Ilustrasi kera (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, SUKOHARJO - Serangan kera liar di wilayah perbukitan Batu Seribu, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo merajalela. Serangan kera tersebut meresahkan warga setempat karena menyerang dan merusak tanaman yang ada.

Salah satu warga di Dusun Sungsang, Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Sukidi mengatakan jumlah kawanan kera yang turun ke desa mencapai puluhan. Kera liar ini tidak hanya mengobrak-abrik tanaman milik warga, namun hingga masuk permukiman. Kawanan kera tersebut menyerang tanaman milik warga seperti tanaman kacang, ketela pohon dan lainnya.

Ini Dia Jadwal Pemadaman Listrik Solo dan Sragen, Rabu (12/2/2020)

Pihaknya tidak bisa berbuat banyak terhadap kawanan kera tersebut. Selain jumlahnya banyak, kera-kera tersebut juga sudah tidak takut lagi jika hanya sekedar di usir dengan tangan kosong. "Karena itu saat ini banyak warga yang mengusir dengan bunyi-bunyian," katanya, Selasa (11/2/2020).

Karena itu saat ini banyak warga yang mengusir dengan kayu atau bunyi-bunyian yang keras. Menurutnya, menggunakan kayu menjadi opsi warga mengusir kera. Sebab kawanan kera akan bubar saat terdengar suara keras. Kawanan kera liar ini sering terlihat saat siang hingga sore hari.

Kawanan kera liar mulai turun dari wilayah perbukitan Batu Seribu sejak musim kemarau lalu. Kemungkinan, lanjut dia, kera-kera tersebut turun ke pemukiman warga karena lokasi yang selama ini dijadikan tempat mencari makan kehabisan stok pangan.

Tiket Persis Solo Vs Persib Bandung Sold Out, Izin Masih Menggantung

Hal ini terjadi selama musim kemarau panjang yang mengakibatkan banyak pohon di atas bukit tak berbuah. "Polah kera sangat lucu-lucu. Mereka juga pintar, masuk ke rumah bawa makanan warga ke luar," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto sebelumnya mengatakan penanganan serangan kawanan kera liar tidak sebatas mengusir agar tidak merusak tanaman dan rumah warga, namun juga penyediaan bahan pangan pada habitatnya di bukit.

Lucinta Luna Ditangkap Terkait Narkoba, Hasil Tes Urine Positif

Tidak kalah penting yakni dengan melakukan pengendalian populasi mengingat dalam perkembanganya kera di wilayah pegunungan di Kecamatan Bulu semakin banyak. "Tim gabungan Pemkab dari BPBD, Dinas Pemadam kebakaran dan satpol PP serta instansi terkait lain melibatkan TNI-Polri dikerahkan membantu warga dalam penanganan serangan kera," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten