Webinar Unipma: Mencari Peluang di Era Digital hingga Mengenal Saham
Universitas PGRI Madiun (Unipma), Jumat (4/9/2020) memberikan pembekalan Mahasiswa Unipma dengan tema Membangun Usaha Keuangan Di Era Digital.

Solopos.com, SOLO– Persaingan dunia kerja semakin ketat, terlebih lagi di era digital yang banyak terjadi pergeseran maupun perubahan di berbagai bidang.
Diperlukan kejelian untuk menangkap peluang dan kesempatan agar tidak tertinggal.

“Salah satu peluang besar yang semakin terbuka lebar yaitu peluang untuk berwirausaha. Fasilitas Internet dan jaringan yang semakin luas memberikan peluang kita untuk mengakses pasar di seluruh dunia. Tanpa mengeluarkan modal yang banyak dan yang dibutuhkan hanya niat dan nyali untuk mencobanya,” ujar Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun (Unipma), Dr. Aglis Andhit, H,SE.,M.M saat memberi sambutan pada acara webinar, Jumat (4/9/2020).

Mengangkat dengan tema “Membangun Keuangan di Era Digital dan Bisnis” yang digelar sebagai pembekalan untuk para calon alumni itu digelar melalui aplikasi video meeting, Zoom dan juga Youtube.

Lebih jauh, dalam sambutannya, Aglis Andhita menyampaikan tidak banyak lulusan perguruan tinggi, yang termotivasi dan memiliki nyali untuk berwirausaha karena takut gagal. Padahal gagal adalah hal biasa dalam bisnis, sebelum menikmati kesuksesan.

Yakin Menang 96% Di Pilkada Solo, Rudy: Gibran-Teguh Mau Cetak Sejarah Kalahkan Jokowi-Rudy

Menanamkan Optimisme

Sementara itu, salah satu Alumnu lulusan pertama Unipma Prodi Managemen tahun 2017, Unipma, Galih Ratih membagi pengalamannya saat mencari pekerjaan hingga ia bekerja. Ia juga memotivasi peserta webinar untuk selalu membiasakan diri untuk optimistis.

“Pertama saya memaksa atau menoktrin saya sendiri untuk optimis. Kedua, karena sudah dipaksa untuk optimis akhirnya terpaksa optimis. Kemudian saya terbiasa optimis dan akhirnya optimis menjadi budaya saya.” ujar pegawai staf HRD PT. Indraco Suncity Festival Madiun tersebut.

Ia juga menambahkan, membudayakan optimistis dan tidak mudah mengeluh bisa menjadi cara atau jalan keluar saat dalam masalah. Tidak lupa ia mengingatkan untuk menyalurkan sifat optimistis ke rekan-rekan kantornya.

Ratih Galih juga memberi semangat agar mahasiswa Unipma mengejar cita-citanya setinggi langit serta menerapkan prinsip don’t limit your challenge, but challenge your limit. Menurutnya kata-kata itu bisa membangun semangat dan memotivasi agar kita tidak membatasi tantangan dan menantang keterbatasan diri.

Diiringi Ratusan Mobil Branding Dan Teriakan Yel-Yel, Etik-Agus Mendaftar Ke KPU Sukoharjo

Belajar Investasi Saham

Sementara itu, pembicara lain, Andre Mahardhika Sinudarsono yang merupakan Branch Manager PT Phintracso Securities Surabaya menyampaikan pentingnya investasi. Setelah lulus kuliah, kemudian mendapat pekerjaan dan mendapatkan gaji, tentu seseorang butuh peluang usaha dan investasi.

“Jangan sampai semua dana atau gaji yang didapatkan habis untuk kebutuhan. Namun, harus ada gaji untuk ditabung dan investasi,”ujar Andre.Banyak hal yang diminati oleh mahasiswa milenial untuk berinvestasi. seperti reksadana, pasar saham, emas, ataupun properti.

Namun, menurut Andre pasar saham memiliki keunggulan dibanding investasi emas atau meyimpan mata uang. Keuntungan dari berivestasi saham, antara lain mendapat keuntungan yang dibagikan kepada pemegang saham, tidak adanya biaya penyimpanan, tidak ada pajak tahunan, serta aman. Ditambah lagi, investasi saham juga sangat mudah, tidak seperti dulu yang hanya mampu dilakukan oleh pengusaha besar atau kalangan jetset.

“Berbeda sekali, investasi saham dengan kondisi saat ini. Kalau zaman dulu, investasi di saha kita butuh investasi mulai dari Rp5 juta sampai dengan Rp10 juta. Tapi untuk sekarang investasi saham bisa dilakukan hanya butuh Rp100.00,” ujarnya.

Tentunya, bagi orang yang ingin belajar berinvestasi saham, bisa mencoba mulai dari harga terendah tersebut. Meskipun begitu, setiap investasi juga memiliki risiko. Biasanya risiko ini ada karena tidak memahami caranya.

Awalnya, para pemula bisa melakukan riset terlebih dahulu, mengalanisis laporan keuangan perusaahaan melalui website IDX dan memperkirakan arah harga saham dengan mempelajari data historisnya, sehingga risiko tersebut dapat dihindari. Kemudian, pilihlah perusahaan yang ternama dan memiliki konsumen yang pasti.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom