dibangun sekitar 200 tahun lalu namun tidak bisa mengejar efisien karena tertinggal teknologi.

“Industri Indonesia perlu didukung, fasilitasi agar mengadopsi standar keberlanjutan terutama sisi sustainability-nya untuk tetap bersaing. Maka kami bawa ke De Tjolomadoe, message a lot and clear [pesannya banyak dan jelas] kami tampilkan ini supaya industri ini agar industri bisa kami jaga, kami maintenance keberlanjutannya, dan daya saingnya,” ungkapnya.

Menurut Eko, forum G20 di Solo pekan ini merupakan pertemuan pertama. Hasil akhirnya akan diputuskan pada September 2022. Pemerintah terus melakukan diskusi isu industri pada sejumlah pertemuan dan seminar internasional.

Baca Juga: 2 Bus Tingkat dan Sepur Jaladara Disiapkan untuk City Tour G20 di Solo

“Tadi sore kami tunjukkan kegiatan bersaman TIIWG tentang sustainable furniture. Kami tunjukkan komitmen Indonesia untuk mengadopsi standar keberlanjutan industri furnitur. Kami mendorong industri 4.0 bisa diadopsi industri kecil menengah supaya bisa bertansportasi untuk naik kelas, lebih efisien, dan berdaya saing,” paparnya.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif