Weladalah, Pencopet di Blora Beraksi Sambil Bawa Puluhan Jimat

Nasib seorang pencopet yang beraksi di Blora, Jawa Tengah sungguh sial kendati berbekal puluhan jimat tetap saja tertangkap saat beraksi.

 Penampakan jimat-jimat yang dibawa pelaku pencurian di Blora. (Detik.com)

SOLOPOS.COM - Penampakan jimat-jimat yang dibawa pelaku pencurian di Blora. (Detik.com)

Solopos.com, BLORA — Nasib seorang pencopet yang beraksi di Blora, Jawa Tengah sungguh sial, kendati berbekal puluhan jimat dia tetap saja tertangkap. Aksinya gagal setelah korban yang merupakan seorang emak-emak pedagang bawang berteriak minta tolong.

“Dalam menjalankan aksinya pelaku berbekal puluhan jimat dan rajah yang selalu dibawa,” kata Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiyana, saat dihubungi Detik.com, Selasa (3/8/2021).

“Jimatnya kalah dengan teriakan minta tolong emak-emak. Pencopet berhasil dikejar warga yang hendak lari dengan berboncengan dengan kawannya. Pelaku ditinggal lari,” lanjut Agus.

Baca juga: Kasus Prank Bantuan Rp2 T, Kapolda Sumsel Dianggap Salah Fatal

Agus menceritakan peristiwa itu terjadi Selasa (3/8). Pencopet bernama Agus Mukiyat ini mendatangi korban bersama dengan seorang kawannya. Berpura-pura akan membeli bawang dari korban. Namun saat korban lengah, pelaku langsung membawa kabur tas milik korban yang berisi uang Rp12 juta.

“Menyadari tasnya hilang, korban langsung berteriak minta tolong kepada warga. Pelaku bersama kawannya langsung lari tunggang langgang melihat puluhan warga mengejar. Namun apes bagi pelaku, dia ditinggal kawannya yang sudah mengendarai sepeda motor,” ungkapnya.

Baca juga: Kadinas Dindagkop UKM Blora Jadi Tersangka Jual Beli Kios Pasar

Salah seorang pencopet yakni Agus akhirnya dibekuk warga. Warga yang sempat menggeledah pelaku menemukan puluhan jimat berbagai bentuk.

“Puluhan jimat sudah kita amankan, bentuknya macam-macam ada yang berbentuk besi, kain yang diikatkan di perut, sabuk, rajah dan masih banyak,” ungkapnya.

Pelaku kini telah diamankan di Polsek Cepu dan tengah dimintai keterangan. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatan yang sama dia lakukan di toko ban yang terletak di Jalan Giyanti Cepu pada 16 Juni 2021 lalu.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Ganjar Sebut Jateng Segera Bentuk Brinda, Ini Fungsinya

Usulan pembentukan Brinda ini bahkan sudah masuk dalam pembahasan antara Pemprov Jateng dengan DPRD Jateng dalam rapat paripurna.

Hubungan Tak Direstui, Pemuda di Grobogan Nekat Gantung Diri

Cerita keluarga hubungan korban tidak direstui orang tua kekasihnya diduga itu yang membuat pemuda di Grobogan gantung diri.

JoMan Usung Ganjar Jadi Capres, Ini Reaksi Gubernur Jateng

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Innalillahi, 99 Anak Salatiga Kehilangan Orang Tua Gegara Covid-19

Catatan Pemkot Salatiga, sejak awal pandemi hingga Agustus 2021, sudah ada 99 anak di Salatiga yang kehilangan orang tuanya karena terpapar Covid-19.

Tim Basket Satya Wacana Saints Salatiga Umumkan Pergantian Pelatih

Mantan kapten tim SWSS musim 2010-2011 yaitu Jerry Lolowang terpilih sebagai pengganti Efri Meldi.

Rekonstruksi Pembunuhan Taruna PIP Semarang Digelar, Polisi Temukan Fakta Baru

Polisi menggelar reka ulang penganiayaan taruna PIP Semarang oleh senior yang berujung kematian. Ada sejumlah fakta baru yang terungkap.

Konglomerat Pertama Asia Tenggara Punya Istana di Semarang Seluas 81 Ha, Ini Wujudnya

Konglomerat pertama di Asia Tenggara mempunyai istana megah di Semarang, Jawa Tengah yang konon katanya luasnya mencapai 81 hektare.

Kecanduan Film Porno Buyarkan Mimpi Calon Dokter Spesialis

Ia dijerat dengan Pasal 281 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan.

Desa Binaan UKSW Salatiga Jadi Desa Wisata Terbaik 2021 Versi BCA Award

Desa Wisata Tingkir Lor binaan UKSW Salatiga berhasil menjuarai ajang Bakti BCA - Desa Wisata Award 2021 kategori foto desa wisata terbaik menggunakan smartphone.

Berhentikan Pengendara Motor hingga Terjatuh, Polisi Semarang Dihukum Disiplin

Video saat Bripka Amir menghentikan pengendara hingga terjatuh itu tersebar di media sosial.

Vaksinasi Covid-19 di GOR Sukarno Grobogan Diserbu Warga

Target semula vaksinasi di GOR Sukarno Grobogan hanya 1.000 orang namun ketika pendaftaran dibuka, masuk 1.200 orang.

Termasuk Getuk Ketek, Ini 4 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Selalu Diincar

Salatiga yang berada di perlintasan Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) memiliki oleh-oleh khas yang diincar para pelancong.

Konglomerat Pertama Asia Tenggara Ternyata dari Semarang, Ini Sosoknya

Ternyata konglomerat pertama di Asia Tenggara berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Adakah yang tahu sosoknya?

Liburan Murah Meriah di Umbul Senjoyo Salatiga, Berenang Sambil Menyantap Bakwan Jembak

Umbul Senjoyo berada di salah satu desa di ujung Kota Salatiga. Hawanya sejuk, airnya jernih serta masih terjaga kebersihannya.

Alvin Lie Unggah Video Polisi Semarang Jatuhkan Pengendara Motor, Ini Tanggapan Polda Jateng

Mantan anggota DPR dari PAN, Alvin Lie, mengkritik cara polisi Semarang menghentikan pengendara sepeda motor yang melanggar aturan dengan menjatuhkannya.