Waspada Lur! Kasus Positif Covid-19 di Grobogan Tembus 2.026
Infografis Lindungi Diri dari Covid-19 (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, PURWODADI – Kepatuhan masyarakat di Grobogan dalam menjalankan protokol kesehatan harus ditingkatkan. Karena hingga pekan ke empat Januari 2021, kasus positif Covid-19 sudah tembus angka 2.026.

Data yang diperoleh dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 di Grobogan pada Minggu (24/1/2021) terjadi penambahan 32 kasus baru. Angka pertambahan ini lebih kecil jika dibandingkan satu hari sebelumnya, Sabtu (23/1) yang mencapai 43 kasus baru.

“Ada tambahan 32 kasus positif Covid-19 di Grobogan pada hari ini. Sehingga secara komulatif sudah mencapai 2.026 kasus,” kasus Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Grobogan, Endang Sulistyoningsih kepada wartawan, Minggu.

Baca juga: 9.680 Vaksin Covid-19 jenis Sinovac Tiba di Grobogan, Senin Vaksinasi

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan setelah libur panjang memang melonjak. Dari data yang ada, di Januari 2021 saja hingga pekan ke empat sudah ada 607 kasus. Sedangkan selama 2020 sudah ada 1.419 kasus positif Covid-19.

Lebih lanjut Endang mengatakan 32 kasus positif Covid-19 pada hari ini muncul di sebelas kecamatan. Yakni di Kecamatan Purwodadi 2 kasus, Toroh 3 kasus, Geyer 1 kasus, dan Pulokulon 2 kasus. Kemudian Kecamatan Kradenan 1 kasus, Gabus 6 kasus, Ngaringan 3 kasus, dan Tawangharjo, 2 kasus.

Selanjutnya kasus baru positif Covid-19 lainnya ada di Kecamatan Karangrayung 3 kasus, Godong 3 kasus, dan Kedungjati, 3 kasus. Sedangkan delapan kecamatan lainnya tidak ada kasus baru.

Baca juga: Jauhi Virus Corona, Bukan Orangnya

Masih Zona Merah

“Selain ada kasus baru, pada hari ini juga ada 22 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kemudian terdapat dua orang pasien positif Covid-19 meninggal dunia,” jelas Endang.

Total kasus positif Covid-19 di Grobogan menjadi 2.026 orang. Di mana pasien sembuh mencapai 1.566 orang dan pasien meninggal 135 orang. Sementara yang masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan dan isolasi mandiri ada 325 orang.

Sebelumnya Ketua Satgas Covid-19 yang juga Bupati Grobogan Sri Sumarni meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Mengingat masih ada penambahan kasus positif Covid-19 di kabupaten tersebut.

“Bahkan Kabupaten Grobogan masih masuk kategori zona merah atau berisiko tinggi terkait kasus Covid-19. Jadi tidak hanya Satgas namun butuh partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan virus corona. Gunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, dan mengindari kerumunan,” kata Sri Sumarni.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom