Waspada Corona, Lockdown di Rutan Solo Diperpanjang
Ilustrasi virus corona (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I A Solo memperpanjang masa lockdown atau penutupan penitipan tahanan menyusul langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) hingga 13 April 2020.

Rutan Solo juga masih menutup jadwal besukan rutin dengan mengganti menggunakan layanan video call. Hal itu disampaikan oleh Kepala Rutan Solo, Soleh Joko Sutopo, kepada Solopos.com, Minggu (29/3/2020).

Kemenhub Minta Bus AKAP Jakarta Setop Operasi, Ibu Kota Lockdown?

Menurutnya, semula kebijakan penutupan layanan besukan dan pemberhentian penerimaan tahanan di Rutan Kelas I A Solo direncanakan hingga Selasa (31/3/2020). Namun, perpanjangan status KLB turut membuat lockdown di Rutan Kelas IA Solo menyesuaikan.

"Layanan video call tetap kami fungsikan sebagai pelayanan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sesuai jadwal besukan. Kiriman makanan juga masih diperbolehkan melalui pemeriksaan kami," ujarnya.

Di saat lockdown, Rutan Kelas I A Solo membuat boks sterilisasi di depan pintu masuk rutan. Boks berukuran 1 meter persegi dengan tinggi 2 meter itu wajib digunakan para petugas rutan atau tamu rutan yang hendak masuk ke dalam rutan.

Tanam Durian Bagor, Desa Randulanang Klaten Bakal Kembangkan Agrowisata

Pengunjung rutan wajib mencuci tangan menggunakan sabun di wastafel depan pintu masuk rutan. Lantas, pegunjung rutan wajib masuk ke dalam boks sterilisasi dengan menekan tombol di bagian atas boks.

"Cairan disinfektan tidak akan membuat alergi atau gatal-gatal karena cairan itu sudah diracik oleh petugas medis rutan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Andy Rifai, mengatakan saat ini seluruh tahanan masih berada di ruang tahanan Polresta Solo di saat rutan masih lockdown. Menurutnya, kepolisian saat ini meningkatan pengawasan kesehatan tahanan.

Jumlah Penduduk Dunia Bertambah, di 5 Negara Ini Malah Berkurang

Ruang tahanan Polresta Solo juga sudah disemprot dengan cairan disinfektan. "Kami juga sudah menutup besukan dulu pada tahanan kepolisian, karena Rutan Solo juga menutup penerimaan tahanan kami turut menyesuaikan," ujarnya.

Ia menambahkan dalam beberapa pekan terakhir laporan tindak kejahatan juga menurun. Hanya saja beberapa peristiwa kecelakaan masih terjadi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho