Wedang Ronde Porsi Jumbo di Sukoharjo, Murah dan Menghangatkan

Wedang ronde porsi jumbo dengan harga murah dan segar dapat dibeli di warung milik pria asal Sukoharjo.

 Wedang ronde porsi jumbo. (Instagram)

SOLOPOS.COM - Wedang ronde porsi jumbo. (Instagram)

Solopos.com, SUKOHARJO — Berkunjung ke Sukoharjo tak ada salahnya mencoba salah satu kuliner khas seperti wedang ronde. Rekomendasi wedang ronde murah yaitu di warung Slamet yang memiliki porsi jumbo.

Wedang ronde ini berlokasi tak jauh dari Solo, tepatnya di Badran Baru 02/03, Sawah, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban. Warung Slamet buka 16.00 WIB hingga dagangannya habis. Perlu diketahui, warung milik Slamet ini tutup pada hari Jumat.

PromosiJogja Darurat Sampah, Jawa Tengah Penyumbang Sampah Tertinggi Nasional

Wedang ronde milik Slamet ini disebut murah lantaran harganya hanya Rp6.000 dan memiliki porsi jumbo seperti di video yang diunggah di akun Instgaram @infomakansolo, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Perlu Dicoba! Tahok Legendaris di Solo, Menghangatkan dan Kaya Manfaat

Wedang ronde milik Slamet ini rasanya enak dan menyegarkan meski memiliki porsi yang jumbo. Bahkan cukup membeli dua porsi wedang ronde bisa dikonsumsi untuk sekeluarga. “Walau pun porsi-ne sak porong ngene tapi rasannya jos lho asli tuku 2 isoh nggo sak omah,” tulis pengunggah video.

Tak hanya wedang ronde, Slamet juga menjual wedang asle yang tak kalah menyegarkan. Kuliner menyehatkan ini juga dibanderol Rp6.000 saja.

Slamet yang sebelumnya berjualan keliling kemudian berjualan di rumah lantaran banyaknya pembeli yang datang ke rumahnya. Bahkan sebelum Slamet membuka warungnya, pembeli sudah menunggu untuk membeli wedang ronde porsi jumbo ini.

Baca Juga: Tahu Kupat Porsi Jumbo di Sukoharjo, Murah dan Kimplah-Kimplah

Dikutip dari laman Diskominfo Pemkot Solo, wedang ronde merupakan kuliner khas dengan cita rasa jahe yang autentik. Wedang jahe pada sajian ini dapat menghangatkan tubuh. Tak heran jika kuliner ini dicari sebagian orang yang demam atau meriang.

Wedang ronde memiliki sejumlah isian yakni kacang tanah, bulatan berisi tepung ketan dan sagu, kolang kaling, dan wedang jahe. Kuliner ini cocok disantap di malam hari sambil duduk lesehan.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kuliner solo (@infomakansolo)

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

IPAL Terpadu Limbah Ciu di Sukoharjo Diharapkan Segera Dibangun

Dampak yang dirasakan dari pembuangan limbah ciu yakni bau yang menyengat. 

Pedagang di Pasar Mebel Gilingan Solo Kesulitan Cari Lokasi Penyimpanan

Para pedagang Pasar Mebel Gilingan, Solo, mengaku bingung dan kesulitan mencari lokasi penyimpanan barang-barang dagangan mereka setelah kios dibongkar.

Ssttt... Rektor UNS Solo Beri Bocoran Kapan PTM Penuh Dimulai

Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho, memberikan bocoran kapan perkuliatan tatap muka atau PTM secara penuh akan dimulai setelah dua kuliah daring dan hybrid.

Teka-Teki Bantuan Hukum Rp795 Juta yang Jerat BUMDes Berjo Ngargoyoso

Dana bantuan hukum Rp795 juta dalam proyek pemugawan Telaga Madirda diduga jadi sumber penyimpangan di BUMDes Berjo yang merugikan negara. Kasus ini sedang ditangani Kejari Karanganyar.

Di Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Alas Donoloyo Wonogiri yang telah berstatus Cagar Alam memiliki cerita mistis, salah satunya pantangan menebang pohon jati ratusan tahun di kawasan itu.

Revitalisasi Rawa Jombor Jalan Terus, Ini Harapan Penjaring Ikan

Revitalisasi Rawa Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten, masih berjalan hingga sekarang, Selasa (17/5/2022).

Peserta Membeludak, Kejurkab Bulu Tangkis Sragen Diperpanjang

PBSI Sragen menggelar Kejurkab Bulu Tangkis yang diikuti 405 peserta dari berbagai daerah di Soloraya. Kejurkab ini memperebutkan piala Bupati Sragen.

Siswa SMP di Sukoharjo Bikin Eco Enzyme untuk Netralkan Limbah Ciu

Aksi penuangan eco enzyme untuk menetralisasikan lingkungan, mengingat aliran sungai di persawahan itu tercampur limbah ciu dari pabrik etanol setempat.

Warga Klaten Pemilik 9 Bidang di 5 Desa Terima UGR Tol Solo-Jogja

Proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) lahan terdampak proyek tol Solo-Jogja di Klaten terus bergulir.

Kendaraan Listrik Wisata Solo Dan Sepur Kelinci Boleh Jalan, Tapi...

Kendaraan wisata berbasis listrik dari Pemkot Solo maupun sepur keinci sebenarnya boleh boleh beroperasi namun ada syarat yang harus dipenuhi.

Ternyata Banyak Juga, Ini Jumlah Kereta Kelinci di Klaten

Usaha mengoperasikan kereta kelinci di Klaten terus menjamur. Hingga sekarang, jumlah kereta kelinci di Klaten sudah lebih dari 200 unit.

Waspadai PMK, Disnakkan Sragen Gandeng Polisi Awasi Hewan Ternak

Disnakkan menggandeng Polres Sragen dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di masyarakat untuk mendeteksi ada tidaknya indikasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Tak Terawat, Area Bermain Anak di Utara SMAN 8 Solo Mirip Taman Mati

Taman dan area bermain anak-anak di kawasan Mojosongo, Jebres, tepatnya di utara SMAN 8 Solo kini kondisinya tak terawat hingga mirip taman mati.

Kereta Kelinci di Klaten Jadi Transportasi Favorit Warga untuk Tilik

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Murah Pol! Segini Tarif Jarak Dekat dan Jauh Kereta Kelinci di Klaten

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Di sisi lain, tarif untuk naik kereta kelinci di Klaten ternyata terbilang murah.

Jembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Jembatan Jurug yang bakal direvitalisasi tahun ini menjadi salah satu saksi bisu modernisasi Kota Solo yang semula adalah kota bandar yang dihuni masyarakat kuli, menjadi kota kerajaan.