Tutup Iklan

Waspada! Pohon di Jl. Slamet Riyadi Solo Rawan Tumbang

Waspada! Pohon di Jl. Slamet Riyadi Solo Rawan Tumbang

SOLOPOS.COM - Warga menutup hidung untuk menghindari debu saat melintas di area car free day (CFD), Jl. Slamet Riyadi, Solo, Minggu (22/10/2017). Pedagang kaki lima CFD dan warga mengeluhkan debu dampak proyek pembangunan drainase karena menganggu aktivitas dan mengganggu pernapasan. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)

BPBD Solo memperingatkan pohon di Jl. Slamet Riyadi rawan roboh.

Solopos.com, SOLO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo memetakan pohon di sepanjang jalur proyek pembangunan drainase citywalk Jl. Slamet Riyadi Solo rawan tumbang. Penyebabnya selain kecepatan angin tinggi selama masa pancaroba ini, juga beberapa akar pohon terpaksa kena pangkas proyek tersebut.

Menurut Kasi Kesiapsiagaan dan Pencegahan BPBD Solo, Sumarno, kondisi pohon dinilai rawan tumbang berdasarkan hasil pemetaan BPBD yang dilakukan belum lama ini.

“Kami khawatir akarnya tidak sekuat dulu, sesudah tanah di sekitarnya dikeruk untuk keperluan pembenahan drainase,” kata dia ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Minggu (22/10/2017).

Saat ini, dia mengatakan kecepatan angin relatif tinggi mencapai 18 km/jam karena dipengaruhi kondisi iklim selama masa pancaroba ini. Bahkan pada malam hari, kecepatan angin bisa mencapai 21 km/jam. Padahal biasanya kecepatan angin hanya 10 km/jam.

Kondisi ini terjadi merata di seluruh wilayah Kota Bengawan. “Karena itu kami mengimbau pengendara agar hati-hati saat melintas terutama di selatan Jalan Slamet Riyadi guna menekan potensi tertimpa pohon tumbang,” pintanya.

Selain Jl. Slamet Riyadi, potensi pohon tumbang tersebar di wilayah lain di Solo. Sejumlah dipetakan sebagai daerah rawan pohon tumbang, seperti Jl. Tentara Pelajar, jalan lingkar Mojosongo, Jl. Ir. Juanda, Jl. Ir. Sutami, Jl. Ki Hajar Dewantara, Jl. Ki Mangunsarkoro, Jl. Kolonel Sugiono, serta Jl. Adisucipto.

Menurut data BPBD periode Januari hingga Oktober, kasus pohon tumbang di Kota Solo ada sebanyak 42 kasus. Dari angka tersebut, belum ada satupun yang mengakibatkan korban meninggal dunia. BPBD akan terus mewaspadai berbagai potensi pohon tumbang tersebut.

“Apalagi ini pancaroba, musim hujan sudah dimulai,” katanya.

Meski banyak potensi pohon tumbang, BPBD memastikan telah siap mencegah sebelum terjadi dan mengevakuasi jika telah terjadi.

“Peralatan kita sudah ready semua,” imbuh staf Logistik dan Kedaruratan BPBD Arief Fahmi Rahmansyah.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.