Ilustrasi ponsel. (eBay.co.uk)

Madiunpos.com, MADIUN -- Sejumlah orang tua siswa sekolah dasar (SD) di Kota Madiun menjadi sasaran penipuan oleh orang misterius melalui sambungan telepon seluler. Para penipu itu mengabarkan kalau anak mereka mengalami kecelakaan.

Beberapa orang tua siswa yang ditelepon orang misterius itu merupakan orang tua siswa SDN 01 Kartoharjo atau SDN Guntur Kota Madiun. Mereka mendapatkan telepon bahwa anaknya jatuh. Penelepon misterius itu menyebut sejumlah nama yang dikatakan sebagai guru di SDN tersebut.

Kepala SDN Guntur Kota Madiun, Sriyatun, mengatakan ada sepuluh orang tua murid SDN Guntur yang melapor telah ditelepon orang misterius. Para orang tua ini ditelepon dan diberi kabar bahwa anak mereka sedang sakit atau jatuh.

"Ada sepuluh orang tua siswa yang ditelepon. Penelepon ini mengabarkan kalau anak mereka sakit atau jatuh. Dan ujung-ujungnya meminta uang," kata dia, Rabu (16/1/2019).

Sriyatun menuturkan penelepon misterius itu menyebut nama guru SDN Guntur, Hartati dan Dewi. Padahal di sekolah tersebut tidak ada guru yang bernama itu. Menurut dia, aksi penelepon gelap itu dilakukan murni karena ingin melakukan penipuan dengan meminta uang kepada wali murid yang ditelepon.

Sriyatun telah melaporkan kejadian yang baru terjadi pada Rabu pagi ini kepada Dinas Pendidikan Kota Madiun. Dia pun telah meminta kepada wali murid lebih waspada dan hati-hati saat menerima telepon dari orang tak dikenal.

Selama ini pihak sekolah tidak pernah menyebarkan nomor telepon dan identitas anak ke publik.

"Kami telah menghubungi dinas untuk menyebarkan ke sekolah lain bahwa jika ada telepon dengan modus seperti itu langsung dikonfirmasikan ke pihak sekolah," kata dia yang juga telah menyebar informasi terkait penelepon misterius ini ke grup WA wali murid.

Lebih lanjut, Sriyatun berharap orang tua siswa tidak resah saat menerima informasi seperti itu. Orang tua bisa langsung menghubungi pihak sekolah atau mendatangi sekolah untuk mengecek kondisi anak mereka. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten