Waspadai Varian Omicron, Ganjar: Tak Boleh Keluar Lewat Pintu Belakang

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyebutkan sejauh ini belum terdeteksi keberadaan omicron di Jateng.

 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat melayani foto penonton di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (20/11/2021). (Suara.com)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat melayani foto penonton di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (20/11/2021). (Suara.com)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mewanti-wanti warganya untuk waspada akan masuknya Covid-19 varia baru, yakni omicron. Kabar baiknya, sejauh ini virus yang mulai merebak di Afrika Selatan tersebut belum terdeteksi ada di Jawa Tengah.

“Saya minta setiap ambil sampel kita langsung bawa untuk dites dengan whole genome sequencing test. Kenapa menjadi penting, karena ini bisa menjadi deteksi sejak dini. Alhamdulillah sampai akhir kemarin hasil tes semua varian yang ditemukan masih delta, yang baru [omicron] belum ditemukan,” kata Ganjar saat ditemui di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (29/11/2021), seperti dilansir suara.com.

Dinas Kesehatan Jawa Tengah diminta untuk tidak menghentikan pengambilan sampel secara acak untuk di test. Harapannya, jika ada varian omicron masuk, lebih cepat terdeteksi dan bisa segera diambil langkah penanganannya.

Baca Juga: Kecanduan Game Online, Kakak Beradik di Temanggung Nekat Bobol Toko

“Kita sudah punya alat sendiri, sudah beli sendiri. Jadi saya minta untuk diambil sampel-sampel secara random dan terus-menerus. Tidak boleh berhenti sehingga nanti diharapkan kita bisa membantu deteksi (varian baru) secara dini,” jelasnya.

Terkait potensi masuknya varian baru Covid-19, Ganjar mengapresiasi kepada pemerintah pusat yang sudah melakukan langkah pencegahan. Misalnya tidak menerima tamu, kawan, dan mungkin juga keluarga dari daerah atau negara-negara tertentu yang terdapat varian baru.

“Ini tentu saja cara pencegahan yang sangat bagus. Saya berterima kasih kepada pemerintah pusat,” katanya.

Baca Juga: Demo Buruh di Semarang, Singgung Ganjar Nyapres

Pencegahan lain yang harus dilakukan adalah memperketat seluruh pintu masuk. Mulai dari bandara sampai pelabuhan keluar-masuk harus melalui satu pintu yang diawasi dengan ketat.

“Mohon maaf karena ini pernah terjadi sehingga jangan sampai ada orang keluar dari bandara dan pelabuhan dari pintu belakang. Semua harus lewat pintu depan. Kalau ini bisa dijaga, insya Allah kita bisa menjaga agar varian baru tidak masuk ke kita karena ini rentan sekali. Kita harus siaga dan tidak boleh meremehkan,” katanya.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Hina Pelapor, 5 Anggota Satreskrim Polres Boyolali Diperiksa

Sebanyak lima anggota Satreskrim Polres Boyolali menjalani pemeriksaan kode etik atas kasus dugaan pelecehan atau penghinaan terhadap pelapor korban pemerkosaan.

+ PLUS Pranata Mangsa dalam Jejak Ilmu Astronomi di Balik Kemegahan Borobudur

Pembangunan Candi Borobudur disebut menunjukkan Matematika kuno dan telah mempertimbangkan ilmu Astronomi.

Hendak Salip Truk, Pengendara Motor di Pati Meninggal

Kecelakaan maut menimpa seorang pengendara motor di Kabupaten Pati yang terlindas truk saat berusaha menyalip truk dari sisi kiri.

Mahasiswa UKSW Ikuti MBKM, 4 Bulan Dampingi 13 Sekolah di Kupang

UKSW menyerahkan langsung ke-13 mahasiswa yang ikut MBKM kepada Bupati Kabupaten Kupang di Kantor Bupati Kabupaten Kupang, Selasa (11/01/2022).

Gunung Srandil di Cilacap Menjadi Pepunden Tertua di Tanah Jawa

Gunung Srandil tidak hanya terdapat petilasan leluhur, tetapi juga termasuk pepunden tertua di Tanah Jawa.

Asale Gunung Srandil Cilacap, Ada Petilasan Ki Semar Leluhur Tanah Jawa

Inilah asal mula nama Gunung Srandil Cilacap yang terdapat petilasan leluhur tanah Jawa, Ki Semar.

Hadirkan Semangat UMKM Lokal di Semarang, Ini Promo dari ShopeePay

ShopeePay, selaku penyedia layanan pembayaran digital menghadirkan program Semangat UMKM Lokal di Semarang dengan menawarkan promo diskon berbelanja di sentra UMKM.

Pria Tanpa Busana Meninggal di Kamar Hotel Kudus, Polisi Temukan Ini

Penemuan mayat pria tanpa busana di sebuah hotel di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), membuat warga geger.

Goa Jatijajar, Wisata Hits Kebumen Sejak Era Kolonial

Di dalam dinding Goa Jatijajar Kebumen, Jawa Tengah, ditemukan banyak coretan nama orang dari aspal cair.

Misteri Sosok Ki Semar Disebut Leluhur Tanah Jawa

Asal usul tentang Semar yang diyakini sebagai leluhur tanah Jawa masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Mahasiswa Fisikom UKSW Terbitkan Buku Sepak Terjang Organisasi Wanita Salatiga

Penerbitan buku ini merupakan salah satu output penyelenggaraan Pembelajaran Lapangan Terpadu (PLT) yang diadakan Fisikom UKSW tahun 2021.

Unik, Soto Tamanwinangun Khas Kebumen Gak Pakai Ayam & Sapi

Berbeda dengan soto pada umumnya yang menggunakan daging ayam, Soto Tamanwinangun khas Kebumen ini justru menggunakan daging entok sebagai daging suwirannya.

Polisi Tangkap 2 Wanita Bos Arisan Online di Jateng, Tipu Korban Rp4 M

Aparat Ditreskrimsus Polda Jateng menangkap dua wanita yang menjadi bandar arisan online di Semarang dan Demak.

Gua Semar, Pertapaan Soeharto Cari Wangsit untuk Jadi Presiden

Gua Semar menjadi salah satu pertapaan yang dikunjungi almarhum Soeharto sebelum naik menjadi Presiden Indonesia.

Siapa Ki Semar Leluhur Tanah Jawa? Inikah Jawabannya?

Sosok Ki Semar yang dianggap sebagai leluhur tanah Jawa memiliki beragam versi tentang asal-usulnya.