SOLOPOS.COM - Ilustrasi merasa pusing. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Jika Anda sering pusing sebaiknya waspada lantaran gangguan ini dikaitkan dengan risiko lebih tinggi alami kematian dini. Untuk menjaga kesehatan tubuh, simak ulasannya di info sehat kali ini.

Pernahkah Anda merasa dunia berputar di sekitar Anda? Atau mungkin Anda kesulitan menjaga keseimbangan, merasa pusing meski sedang berdiri diam?

Promosi BI Rate Naik Jadi 6,25%, BRI Optimistis Pertahankan Likuiditas dan Kredit

Jika ya, Anda tidak sendirian. Pusing adalah keluhan umum yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia. Namun tahukah Anda bahwa rasa pusing yang terus-menerus bisa jadi lebih dari sekadar ketidaknyamanan?

Gejala sering pusing ini mungkin terkait dengan risiko kematian yang lebih tinggi, menurut sebuah penelitian baru-baru ini.  Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 9.000 orang dewasa di seluruh Amerika Serikat bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pusing dan kematian.

Apa yang mereka temukan mengejutkan namun penting bagi pemahaman kita tentang risiko kesehatan yang terkait dengan gejala yang tampaknya tidak berbahaya ini.  Studi ini mengungkapkan beberapa hasil yang membuka mata. Individu yang melaporkan gejala pusing menghadapi risiko kematian yang lebih tinggi karena berbagai sebab, termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kanker.

Dikutip dari Bisnis.com pada Sabtu (17/2/2024), pusing yang bergejala terutama terkait dengan kematian akibat diabetes, sehingga menjelaskan hubungan yang sebelumnya terabaikan.

Tidak semua jenis pusing memiliki risiko yang sama. Meskipun masalah keseimbangan dan jatuh dikaitkan dengan angka kematian yang lebih tinggi, pusing karena posisi tidak menunjukkan korelasi yang signifikan dengan peningkatan risiko kematian.

Tapi mengapa pusing bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan kita? Studi yang diterbitkan dalam JAMA Otolaryngoly-Head Neck Surgery menunjukkan bahwa kondisi kesehatan yang mendasarinya, seperti neuropati perifer dan perubahan iskemik yang disebabkan oleh mikroangiopati, dapat berkontribusi pada sensasi ketidakseimbangan, yang pada akhirnya menyebabkan risiko kematian yang lebih tinggi.

Jika Anda sering mengalami pusing, terutama yang disertai dengan masalah keseimbangan atau terjatuh, penting untuk mengambil tindakan. Meskipun pusing saja mungkin bukan merupakan hukuman mati, hal ini dapat menandakan masalah kesehatan mendasar yang memerlukan perhatian. Mencari nasihat dan intervensi medis dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan gejala ini.

Seiring bertambahnya usia populasi kita, laporan gejala pusing diperkirakan akan meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk berinvestasi dalam penelitian lebih lanjut guna mengembangkan intervensi yang efektif untuk mengatasi pusing dan mengurangi dampaknya terhadap angka kematian.

Meskipun penelitian ini menawarkan wawasan yang berharga, penting untuk mengakui keterbatasannya. Data yang dilaporkan sendiri dan sifat observasional dari penelitian ini memberikan ruang bagi bias dan faktor perancu. Penelitian di masa depan harus menggali lebih dalam mekanisme di balik pusing dan implikasinya terhadap kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Orang yang Sering Pusing, Berisiko Lebih Tinggi Alami Kematian Dini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya