Waspadai Gelombang Kedua Covid-19, Jepang Siapkan Pelacakan Dini Lewat Smartphone
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (Reuters)

Solopos.com, TOKYO - Jepang menjadi salah satu negara yang dianggap sukses mengatasi wabah virus corona Covid-19. Setelah mencabut masa darurat di sejumlah daerah, Pemerintah menyiapkan perangkat khusus untuk melacak persebaran Covid-19.

Ratusan Kasus, Klaster-Klaster Baru Covid-19 Bermunculan di Semarang

Dilansir The Japan Times pada Selasa (2/6/2020), orang-orang di distrik Kitashinchi dekat Stasiun Osaka, terlihat bersuka cita menyambut pencabutan masa darurat. Para pelanggan berkumpul di restoran untuk menikmati santapan dengan suasana berbeda.

"Semua orang dalam suasana hati yang gembira. Saya mendapatkan lebih banyak penumpang hari ini daripada sebelumnya," kata Kazuyuki Maeda, seorang sopir taksi di daerah Kitashinchi.

Nekat Manipulasi Data PPDB, Calon Siswa Baru SMA Sukoharjo Siap-Siap Dicoret

Pemerintah Jepang juga membekali para pemilik tempat makan dan hiburan dengan sistem pelacakan kontak menggunakan kode QR.

Para pemilik tempat usaha baik makanan dan hiburan wajib mendaftarkan diri ke pemerintah, kemudian akan dikirimkan kode QR yang dapat mereka cetak dan tampilkan di pintu masuk.

Baru 1 RS Di Boyolali Mampu Urus Jenazah Pasien Covid-19 Sesuai Standar, Pemkab Adakan Pelatihan

Pelanggan dapat menggunakan ponsel pintar mereka untuk memindai kode QR dan mengisi formulir mengenai data diri beserta alamat email mereka.

Pelacakan Covid-19 di Jepang

Sistem unik ini nantinya akan memberikan kabar melalui email, jika pelanggan tersebut berada di satu tempat yang sama dengan seseorang yang diidentifikasi terpapar virus corona. Mereka kemudian dapat menghubungi prefektur untuk informasi lebih lanjut.

Inspiratif! Ada Rumah Belajar Online Gratis Untuk Siswa di Slogohimo Wonogiri

"Dengan mendaftar sistem kode QR ini, kita dapat melacak infeksi dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk kemungkinan adanya gelombang kedua virus corona," kata Gubernur Osaka, Hirofumi Yoshimura melalui akun Twitternya.

Sektor usaha yang diminta untuk menerapkan sistem ini adalah restoran, bar, klub malam dan kafe, tempat bermain pachinko dan mahjong, bioskop, ruang konser dan museum. Sistem ini juga akan diterapkan di banyak acara baik bertempat di indoor atau outdoor.

Ibu Hamil di Kota Solo Wajib Rapid Test Covid-19 Jelang Melahirkan

Sumber: Suara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho